Latest Entries »

kehidupan dapat berjalan manakala roda masyarakat dapat menjalankan yang namanya usaha baik lingkupnya luar negri maupun hanya sebatas usaha kecil rumahan (home industri ) oleh sebabnya dalam kehidupan sehari-hari kita tidak dapt lepas dari yang namanya ekonomi, baik yang bersifat agama maupun yang lainnya …hanya saja para ilmuan atau pun para ulama belum ada yang mengangkat secara masal bahwa yang namya ekonomi dapat membuat orng yang menjlanknnya itu masuk ke dalam surga yng diimpilkan oleh selurruh makhluk di bumi ini

Gambar

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang Masalah

Dalam sistem ekonomi Islam telah melahirkan banyak institusi-institusi yang berlandaskan Syari’ah. Selain perbankan syari’ah yang sedang di agung-agungkan akan mengalahkan dominasi kapiltalisme, kini muncul Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KJKS). Yang sekarang diperbaharui menurut Kepmen 91 thn 2004 menjadi.Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) yang merupakan salah satu produk dari implementasi sistem ekonomi Islam terhadap masyarakat.

Penggunaan istilah KJPS diambil dari kata-kata Koperasi Simpan Pinjam Syariah, yang kemudian dalam perkembangannya menjadi Koperasi Jasa Keuangan Syariah, yang disingkat menjadi KJKS.

Kehadiran KJKS sangat berperan dalam upaya mengurangi kemiskinan yang semakin menggurita. Karena lembaga ini telah terbukti dapat memberdayakan masyarakat kelas paling bawah (grass root) karena KJKS tidak saja bergerak dalam uasha simpan pinjam di sektor finansial, tetapi juga dapat menjalankan usaha sektor riil secara langsung. Dua keutamaan inilah  yang kemudian menjadikan KJKS sebagai sebuah institusi yang paling cocok dalam mengatasi permasalahan kemiskinan yang dialami sebagaian besar rakyat Indonesia (terutama di daerah pedesaan) dewasa ini.

Berdasarkan keutamaan diatas yang dimiliki oleh KJKS khususnya KJKS Perambabulan Al-Qomariyah inilah praktek pengalaman lapangan ( PPL ) bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Islam Program Studi Muamalat Ekonomi Perbankan Islam ( MEPI ) Jurusan Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dilakukan. Ini merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan mahasiswa/i Syari’ah dalam menghadapi tugas profesionalnya dimasa depan yang sesuai dengan tuntunan jaman yang semakin kompleks dan penuh persaingan.

PPL dalam hal ini sangat diperlukan untuk dapat memahami bagaimana sistem kerja perbankan Syari’ah khsususnya yang ada di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah. Dan tentunya diharapkan menjadi bekal para mahasiswa/i untuk bekerja di dunia perbankan Syari’ah suatu saat nanti.

B.  Perumusan Masalah

Berangkat dari latar belakang masalah diatas, beberapa hal yang menjadi rumusan masalah untuk dikaji lebih dalam lagi di Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Perambabulan Al-Qomariyah adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana penerapan dari aspek-aspek Manajemen yang dilakukan oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah?
  2. Bagaimana penerapan dari aspek-aspek Akuntansi yang dilakukan oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah?
  1. Bagaimana penerapan kerja KJKS dalam bentuk teks (buku) dalam penerapan sesungguhnya (lapangan)?

C.  Tujuan

Penelitian dan peraktik pengalaman lapangan ini memiliki tujuan sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui aspek-aspek Manajemen yang diterapkan di dalam KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  2. Untuk mengetahui aspek-aspek Akuntansi yang diterapkan di dalam KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  3. Untuk mengetahui cara kerja KJKS dalam penerapan dilapangan.
  4. Langkah-Langkah Yang Ditempuh
    1. Penentuan Jadwal
    2. Pelaksanaan PPL

Pelaksanaan PPL dilakukan selama kurang lebih tiga minggu, yang menempati tiga lokasi unit usaha yaitu dibagian marketing, teller, dan CSO

  1. Teknik Pengumpulan Data
  2. Observasi, yakni dengan  mengadakan pengamatan langsung di lokasi PPL  di KJKS Perambabulan A-Qomariyah
  3. Wawancara, yakni mengadakan metode dialog atau diskusi bersama beberapa karyawan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah
  4. Studi Dokumentasi, yakni dengan mengutip dan meminta data-data tertulis yang tersedia di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah
    1. Penyusunan Hasil PPL

Penyusunan hasil PPL dilakukan dan disusun secara kelompok dan individu sesuai dengan  kebutuhan yang diperoleh.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. Pengertian Koperasi

Menurut pasal 1 UU 25 th 1992 Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang Seorang atau Badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatanya berdasarkan prinsip koperasi  sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan. Sedangkan badan usaha adalah suatau perusahaan yang mengelola produk/ barang  atau jasa yang berorentasi pada keuntungan atau profit semata( contoh BUMN, BUMD, PT. Pirma, CV, Persero, dan Koperasi).

 

  1. Tujuan Koperasi sesuai dengan pasal 3 UU 25 th 1992

Perkoperasian adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mwujudkan masyarakat yang maju, adil  dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

 

  1. Prisnsip koperasi :

Prinsip Koperasi melaksanakan koperasi sebagai berikut :

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.

Sukarela mengandung arti, untuk menjadi anggota tidak bisa dan tidak boleh  dipaksakan dalam bentuk apapun, Yaitu harus sesuai dengan keinginan dan kesadaranya sedangkan bersifat terbuka mengandung arti terbuka bagi siapapun tanfa mengenal ras, golongan, agama atau partai politik. Hal hal yang besifat tekhnis akan diatur pada RAT asal tidak bertentangan dengan prinsip ini.

  1. Pengelolaan dilakukan secara demokratis.

Mengandung arti bahwa koperasi dikelola oleh anggotanya sendiri, berdsarkan kesepakatan dan keputusan anggota. Anggota mempunyai hak bahkan sekaligus kewajiban dan memodalinya, memanfaatkan pelayanan barang dan jasa koperasi, mengambil keputusan dan mengawasi organisasi koperasi dan perusahaan koperasi sebaliknya pengelola (manajer) atau pengurus berkeawjiban memberikan data dan informasi sesuai dengan kebutuhan para anggotanya lebih jauh anggota dapat meminta pertanggung jawaban atas kinerja pengurus, sehingga rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi.

  1. Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing – masing anggota.

Pembagian SHU sesuai dengan besarnya modal anggota (simpanan Pokok dan simp. Wajib ) per tahun buku sedangkan bagi anggota yang bertransaksi memberikan partisipasi atau bagi hasil kepada koperasi akan diakumulasi dalam kurun waktu per tahun buku dan Pembagian SHU dihitung secara porposional

  1. Penberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.

Modal koperasi pada dasarnya dipergunakan untuk kemanfaatan anggota dan bukan untuk sekedar mencari keuntungan, oleh karena itu balas jasa atas modal anggota juga terbatas dan bukan semata mata atas besarnya modal. Namun balas jasa yang diberikan secara wajar dalam arti tidak melebihi suku bunga yang berlaku dipasar (pihak Perbankkan atau lembaga finansial lainya yang seimbang).

  1. Kemandirian.

Kemandirian dimaksudkan bahwa koperasi harus dibentuk dan dikembangkan berdsarkan kebutuhan, keinginan kepentingan anggotanya sendiri, anggota harus konsekuen dan konsisten melaksanakan hak dan kewajibanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  1. Pendidikan Perkoperasian

Maksudnya koperasi mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan fungsi pendidikan dan pelatihan kepada anggotanya, sehingga pengetahuan dan kemampuan anggota semakin meningkat. Khususnya pengetahuan dan kemampuan yang berhubungan dengan bidang perkoperasian ekonomi , bisnis dan manajemen dan pengetahuan lainya.

  1. Kerja sama antar Koperasi.

Dalam rangka melaksanakan tugasnya koperasi dapat melakukan kerja sama dengan koperasi lain dan / atau anggotanya. Dengan memperhatikan prinsip saling menguntungkan kedua bela pihak. Kerja sama yang bersifat permanen atau berjangka panjang dan berkonsekuensi finansial yang material perlu mendapat persetujuan RAT.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN DAN EVALUASI

 

  1. Sejarah Berdirinya Koperasi Simpan Pinjam Syari’ah Perambabulan Al Qomariyah

 

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah dibentuk oleh Badan Pendiri pada Tanggal 14 Maret 2001 di sekretariat Jl. Tentara Pelajar yang bekedudukan di Desa Babadan Kecamatan Cirebon Utara Kabupaten Cirebon dengan Badan Hukum No.06/BH/DISKOP/V/2001, dengan status Koperasi Serba  Usaha dan yang sedang berjalan adalah Unit Simpan Pinjam Syariah.

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah berangkat dari persatuan kelompok penjahit yang berada di desa Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan dengan kegiatan awal adalah arisan bulanan, dari pertemuan arisan tersebut tepatnya tanggal 1 Januari 1996 lahirlah gagasan membentuk sebuah Lembaga Ekonomi Produktif Mandiri ( LEPMM ) Perambabulan dengan kepanjangan Persatuan Remaja Penjahit Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan.

Pembinaan Manajemen kegiatan Usaha Simpan Pinjam saat  itu dibantu LSM PPMA (Pusat Pengembangan Masyarakat Agri Karya) wilayah III Cirebon dan PPMA kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang merupakan salah satu penopang sumber pendaannan kelompok pada saat itu.

Dari penguatan sumber modal dari PPMA dan berbagai upaya lain selain peningkatan modal sendiri juga atas perhatian pemerintah dalam hal ini adalah Badan Koperasi dan Penanaman Modal saat itu sangat membantu sehingga jadilah Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah yang berbadan hukum dari persatuan penjahit diperluas menjadi Persatuan Remaja Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan

Pada bulan November tahun 2004 atas persetujuan anggota dan rapat pengurus maupun pengawas dsepakati untuk merubah anggaran dasar Koperasi Serba Usaha menjadi Koperasi Simpan Pinjam  Syariah KJKS Yang sekarang diperbaharui menurut Kepmen 91 thn 2004 menjadi KJKS.

 

  1. Profile KJKS Prambabulan al-qomariah.
    1. Visi, Misi dan Tujuan Koperasi.

Visi KJKS Prambabulan al-qomariah adalah Mewujudkan Koperasi yang Sehat, Dinamis, Mandiri, Sebagai Dasar Kekuatan dan Ketahanan Bersama Membangun  Ekonomi  Umat.

  1. Misi KJKS Prambabulan al-qomariah.
    1. Menjadi Koperasi Simpan Pinjam berbasis Syariah Yang sehat, mandiri, amanah dan ekstra dalam memberikan pelayanan kepada anggota,masyarakat dan disekitar wilayah kerja sekaligus sebagai lembaga jaringan pengamanan sosial dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
    2. Mengembangkan Koperasi Simpan Pinjam berbasis Syari’ah  sebagai lembaga pembiayaan bagi golongan masyarakat produktif yang tidak mampu mengakses Lembaga Perbankan.
    3. Menggerakkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat kecil dengan memberikan peluang / kesempatan untuk dapat memanfaatkan potensi kapital ditingkat kawasan dalam bentuk perputaran ekonomi yang berada dalam lingkup wilayah.

 

  1. Tujuan KJKS Prambabulan al-qomariah.

Meningkatkan permodalan  sendiri, pelayanan secara ekstra  terhadap anggota dan Meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

  1. Susunan Pengurus KJKS Perambabulan Al Qomariyah Masa Bhakti  Th 2010-2013
    1. Susunan Pengawas

Ketua: Tasadi, S.Ag         

Anggota: Amiru Adin

Anggota: Edi Ruhaedi, S.Pd.I

Dewan Pertimbangan syariah: Ust. Basori, S.Pd.I.

 

  1. Susunan Pengurus

Ketua: Pandi

Sekretari: H. Sadikin, S.Ag

Bendahara: Ernawati

  1. Pengelola

, Manager: Pandi

Juru Buku: Makula, Amd.

Kasir SP: Pradita Putri Romadhona, Amd.

Marketing: Agus Wahyudin, S.E dan Hasan A.Ma  

Kasir PP listrik: Nani Riyana

 

  1. Susunan kepengurusan, pengawas dan pengelola.
    1. Susunan pengurus

Nama

Pandi

Jabatan

Ketua Koperasi Simpan Pinjam Syari’ah Perambabulan

Hubungan Kerja

–          Pengawas

–          Pengelola KJKS

Area Tugas

Seluruh usaha aktivitas Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan

Fungsi

–          Memimpin organisasi dan usaha Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

–          Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

–          Menyusun Rencana Kegiatan Tahunan Operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, mengacu kepada program Kerja dan Anggaran dasar sampai dengan pelaksanaan serta pencapaian Rencana Kegiatan Tahunan Operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

Alamat

Desa Babadan Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S L T A

Nama

Sadikin S.Ag

Jabatan

Sekertaris

Fungsi

  • Mendampingi Ketua dalam Mengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  • Mewakili Ketua dalam melaksanakan fungsi pengelolaan
  • Menetapkan ketentuan – ketentuan yang mendorong proses administrasi dan keuangan

Alamat

Desa babadan Kec. Cierebon Utara – Kab. Utara

Pendidikan

S 1

 

Nama

Ernawati

Jabatan

Bendahara

Fungsi

  • Mendampingi Ketua dalam Mengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  • Pengawas lalu lintas keuangan Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  • Mengawasi / mengendalikan  pengelolaan Keuangan  yang dilakukan oleh pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

Alamat

Desa Mayung, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S M E A

 

Tugas dan Tanggung Jawab Pengurus

  1. Mengevaluasi pelaksanaan pedoman operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, untuk kebutuhan pengambilan, kebijakan selanjutnya yang bersifat operasional Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah.
  1. Menyusun Rencana Kegiatan Tahunan Operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah di wilayahnya.
  1. Bertugas sebagai partner bagi kegiatan pengawasan  ( oleh : Pengawas Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah  dan atau pihak-pihak terkait Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah lainnya ) dan pemeriksaan lainnya oleh akuntan publik, dan sebaginya, khususnya apabila berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan sistem, prosedur dan operasi serta neraca dan laba/rugi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah.
  1. Mewakili Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah dalam membina hubungan dengan pihak eksternal khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaannya kebijakan operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah di wilayahnya.

 

Wewenang

  1. Menyusun dan menetapkan target kinerja bagi masing-masing aparat operasional yang berada di bawah supervisinya, merujuk pada target kinerja yang sudah di tetapkan oleh pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah.
  2. Bersama dengan Manager Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, menyetujui biaya operasional yang berkaitan dengan pelaksanaan operasional Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah  sesuai batas kewenangannya
  3. Menilai kinerja dan mengusulkan mutasi aparat operasional di Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah yang bersangkutan kepada pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  4. Mengusulkan / merekomendasikan pemberian teguran / peringatan  / sanksi bagi aparat operasional Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah kepada pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  5. Bersama dengan Manager Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, menetaplan tingkat bagi hasil simpanan dan pembiayaan kepada .
  6. Menyetujui / memutuskan permohonan cuti, perjalanan dinas, ijin tidak kerja sesuai ketentuan yang berlaku, dari aparat dibawahnya.
  7. Mengusulkan kebijaksanaan yang bersifat pelaksanaan sistem dan operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah terhadap monitoring dan pelaporan keuangan ke pengelola Koperasi. Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
 
 
 
 
 
 

 

  1. 2.      Susunan Pengawas

Nama

Tasadi S.Ag

Jabatan

Ketua

Alamat

Desa Buyut, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S 1

 

Nama

Herman Banser SH.

Jabatan

Anggota

Alamat

Desa Mayung, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S 1

 

Nama

Agus Wahyudin SE

Jabatan

Anggota

Alamat               

Desa Babadan, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S 1

 

Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab  Pengawas

  1. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi setiap 3 (tiga) bulan sekali dan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sekali.
  2. Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan, dan disampaikan kepada pengurus, anggota dan pemerintah
  3. Meneliiti catatan, berkas, pembukuan uang dan barang serta bukti – bukti lainnya 
  4. Mendapat segala keterangan yang diperlukan, memberikan koreksi, saran dan peringatan kepada pengurus
    1. Susunan Pengelola
 
 
 

Nama

Pandi

Jabatan

MANAJER KOPERASI Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al- Qomariyah

Atasan Langsung

Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al- Qomariyah

Membawahi

Staf di bawah Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al- Qomariyah

Area Tugas

Seluruh usaha aktivitas operasi KJKS Perambabulan   di Wilayahnya

Fungsi

Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah diwilayahnya mulai dari penyusunan Rencana Kegiatan Tahunan Operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, mengacu kepada program Kerja dan Anggaran KJKS Perambabulan Al-qomariyah, serta berdasarkan pada pedoman-pedoman KJKS Perambabulan Al-qomariyah, sampai dengan pelaksanaan serta pencapaian Rencana Kegiatan Tahunan Operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah tersebut.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1. Mengkoordinir, memonitor dan melakukan approval atas pembukuan dan penutupan vault, penyediaan dana, kas harian, penyediaan dan pengadministrasian slip dan form transaksi operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah secara rutin setiap harinya.
  2. Memimpin, mengawasi, memonitor dan memeriksa pelaksanaan pedoman, ketentuan serta sistem dan prosedur operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah .
  3. Mengevaluasi pelaksanaan pedoman operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, untuk kebutuhan pengambilan, kebijakan selanjutnya yang bersifat operasional
  4. Bertugas sebagai pelaksana pengganti aparat operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah di bawahnya.
  5. Menyusun Rencana Kegiatan Tahunan Operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah diwilayahnya.
  6. Melakukan kajian terhadap pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah terkait dengan bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah, secara kontinyu dan berkoordinasi dengan bagian terkait di KJKS Perambabulan Al-qomariyah yang meliputi :
  7. Melaksanakan administrasi bidang operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah berkoordinasi dengan bagian komersial KJKS Perambabulan Al-qomariyah, dalam hal penyusunan kebijakan pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, berdasarkan pada pedoman kegiatan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, serta program kerja dan Anggaran KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  8. Memonitor dan memeriksa kebenaran serta melaksanakan pelaporan :
  9. Bertugas sebagai partner bagi kegiatan pengawasan  ( oleh : Pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah dan atau pihak-pihak terkait KJKS Perambabulan Al-qomariyah lainnya ) dan pemeriksaan lainnya oleh akuntan publik, dan sebaginya, khususnya apabila berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan sistem, prosedur dan operasi serta neraca dan laba/rugi KJKS Perambabulan Al-qomariyah
  10. Menghitung dan menyediakan likuiditas KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  11. Mengelola dana untuk menjaga keseimbangan jangka waktu efektif antara simpanan dan pembiayaan serta meminimalkan resiko kerugian pembiayaan.
  12. Mewakili dan atau mendampingi pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah dalam membina hubungan dengan pihak eksternal khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaannya kebijakan operasi KJKS Perambabulan di wilayahnya.
  13. Memenuhi dan atau mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  14. Bersama-sama dengan pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah membina dan menjaga hubungan baik dengan pihak eksternal, BI, Meneg Koperasi,& PKM dan instansi lainnya dalam kerangka operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
 
 
 
 
  1. Memelihara dan mengawasi pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  2. Memelihara kegiatan bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah lainnya dilihat dari sisi dukungan / supporting operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  3. Memberikan saran masukan berdasarkan informasi dari aparat operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah dibawahnya dalam rangka mendukung pencapaian target bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah secara maksimal.
  4. Mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan laporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah secara keseluruhan dari bagian komersial serta aparat operasional di bawah supervisinya.
 
  1. Atas pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah di wilayahnya.
  2. Konsolidasi pendanaan dan portfolio Pembiayaan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  3. Konsolidasi neraca laporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  4. Perkembangan pelaksanaan sistem dan operasi KJKS Perambabulan diwilayahnya.
 
 
 
 
 
 

 

Wewenang

  1. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan sistem dan operasi serta pelaporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  2. Menyusun dan menetapkan target kinerja bagi masing-masing aparat operasional yang berada di bawah supervisinya, merujuk pada target kinerja yang sudah di tetapkan oleh pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  3. Bersama dengan Manager Komersial KJKS Perambabulan Al-qomariyah, menyetujui biaya operasional yang berkaitan dengan pelaksanaan operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah sesuai batas kewenangannya
  4. Bersama dengan Manager Komersial , mengusulkan pengadaan investasi non anggaran kepada pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  5. Bersama Manager Komersial, mengusulkan / merekomendasikan ke pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah untuk melakukan rekuitment karyawan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  6. Menilai kinerja dan mengusulkan mutasi aparat operasional di KJKS Perambabulan Al-qomariyah yang bersangkutan kepada pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  7. Mengusulkan / merekomendasikan pemberian teguran / peringatan  / sanksi bagi aparat operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah kepada Pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  8. Bersama dengan Manager Komersial KJKS Perambabulan Al-qomariyah, mengusulkan tingkat  bagi hasil simpanan dan pembiayaan kepada pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah .
  9. Menyetujui / memutuskan permohonan cuti, perjalanan dinas, ijin tidak kerja sesuai ketentuan yang berlaku, dari aparat dibawahnya.
  10. Mengusulkan kebijaksanaan yang bersifat pelaksanaan sistem dan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah terhadap monitoring dan pelaporan keuangan ke pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  11. Mengusulkan/merekomendasikan ke pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah terhadap kebijakan operasi atau bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah sepanjang berkaitan dengan aspek operasi dan pelaporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah, untuk melakukan perubahan, penambahan dan atau penyesuaian kebijakan sesuai ketentuan yang berlaku.
  12. Melakukan pembukuan dan pengadministrasian atas penyelesaian pembiayaan serta harta ex jaminan dengan memberikan perintah kepada aparat dibawahnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

  1. Uraian Tugas Staf Analisa Pembiayaan

 

Nama

Amiru adin

Jabatan

Analisa Pembiayaan

Atasan Langsung

Manager Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

Membawahi

Area Tugas

Seluruh aktivitas supporting proses pinjaman Koperasi

Fungsi

Mengkoordinir dan bertanggung Jawab terhadap semua kegiatan proses pembiayaan  di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah mulai dari analisa yuridis, agunan, perjanjian pembiayaan sampai pencairan pembiayaan serta administrasi terhadap pencairan pembiayaan tersebut sesuai pedoman kegiatan operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dan kebijaksanaan pelaksanaan dari pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1. Melakukan analisa yuridis mengenai subyek dan obyek hukum calon nasabah/debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan penilaian agunan yang dijaminkan oleh nasabah/debitur.

 

  1. Mendokumentasikan, mengadministrasikan file pembiayaan dan agunan, mulai dari permohonan sampai dengan pelunasan pembiayaan, sesuai dengan ketentuan yang ada

 

  1. Menyimpan agunan secara fisik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

  1. Mempersiapkan akad perjanjian pembiayaan dan jaminan dengan calon nasabah/debitur setelah mendapat persetujuan dari credit committee.

 

  1. Mempersiapkan dokumen pendroppingan pembiayaan.

 

  1. Memonitor dan memeriksa kelengkapan dokumen pembiayaan dan jaminan sesuai ketentuan operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Bertugas sebagai pelaksana pengganti dalam rangka supporting tehnis proses pembiayaan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan kajian terhadap pelaksanaan pembiayaan ( permohonan sampai dengan pelunasan ) KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang terkait dengan bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, secara kontinyu dan berkoordinasi dengan pembina pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melaksanakan administrasi pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah berkoordinasi dengan pembina pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, berdasarkan pada pedoman untuk operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, serta kebijakan dari Pengurus KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Memonitor dan memeriksa kebenaran serta melaksanakan pelaporan :
  1. Atas pelaksanaan administrasi pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  2. Konsolidasi semua file pembiayaan dan jaminan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  3. Konsolidasi semua status report pembiayaan dan jaminan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  4. Perkembangan pelaksanaan proses dan pengadministrasiaan pembiayaan dan jaminan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

 

  1. Mewakili KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam kaitannya dengan bidang analisa, evaluasi, pengadministrasian dan monitoring proses pembiayaan dan jaminan dalam rangka koordinasi dengan bagian komersial KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, khususnya pembina pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, serta pihak eksternal lainnya ( misalnya : notaries ).

 

  1. Memenuhi atau mencapai target kinerja yang di tetapkan oleh pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan pengadministrasian atas penyelesaian pinjaman serta harta ex jaminan atas pembiayaan yang macet.

 

  1. Bertugas sebagai sekertaris committee pembiayaan dan remedial di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan pencairan atau pendroppingan dana pembiayaan kepada debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, berkoordinasi dengan Manager Operasi dan teller KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
     

 

 Wewenang

  1. Mengevaluasi dan menganalisa aspek yuridis pembiayaan dan jaminan calon debitur.
  2. Meminta kekurangan atas kelengkapan persyaratan pembiayaan dan jaminan calon debitur, berkoordinasi dengan Manager komersial dan atau pembina pembiayaan.
  3. Meminta kelengkapan administrasi file pembiayaan dan jaminan debitur, berkoordinasi dengan Manager Komersial dan atau pembina Pembiayaan.
  4. Memeriksa kelengkapan file jaminan dan pembiayaan debitur secara rutin dan kontinyu.
  5. Menilai jaminan debitur secara obyektif dan independen, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  6. Mengingatkan dan memberi opini atas hasil analisa yuridis pembiayaan dan jaminan debitur secara obyektif, independen demi menjaga kepentingan dan atau keamanan / kehati-hatian dalam rangka pemberian pembiayaan, kepada Manager Komersial dan atau pembina pembiayaan.
 
 
 
 
 

 

  1. Uraian Tugas  Staf Pembukuan

 

Nama

MAKULA

 

STAFF PEMBUKUAN

Atasan Langsung

Manager KJKS Perambabulan Al-Qomariyah

Membawahi

Area Tugas

Seluruh usaha aspek pembiayaan dan pendanaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah kepada anggota, calon anggota koperasi yang bersangkutan, koperasi lain dan anggotanya.

Fungsi

Melakukan fungsi dan tanggung jawab terhadap semua kegiatan usaha pembiayaan dan usaha penghimpunan dana KJKS Perambabulan Al-Qomariyah di Wilayahnya mulai dari penyusunan target pembiayaan dan pendanaan sampai pelaksanaan serta pencapaian target tersebut sesuai pedoman umum bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dan kebijaksanaan pelaksanaan dari pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1.  

Melakukan proses pembiayaan, mulai dari solisit atas usaha calon debitur, analisa calon, debitur (chechk list), untuk selanjutnya diajukan kepada komite pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Menyusun target dan rencana pencapaian pembiayaan dan pendanaan bisnis diwilayahnya, serta merealisasikannya setelah memperoleh persetujuan pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mengembangkan dan meningkatkan kinerja bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah diwilayahnya antara lain meliputi :

  1. Memelihara dan menjaga tetap lancar dan menyelesaikan existing PYD kepada anggota.
  2. Memasarkan bisnis dan jasa lain KJKS Perambabulan Al-Qomariyah di wilayahnya.
  3. Memberikan pelayanan dalam kegiatan pembiayaan / bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  4. Memberikan laporan perkembangan / realisasi pencapaian target exspansi pembiayaan dan mobilisasi dana dengan melakukan koordinasi dengan bagian lainnya di KJKS Perambabulan, kepada Manager Komersial.
  1.  

Melaksanakan fungsi supervisi & pembinaan bagi debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang berada dibawah supervisinya, yang meliputi antara lain :

  1. Bertanggung Jawab dan memonitor penggunaan pembiayaan yang di berikan agar sesuai dengan ketentuan dan hasil persetujuan koimite pembiayaan.
  2. Bertanggung Jawab atas monitoring portfolio debiturnya.
  3. Memonitor dan memeriksa kelengkapan administrasi bisnis debitur.
  1.  

Melaksanakan administrasi bidang komersial ( pembiayaan dan pendanaan ) terhadap debitur dan nasabah yang berada di bawah supervisinya berkoordinasi dengan bagian lain di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Memonitor dan memeriksa kebenaran serta melaksanakan pelaporan :

  1. Portfolio dan kualitas pembiayaan debiturnya.
  2. Progress exspansi pembiayaan dan pendanaan.
  3. Realisasi pencapaian target
  1.  

Wakil KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam membina hubungan dengan pihak eksternal khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaan pembiayaan dan pendanaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Membina dan menjaga hubungan dengan pihak eksternal, nasabah, debitur dan instansi atau pihak lainnya.

  1.  

Memenuhi dan atau mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Melakukan up dating atas administrasi penyelesaian pembiayaan serta harta ex jaminan, khususnya administrasi pada file pembiayaan dan jaminan, berkoordinasi dengan collector dan credit support.

  1.  

Mengkomitekan permohonan pembiayaan calon debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

 Wewenang

  1.  

Mengusulkan pogram kerja dan adjustment terhadap ketentuan umum KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam rangka pencapaian target bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah ke Manager Komersial

  1.  

Menetapkan langkah-langkah atau strategi pencapaian target bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mengusulkan biaya operasional dalam rangka supporting aktivitas pemasaran dan atau sosialisasi produk simpan pinjam dan jasa transasksi keuangan lainnya di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, kepada Manager Komersial KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1. F.     Uraian Tugas Staf Keuangan

Nama

NANI RIYANA

Jabatan

STAFF KEUANGAN

Atasan Langsung

Manager KJKS Perambabulan Al-Qomariyah

Area Tugas

Seluruh aktivitas pelayanan nasabah dan debitur KJKS Perambabulan

Fungsi

Mengkoordinir dan bertanggung Jawab terhadap semua kegiatan operasional pelayanan simpan pinjam di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah mulai dari pelayanan informasi simpan pinjam, pelayanan setoran dan penarikan dana serta pembukuan dan atau administrasi terhadap operasional pelayanan tersebut sesuai pedoman kegiatan operasional KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dan kebijaksanaan pelaksanaan operasional lainnya dari pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1.  

Mempersiapkan sarana dan prasarana ( pembukaan vault, dana kas, slip form transaksi brosur dan sebagainya) bagi pelayanan setoran dan penarikan dana sampai dengan akhir hari kerja atau penutupan vault, setiap harinya.

  1.  

Memberikan pelayanan transaksi  penarikan dan setoran dana KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Melakukan administrasi dan pembukuan transaksi setoran dan penarikan dana sampai dengan pembentukan neraca dan laba/rugi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Memberikan informasi simpan pinjam dan jasa transaksi keuangan lainnya yang dilayani di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Melakukan pengecekan kelengkapan persyaratan calon nasabah KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang akan membuka, menarik dan menyetor dana di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mendokumentasikan, mengadministrasikan file transaksi setoran dan penarikan dana di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah sesuai dengan ketentuan yang ada, umtuk selanjutnya di serahkan ke Internal control.

  1.  

Mengadministrasikan slip transaksi secara fisik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  1.  

Bertugas sebagai pelaksana pengganti dalam rangka supporting tehnis pelayanan kepada nasabah KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mematuhi dan atau mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mewakili KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam kaitannya dengan bidang operasional kepada nasabah/debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

Wewenang

  1.  

Mengecheck aspek yuridis transaksi setoran dan penarikan dana oleh nasabah/calon debitur.

  1.  

Mengechek kelengkapan persyaratan setoran dan penarikan dana oleh nasabah/calon debitur.

  1.  

Menolak permohonan transaksi setoran dan atau penarikan nasabah/debitur KJKS Perambabulan Al-qomariyah, apabila permohonan transaksinya belum lengkap sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

 

 

 

  1. Manajemen Strategi KJKS perambabulan al-qomariyah

            Strategi adalah pilihan tentang apa yang ingin hendak dicapai oleh organisasi dimasa depan (arah) dan bagaimana cara mencapai keadaan yang diinginkan tersebut (rate). Manajemen strategi adalah proses mengelola strategi yang terdiri dari tahapan perumusan-implementasi/ pengendalian-perbaikan strategi, dengan tujuan agar strategi dapat diimplementasikan sehingga mewarnai dan mengintegrasikan semua keputusan dan tindakan dalam organisasi.

            Di pada KJKS perambabulan al-qomariyah ini strategi aggressive maintenance strategy atau lebih dikenal dengan strategi jemput bola yang dipadu dengan sistem excellent service, artinya bahwa KJKS dalam mencari dan menarik minat anggota dengan mempererat silaturrakhim, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan para petugas langsung mendatangi calon anggota ataupun yang sudah menjadi anggota di rumah atau di tempat usaha mereka (pasar) yang prioritaskan itu agar produk-produk yang di hasilkan dapat diterima masyarakat dan juga dapat membantu orang kecil dan menengah oleh karena pada KJKS perambabulan al-qomariyah juga :

  1. Mengedepankan kelebihan yang di miliki oleh pada KJKS perambabulan al-qomariyah dan memimalisir apa yang menjadi kelemahannya serta mengutamakan dukungan pada pengembangan usaha kecil kebawa.
  2. Memberikan pelayanan dengan pelayanan yang lebih ramah dan sopan santun.
  3. Mendasarkan pada ketentuan ajaran agama islam.

            Strategi diatas merupakan hal yang prioritaskan baik dalam bentuk pelayanan maupun sector / kalangan yang dituju dan juga berprinsip ajaran agama islam karena mayoritas masyarakat di babadan, mayung beragama islam.

 

 

 

 

  1. Manajemen Resiko Pada Kjks Perambabulan Al-Qomariyah.

            Manajemen resiko yang diterapkan oleh pada kjks perambabulan al-qomariyah Falah dalam mendukung operasional perusahaannya adalah dengan

  1. Melengkapi data nasabah yang ada ketika akan mengajukan pembiayaan maupun penghimpunan dana.
  2. Dengan adanya agunan baik tertulis maupun agunan yang ditahan oleh BMT sehingga nasabah bisa disiplin dalam membayar  angsuran pembiayaan yang telah diberikan. Agunan untuk pembiayaan 1-3 juta berupa agunan tertulis yakni agunan hanya dicantumkan dan ditulis dalam akad pembiayaan tanpa agunan tersebut ditahan/ disimpan oleh pihak KJKS sedangkan untuk pembiayaan yang diatas 3 juta maka  agunan harus ditahan/ disimpan oleh pihak KJKS.
  3. Penanggulan resiko bagi nasabah yang macet adalah dengan memberikan Surat Peringatan (SP) mulai dari SP1, SP2, sampai ke SP3 yang apabila nasabah tidak mengindahkan sampai pada SP3 maka barang yang dijadikan agunan/ jaminan oleh nasabah akan ditarik oleh pihak KJKS yang  kemudian dijual untuk menutupi kewajiban jumlah sisa pembiayaan yang belum dibayarkan oleh nasabah.
  4. Dengan adanya cadangan penghapusan piutang, yakni ada dua cara
    1. Hapus tagih (hutang nasabah dianggap lunas dikarenakan nasabah benar benar sudah tidak mampu membayar dan sudah dalam keadaan pailit yang dibuktikan dengan adanya surat keterangan desa yang menerangkan bahwa nasabah yang bersangkutan sudah tidak mampu lagi membayar).
    2. Hapus buku (di dalam laporan buku dihapus tetapi nasabah hutangnya tetap ditagih hal ini apabila sang nasabah yang macet lalu sulit untuk ditemui dan tetapi sebenarnya masih mampu membayar angsuran tetapi tidak ada itikad yang baik untuk membayar dari nasabah)

 

  1. Analisis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah

            Melihat perkembangan KJKS di Indonesia dalam satu dasawarsa terakhir, menunjukan suatu perkembangan yang luar biasa. sampai dengan sekarang di tahun 2010 ini. Ini belum termasuk embrio-embrio KJKS baru yang akan terus bermunculan sehingga bisa diprediksi penambahan jumlah KJKS ini kedepan akan terus berlanjut seperti jamur di musim huijan.

            Selain itu, kondisi tersebut menunjukan prospek KJKS yang sangat bagus. ini artinya bahwa konsep KJKS yang berdasarkan syariah  bisa diterima dan sangat diminati oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. hal ini dikarenakan juga oleh garak KJKS yang berposisi sebagai LKMS (Lembaga Keuangan Mikro Syariah) yang tentu saja menjurus kepada para pengusaha mikro yang hampir menduduki 93 persen dari jumlah total pengusaha yang ada di Indonesia. apalagi lebih dari 97 persen pengusaha tani di pedesaan termasuk kedalam pengusaha mikro. 

            kondisi inilah yang juga menjadi sebab didirikannya KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang walaupun memang masih banyak faktor-faktor yang lain yang menyebabkan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah ini didirikan. faktor faktor tersebut sudah dipaparkan di atas. namun yang kami telaah dari fenomena yang ada adalah sebagai berikut;

1)      Prosedur teknis Bank yang sulit menyentuh lapisan usaha mikro kecil atau pengusaha ekonomi lemah (PEGEL). ini didasarkan Kebutuhan terbesar pengusaha mikro adalah akses pada pelayanan keuangan. selain itu Bank tidak mungkin mampu langsung mencapai usaha mikro kecuali melalui LKM (Lembaga Keuangan Mikro)

2)      Letak geografis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang ada di wilayah Cirebon yang menjangkau, sehingga mendukung supaya adanya lembaga keuangan mikro yang berbasis syariah yang bisa memberikan pembiayaan kepada pengusaha mikro ataupun menengah.

3)      Sebagai solusi atas adanya para pelepas uang atau rentenir yang dirasakan oleh masyarakat  sangat mencekik, karena KJKS yang berasaskan Syariah sudah tentu dalam prakteknya jauh dari Riba dan tidak saling mendzolimi.

           

            Peningkatan pesat yang diraih oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah pada saat ini yang hingga jumlah assetnya pada tahun 2010 ini mencapai 10 Milyar juga sebenarnya tidak terlepas dari strategimarketing yang berhasil diterapkan oleh KJKS dengan strategi jemput bola dan juga fokus marketing kepada para pedagang yang ada dipasar serta hubungan harmonis yang dijalin antara Manajer dengan bawahannya. karena dengan hubungan harmonis yang terjalin akan memudahkan pimpinan dalam memimpin lembaga tersebut. sehingga intruksi-intruksinya mudah untuk akan selalu dilaksanakan oleh bawahnnya, ini ditambah dengan sikap manajer yang bersifat demokratis terhadap bawahannya. Faktor inilah menurut analisa kami yang kemudian menjadikan Karyawan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah ini menjadi solid dan dengan kesolidan ini pula lembaga ini mampu mencapai target-target yang diinginkan. Dibawah ini kami sajikan pula analisa SWOT berdasarkan data-data yang kami peroleh.

 

KEKUATAN

  1. Telah tersedianya prasarana yang memadai seperti memiliki software, computer, ruangan ber AC, ruang rapat.

 

  1. Telah memiliki Nama yang popular (kjks prambabulan al-qomariah).

 

  1. Memiliki Nasabah Loyal (anggota koperasi dan keluarga).

 

  1. Memiliki Produk-produk pembiayaan yang cukup bervariasi.

 

  1. Memiliki produk-produk simpanan yang cukup bervariasi.

 

  1. Memiliki bangunan kantor permanen.

 

  1. Memiliki Kepercayaan Partner kerja.

 

  1. SDM yang handal.

 

  1. Kepercayaan penuh dari pengurus, dan dukungan masyarakat desa sumber serta pemerintahan.

 

  1. Letak kantor yang strategis.

 

  1. Transaksi Online.

 

KELEMAHAN

  1. Permodalan.

 

  1. Komitmen dan profesionalitas SDM.

 

 

 

PELUANG

  1. Dampak krisis global, sehingga banyak calon nasabah yang mengajukan pembiayaan.

 

  1. Tersedianya lembaga-lembaga pendidikan.

 

  1. Pengusaha dan perusahaan Pasar yang ada di Cirebon.

 

  1. Belum tersedianya lembaga keuangan syariah untuk memenuhi kebutuhan  transaksi keuangan untuk menyimpan maupun menambah modal usaha di Sumber.

 

  1. Tersedianya Leasing.

 

  1. Banyaknya lahan pertanian.

 

  1. Membuka sektor rill.

 

TANTANGAN

  1. Banyak berdirinya lembaga keuangan mikro baik konvensional maupun syariah.

 

  1. Perbankan yang sudah mulai terjun ke sector mikro.

 

  1. Menjamurnya counter-counter pulsa, sehingga lebih mementingkan membeli pulsa.

 

  1. Pelayanan batak lebih cepat.

 

  1. Mengkambing Hitamkan KJKS.

 

  1. Pemahaman Petani terhadap produk .

 

  1. Belum Terinspirasi.

 

  1. Masih adanya persepsi masyarakat yang menyamakan antara lembaga keuangan konvensional dan lembaga keuangan syariah.

 

 

 

  1. Produk-produk KJKS Prambabulan al-qomariah
  2. Simpanan pokok

Simpanan pokok adalah simpanan sebagai syarat yang selalu di pakai untuk menjadi anggota yang di bayar satu kali selama menjadi anggota dan tidak bisa di nambil selama jadi anggota dan besarnya simpanan pokok akan di tentukan pada setiap RAT ( Rapat Anggots Tahunan ) bila mana ada perubahan:

  1. Simpanan wajib

Simpanan wajib adalah  kewajiban semua anggota untuk membayar atau menyimpan setiap bulan yang besarnya tidak harus sama yang nominalnya akan ditentukan  dalam tiap Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) Simpanan pokok dan simpanan wajib akan diperhitungkan secara proposional dengan Sisa Hasil Usaha pada setiap tahun buku.

 

1)        TAMASKOP ( BH.30 : 70 )

( Tabungan Masyarakat Koperasi )

  1. Tamaskop diperuntukkan untuk perorangan, lembaga / organisasi atas nama 2 orang
  2. Setoran pertama minimal Rp. 10.000,- ( Sepuluh ribu rupiah ), dan berikutnya bebas
  3. Tamaskop dapat di ambil setiap waktu pada jam kerja ( 08.00 – 15.00 )
  4. Saldo rekening minimal Rp. 11.000,- ( sebelas ribu  rupiah )
  5. Tamaskop akan di perhitungkan bagi hasil setiap akhir bulan dengan perhitungan secara proposional saldo harian ( tergantung besar kecilnya.

 

2)        TAHARA / TAQORUB ( BH.35 : 65 )

( Tabungan Hari Raya Dan Kurban )

Tahara / Taqorub Diperuntukan Bagi Umat islam berencana Persiapan Hari Raya dan Niat Ibadah Qurban Sejak Dini

a)    Tabungan Diperuntukkan Untuk Perorangan / Kelompok

b)   Setoran pertama minimal Rp. 10.000,- ( Sepuluh Ribu Rupiah ) dan seterusnya bebas

c)    Bagi hasil di hitung saldo rata-rata  per bulan

d)   Tahara dapat di ambil menjelang hari raya idul adha / sebulan sebelum hari raya

e)    Saldo minimal Rp. 11.000,-  ( Sebelas Ribu Rupiah ) dan dapat di teruskan kembali tahun berikutnya

f)    Tahara akan diperhitungkan bagi Hasil setiap akhir bulan dengan Bagi Hasil Nisbah 35 : 65 % dari pendapat KJKS setiap bulan dengan perhitungan secara proposional

( Tergantung dari besar kecilnya saldoo tabungan ).

 

3)        TABUNGAN HAJI

Tabungan haji kerja sama dengasn Bank Syariah Mandiri ( BSM ) Cabang Cirebon dekanngan ketentuan Sbb.

a)    Setoran awal minimal Rp. 500.000,-

b)    Saldo minimal Rp. 7.300.000,- anda akan mendapatkan porsi dengan menggunakan Dana talangan dengan angsuran minimal 1 –  2 tahun.

 

4)        SIMJAKOP / DEPOSITO ( BH. 50 : 50 )

( Simpanan Berjangka Koperasi )

a)    Simjakop hanya satu kali penyimpanan dan satu kali penarikan sesuai dengan perjanjian kontrak

b)   Simjakop minimal Rp. 200.000,-

c)    Masa waktu kontrak minimal 3 ( tiga ), 6 ( Enam ) dan 12 ( dua belas ) bulan dan bila tidak di ambil pada waktu jatuh tempo secara otomatis diperpanjang kelipatan bulan berikutnya

d)   Simjakop dapat di buktikan pada sertifikat berjangka

e)    Bagi hasil akan di debet melalui buku tabungan TAMASKOP ,Setiap akhir bulan dan dapat di ambil setiap saat selama jam kantor buka.

f)    Bagi hasil dipernitungkan setiap akhir bulan dengan Bagi Hasil nisbah 50 : 50 % dari pendapatan KJKS setiap bulan dengan perhitungan secara proposional.

 

5)        WADI’AH (Dana Titipan )

a)      Dana titipan atau wadi’ah adalah dana yang tidak mendapat bagi hasil dari KJKS karena akad ini hanya sebuah titipan sementara atau sebagai jaminan pembiayaan baik anggota maupun caalon anggota demi pengamanan keuangan seseorang atau lembaga

b)      Dana ini dapat di ambil setiap waktu pada jam kantor terkecuali untuuk  jaminan pembiaan atau untuk menjadi anggota.

 

6)      TAKOPNAS (BH 35 : 65)

( Tabungan Koperasi Anak Sekolah )

Akad Ini Dapat Digunakan untuk pembelajaran menabung bagi anak sekolah, perorangan maupun lembaga sekolah, dengan tujuan agar beban orang tua murid ataupun pihak sekolah tidak kesulitan jika kedua belah pihak membutuhkan biaya sekolah pada tahun ajaran baru, dengan ketentuan sebagai berikut :

a)      Pembukaan rekening untuk perorangan , siswa siswi di atas 17 tahun, dan bagi siswa siswi, di bawah 17 tahun agar di damping oleh orang tua setoran awal dan selanjutnya dapat kita mufakati bersama tergantung target dan jangka waktu tertentu

b)      TAKOPNAS akan di perhitungkan bagi Hasil setiap akhir bulaan dengan Bagi Hasil Nisbah 35 : 65 % dari pendapatan KJKS setiap bulan dengan perhitungan secara proposional ( Tergantung dari besar kecilnya saldo tabungan setiap akhir tahun )

c)      Tabungan ini dapat di buktikan dengan sertifikat takopnas.

 

PEMBERITAHUAN

a)      Penarikan tabungan di atas 10.000.000,- ( Sepuluh Juta ) konfirmasi terlebih dahulu pada petugas teller1 hari sebelumnya

b)      Panarikan pada hari sabtu maksimal Rp. 5.000.000 ( lima  juta)

c)      Semua jenis simpanan / Tabungan tidak dikenakan biaya apapun terkecuali tutup buku akan dikenakan biaya Rp. 10.000 ( sepuluh ribu rupiah )

d)     Semua produk simpanan atau tabungan saldo / kurang dari Rp. 11.000 ( Sebelas ribu rupiah ) dan tidak aktif selama 6 ( enam ) bulan berturut-turut akan dikenakan biaya pemeliharaan rekening sebesar Rp. 5000 ( lima ribu rupiah ) per bulan pada bulan k tujuh dan seterusnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB  V

PENUTUP

 

  1. kesimpulan

Dari hasil PPL yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tiga minggu di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dari wawancara dan studi dokumen yang dimiliki oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dapat penyusun simpulkan bahwa yang melatarbelakangi berdirinya KJKS Perambabulan Al-Qomariyah berdasarkan atas beberapa faktor yang disandarkan kepada isu yang berada pada masyarakat sekitar. faktor-faktor tersebut adalah:

    1. Walaupun merupakan daerah tumbuh dan berkembangnya lembaga pendidikan Islam, di Babadan Kecamatan Cirebon Utara Kabupaten Cirebon tidak ada satupun lembaga keuangan syari’ah. BMT Al Ishlah hadir mengisi kekosongan tersebut.
    2. Banyaknya lembaga pendidikan maupun  kegiatan usaha yang melibatkan banyak orang pasti membutuhkan sarana transaksi keuangan baik untuk menyimpan maupun untuk menambah modal usaha. KJKS Perambabulan Al-Qomariyah hadir untuk memberikan jasa keuangan yang dibutuhkan
    3. Letak geografis desa Babadan yang cukup jauh dari pusat kota mengakibatkan penggunaan jasa perbankan oleh masyarakat menimbulkan biaya transportasi yang cukup tinggi. KJKS Perambabulan Al-Qomariyah hadir memotong biaya transportasi yang timbul atas penggunaan jasa keuangan tersebut.

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah dibentuk oleh Badan Pendiri pada Tanggal 14 Maret 2001 di sekretariat Jl. Tentara Pelajar yang bekedudukan di Desa Babadan Kecamatan Cirebon Utara Kabupaten Cirebon dengan Badan Hukum No.06/BH/DISKOP/V/2001, dengan status Koperasi Serba  Usaha dan yang sedang berjalan adalah Unit Simpan Pinjam Syariah.

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah berangkat dari persatuan kelompok penjahit yang berada di desa Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan dengan kegiatan awal adalah arisan bulanan, dari pertemuan arisan tersebut tepatnya tanggal 1 Januari 1996 lahirlah gagasan membentuk sebuah Lembaga Ekonomi Produktif Mandiri ( LEPMM ) Perambabulan dengan kepanjangan Persatuan Remaja Penjahit Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan.

Pembinaan Manajemen kegiatan Usaha Simpan Pinjam saat  itu dibantu LSM PPMA (Pusat Pengembangan Masyarakat Agri Karya) wilayah III Cirebon dan PPMA kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang merupakan salah satu penopang sumber pendaannan kelompok pada saat itu.

Dari penguatan sumber modal dari PPMA dan berbagai upaya lain selain peningkatan modal sendiri juga atas perhatian pemerintah dalam hal ini adalah Badan Koperasi dan Penanaman Modal saat itu sangat membantu sehingga jadilah Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah yang berbadan hukum dari persatuan penjahit diperluas menjadi Persatuan Remaja Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan

Pada bulan November tahun 2004 atas persetujuan anggota dan rapat pengurus maupun pengawas dsepakati untuk merubah anggaran dasar Koperasi Serba Usaha menjadi Koperasi Simpan Pinjam  Syariah KJKS Yang sekarang diperbaharui menurut Kepmen 91 thn 2004 menjadi KJKS.

 

  1. Saran

Selain analisa positif yang dipaparkan di atas, kami juga memberikan sedikit catatan kritis guna yang kami rasa perlu dibahas oleh BMT kedepan dan semoga menjadi masukan yang berarti untuk UJKS BMT Al-Falah kearah yang lebih baik. diantaranya adalah :

  1. Peningkatan Kafaah atau kemampuan (skill) para karyawan dan motivasi kerja yang secara kontinyu sehingga bisa meningkatkan produktivitas karyawan. karena ini akan berpengaruh pada kinerja karyawan dalam aplikasinya.
  2. KJKS Prambabulan al-qomariah harus lebih meningkatkan perannya di masyarakat. karena ini akan berpengaruh pada penerimaan dan perkembangan KJKS itu sendiri.

 

 
   

 

1. Partisipasi Masyarakat

2. Permodalan

3. Sumberdaya Manusia

4. Jaringan Kerja N E R A C A

5. Sistem Pendukung

 

 

  1. Jumlah Peminjaman                         
  2. Jumlah Mitra penyimpan
  3. Total Pembiayaan/Droping
  4.  Pagu Pembiayaan
  5. Tingkat Bagi Hasil                       

 

 

1. Peningkatan kapasitas Usaha

2. Peningkatan Rentabilitas

3. Peningkatan Keterampilan

 

 

1. Pengurangan Pelarian dana

dari desa Ke Kota

2. Peningkatan Uang Beredar

di Kegiatan Usaha Kecil

 

 

 

  1.  Peningkatan dana amanah

Di masyarakat Peningkatan

kegiatan produktif di masyarakat

  1. Penurunan Jml pddk miskin

                            

 

                                                                 

Image

msnsjemen inves

Resensi Buku Manajemen Investasi Syariah

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mandiri

Mata Kuliah : Manajemen Investasi Syariah

Dosen : Abdul Aziz, M.Ag.

 

 

Disusun Oleh :

Akmad Jaiz Qurtubi

(58320114)

 

 

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)

SYEKH NURJATI CIREBON

2011

 

 

 

Kata Pengantar

 

 

Dengan puji syukur kehadirat Allah swt yang telah memberikan rizki dan karunia-Nya kepada kita sehingga saya dapat menulis  resensi dari buku “Manajemen Investasi Syariah” Adapun penulisan resensi ini untuk menyelesaikan salah satu tugas Manajemen Investasi. Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah banyak membantu dalam penyelesaian tugas resensi ini, terutama dari penulis sendiri yaitu : abdul aziz M.Ag yang dapat meluangkan segenap pikirannya dalam menghasilkan karya yang sangat luar biasa.

 

Kami menyadari sepenuhnya bahwa resensi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati kami mohon perkenaan para pembaca untuk memberikan kritik dan saran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pendahuluan

 

Sejak bank muamalah indonesia pertama kali beroprasi pada tahun 1992 meskipun belum di dukung dengan perundang-undangan, tetapi memberikan suasana baru bahwa ekonomi yang berasaskan Al-quran dan Hadits akan di terima. Pada tahun 1997 perundang-undangan perbankkan mulai menyinggung tentang bagi hasil yang beroprasi menurut syariah muncul. Melalui perjuangan majlis ulama indonesia  dan masyarakat akhirnya pada tahun 2004 perundang-undangan mulai menemui titik terang. Di bidang pendidikan, tuntutan akan pentingnya ekonomi islam dengan di bukanya Program Study Ekonomi Islam bermunculan di lembaga perguruan tinggi, baik tingkat sarjana maupun pasca sarjana.sosialisasi dan pembumian ekonomi islam di tanah air dengan perangkat sistemnya akhirnya mendapatkan temapat. Pemerintah tidak lagi memandang bank Islam hanya sebelah mata, peraturan tentang bank islam pun di buat. Melalui Departemen Agama Republik Indonesia program study ekonomi Islam dan perbankkan Islam di sejajarkan dengan prodi-prodi lain. Artinya telah mendapatkan posisi dan tempat. Bahkan mahasiswa yang mengambil program ini tidak sedikit dari segi kelembagaan baik perbankkan maupun perangsuransian banyak bermunculan, bahkan perbankkan dan peransuransian banyak bermunculan bahkan perbankkan dan peransuransian konvensional pun membuka double window, dei samping bank konvensional juga bank syariah, BSM, BNI Syariah , BCA syariah, Bank Danamon syariah, Bank bukkopin syariah, Bank mega syariah dan lain sebagainya.

Para pakar ekonom pun mengakui dan menyakini keberadaan ekonomi Islam dan sistemnya akan mampu bersaing dengan ekonomi konvensional walaupun sudah mapan dari segi financial. Walaupun dari segi keberadaan ekonomi islam dan intrumen-intrumennya masih belum banyak tapi perlu di  akui dalam waktu yang rellatif singkat system ekonomi islam mampu tampil mampu bersaing dengan ekonomi konvensional yang sudah mapan sekalipun.

 

 

 

 

 

 

 

Identitas buku dan isi buku

 

 

Judul               : Manajemen Investasi Syariah

 

Penulis             : Abdul Azis,  M.Ag.

 

Penerbit           : Alfabeta cv, Bandung

 

Cetakan           : Ke-2   Agustus 2010

 

Tebal               : 274 Halaman

 

Manajemen investasi dan reksadana syariah pembahasannya diantaranya masalah pasar modal, saham syariah, obligasi / sukuk, dan reksadana syariah,deposito di bank syariah ataupun di asuransi syariah, di sertai dengan intrumen public, seperti shadaqah, zakat, infak, dan waqaf. Alhasil informasi penting tentang investasi di pasar midal syariah dan insrumen-intrumen investasi di lembaga lainnya dapat di perkenalkan.

Hal ini di maksud bahwa sekiranya intrumen investasi syariah yang konon katanya hanya mengadopsi intrumen investasi konvensional sedikit demi sedikit berubah. Fatwa dewan syariah nasional majelis ulama Indonesia yang berperan sebagai dewan pengawas dan “pembuat kebijakan” apakah produk-produk atau jasa-jasa yang di pasarkan di pasarkan pada pasar modal, lembaga perbankkan maupun lembaga nonperbankkan ( asuransi ), secara ijtihad kolektif sesuai dengan syariah atau tidak tergantung pada fatwa ini. Karena kewenangan majlis ulama indonesia menjadi sangat penting dalam mengembangkan produk-produk dan jasa-jasa di bidang bisnis dan moneter.

Investasi pada pasar modal ataupun lembaga perbankkan dan asuransi menjadi pilihan tepat bagi para investor ( masyarakat ) yang akan mengembangkan dana investasinya secara syar’I, bagi para investor pemula dapat memperoleh informasi-informasi seputar perusahan-perusahaan yang operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip syariat lewat Jakarta Islamic Index ( JII ). Sedang bagi investor “ professional ” barangkali bias langsung merujuk pada pasar modal. Kendati demikian, pasar primer pada pasar modal menjadi garansi dalam investasi syariah, misalnya ; penjualbelian saham dan obligasi atau sukuk bukan pada pasar sekunder. Sebab dalam sebuah penelitian, bahwa pasar sekunder unsur-unsur negative yang lebih mendekati prinsip MAGHRIB
(maysir, gharar, riba) dan tadlis sangat meyakinkan menjadi transaksi yang tidak sesuai syar’I, jika berbicara investasi maka di dalamnya terdapat investasi kelak di akhirat yaitu berupa : zakat, waqaf dan lain sebagainya.

 

Kelebihan

Buku yang telah di terbitkan oleh ALFABETA dan di tulis oleh Abdul Aziz M.Ag di tampilkan praktis berdasarkan landasan teoritis dan mengandung permasalahan-permasalahan aktual menyangkut investasi sehingga pembaca akan lebih mudah mengerti kerangka berfikir yang di sajikan dalam buku ini .

Buku ini sebagai penerbuka mata umat islam bahwa jika kita berbicara investsi maka investasi bukan hanya di dunia semata, tetapi investasi akhiratpun sangat penting apalagi untuk umat islam yang memang orientasinya ke akhirat kelak jadi buku ini saya rasa sebagai pendobrak mata setiap orang akan pentingnya investasi dunia dan akhirat tentunya.

KEKURANGAN

                Buku ini hanya di peruntukan untuk mahasiswa saja dan orang-orang yang berpendidikan, sedangkan jika kita berbicara investasi maka semua orang pasti memerlukan pengetahuan tentang itu , jadi menurut saya buku ini hanya bisa di cerna oleh sebagian orang saja di karenakan dari segi kata-kata pun dapat terlihat sangat tinggi sekali alangkah baiknya buku yang nanti di tulis oleh Abdul Aziz M.Ag dapat di nikmati oleh setiap kalangan bukan hanya sebagian orang.

SARAN

Dengan segala hormat saya menyarankan kepada bapak Adbul Aziz M.Ag jika menulis sebuah buku lagi hendaknya lebih kongkrit dan lebih jelas di cerna oleh masyarakat dan khususnya dapat di cerna oleh kami yang notabennya masih taraf belajar.semoga bapak lebih sukses lagi dalam setiap karya tulis nanti kedepannya di samping tetap tidak melupakan tugas sebagai seorang Dosen.

Terima Kasih

 

 

 

Resensi Buku Manajemen Investasi Syariah

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mandiri

Mata Kuliah : Manajemen Investasi Syariah

Dosen : Abdul Aziz, M.Ag.

 

 

Disusun Oleh :

Akmad Jaiz Qurtubi

(58320114)

 

 

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)

SYEKH NURJATI CIREBON

2011

 

 

 

Kata Pengantar

 

 

Dengan puji syukur kehadirat Allah swt yang telah memberikan rizki dan karunia-Nya kepada kita sehingga saya dapat menulis  resensi dari buku “Manajemen Investasi Syariah” Adapun penulisan resensi ini untuk menyelesaikan salah satu tugas Manajemen Investasi. Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah banyak membantu dalam penyelesaian tugas resensi ini, terutama dari penulis sendiri yaitu : abdul aziz M.Ag yang dapat meluangkan segenap pikirannya dalam menghasilkan karya yang sangat luar biasa.

 

Kami menyadari sepenuhnya bahwa resensi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati kami mohon perkenaan para pembaca untuk memberikan kritik dan saran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pendahuluan

 

Sejak bank muamalah indonesia pertama kali beroprasi pada tahun 1992 meskipun belum di dukung dengan perundang-undangan, tetapi memberikan suasana baru bahwa ekonomi yang berasaskan Al-quran dan Hadits akan di terima. Pada tahun 1997 perundang-undangan perbankkan mulai menyinggung tentang bagi hasil yang beroprasi menurut syariah muncul. Melalui perjuangan majlis ulama indonesia  dan masyarakat akhirnya pada tahun 2004 perundang-undangan mulai menemui titik terang. Di bidang pendidikan, tuntutan akan pentingnya ekonomi islam dengan di bukanya Program Study Ekonomi Islam bermunculan di lembaga perguruan tinggi, baik tingkat sarjana maupun pasca sarjana.sosialisasi dan pembumian ekonomi islam di tanah air dengan perangkat sistemnya akhirnya mendapatkan temapat. Pemerintah tidak lagi memandang bank Islam hanya sebelah mata, peraturan tentang bank islam pun di buat. Melalui Departemen Agama Republik Indonesia program study ekonomi Islam dan perbankkan Islam di sejajarkan dengan prodi-prodi lain. Artinya telah mendapatkan posisi dan tempat. Bahkan mahasiswa yang mengambil program ini tidak sedikit dari segi kelembagaan baik perbankkan maupun perangsuransian banyak bermunculan, bahkan perbankkan dan peransuransian banyak bermunculan bahkan perbankkan dan peransuransian konvensional pun membuka double window, dei samping bank konvensional juga bank syariah, BSM, BNI Syariah , BCA syariah, Bank Danamon syariah, Bank bukkopin syariah, Bank mega syariah dan lain sebagainya.

Para pakar ekonom pun mengakui dan menyakini keberadaan ekonomi Islam dan sistemnya akan mampu bersaing dengan ekonomi konvensional walaupun sudah mapan dari segi financial. Walaupun dari segi keberadaan ekonomi islam dan intrumen-intrumennya masih belum banyak tapi perlu di  akui dalam waktu yang rellatif singkat system ekonomi islam mampu tampil mampu bersaing dengan ekonomi konvensional yang sudah mapan sekalipun.

 

 

 

 

 

 

 

Identitas buku dan isi buku

 

 

Judul               : Manajemen Investasi Syariah

 

Penulis             : Abdul Azis,  M.Ag.

 

Penerbit           : Alfabeta cv, Bandung

 

Cetakan           : Ke-2   Agustus 2010

 

Tebal               : 274 Halaman

 

Manajemen investasi dan reksadana syariah pembahasannya diantaranya masalah pasar modal, saham syariah, obligasi / sukuk, dan reksadana syariah,deposito di bank syariah ataupun di asuransi syariah, di sertai dengan intrumen public, seperti shadaqah, zakat, infak, dan waqaf. Alhasil informasi penting tentang investasi di pasar midal syariah dan insrumen-intrumen investasi di lembaga lainnya dapat di perkenalkan.

Hal ini di maksud bahwa sekiranya intrumen investasi syariah yang konon katanya hanya mengadopsi intrumen investasi konvensional sedikit demi sedikit berubah. Fatwa dewan syariah nasional majelis ulama Indonesia yang berperan sebagai dewan pengawas dan “pembuat kebijakan” apakah produk-produk atau jasa-jasa yang di pasarkan di pasarkan pada pasar modal, lembaga perbankkan maupun lembaga nonperbankkan ( asuransi ), secara ijtihad kolektif sesuai dengan syariah atau tidak tergantung pada fatwa ini. Karena kewenangan majlis ulama indonesia menjadi sangat penting dalam mengembangkan produk-produk dan jasa-jasa di bidang bisnis dan moneter.

Investasi pada pasar modal ataupun lembaga perbankkan dan asuransi menjadi pilihan tepat bagi para investor ( masyarakat ) yang akan mengembangkan dana investasinya secara syar’I, bagi para investor pemula dapat memperoleh informasi-informasi seputar perusahan-perusahaan yang operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip syariat lewat Jakarta Islamic Index ( JII ). Sedang bagi investor “ professional ” barangkali bias langsung merujuk pada pasar modal. Kendati demikian, pasar primer pada pasar modal menjadi garansi dalam investasi syariah, misalnya ; penjualbelian saham dan obligasi atau sukuk bukan pada pasar sekunder. Sebab dalam sebuah penelitian, bahwa pasar sekunder unsur-unsur negative yang lebih mendekati prinsip MAGHRIB
(maysir, gharar, riba) dan tadlis sangat meyakinkan menjadi transaksi yang tidak sesuai syar’I, jika berbicara investasi maka di dalamnya terdapat investasi kelak di akhirat yaitu berupa : zakat, waqaf dan lain sebagainya.

 

Kelebihan

Buku yang telah di terbitkan oleh ALFABETA dan di tulis oleh Abdul Aziz M.Ag di tampilkan praktis berdasarkan landasan teoritis dan mengandung permasalahan-permasalahan aktual menyangkut investasi sehingga pembaca akan lebih mudah mengerti kerangka berfikir yang di sajikan dalam buku ini .

Buku ini sebagai penerbuka mata umat islam bahwa jika kita berbicara investsi maka investasi bukan hanya di dunia semata, tetapi investasi akhiratpun sangat penting apalagi untuk umat islam yang memang orientasinya ke akhirat kelak jadi buku ini saya rasa sebagai pendobrak mata setiap orang akan pentingnya investasi dunia dan akhirat tentunya.

KEKURANGAN

                Buku ini hanya di peruntukan untuk mahasiswa saja dan orang-orang yang berpendidikan, sedangkan jika kita berbicara investasi maka semua orang pasti memerlukan pengetahuan tentang itu , jadi menurut saya buku ini hanya bisa di cerna oleh sebagian orang saja di karenakan dari segi kata-kata pun dapat terlihat sangat tinggi sekali alangkah baiknya buku yang nanti di tulis oleh Abdul Aziz M.Ag dapat di nikmati oleh setiap kalangan bukan hanya sebagian orang.

SARAN

Dengan segala hormat saya menyarankan kepada bapak Adbul Aziz M.Ag jika menulis sebuah buku lagi hendaknya lebih kongkrit dan lebih jelas di cerna oleh masyarakat dan khususnya dapat di cerna oleh kami yang notabennya masih taraf belajar.semoga bapak lebih sukses lagi dalam setiap karya tulis nanti kedepannya di samping tetap tidak melupakan tugas sebagai seorang Dosen.

Terima Kasih

 

 

saham

Keuntungan dan kerugian dalam investasi saham

Pada dasarnya ada 2 keuntungan yang diperoleh pemodal dengan membei atau memiliki saham, yaitu:

      • Dividen

    Yaitu pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan penerbit saham tersebut atas keuntungan yang dihasilkan perusahaan, deviden diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Deviden yang dibagikan perusahaan dapat berupa devien tunai artinya kepada setiap pemegang saham diberikan deviden berupa uang tunai dalam jumlah rupiah tertentu untuk setiap saham atau dapat pula berupa deviden stock yang artinya setiap pemegang saham diberikan deviden sejumlah saham sehingga sejumlah saham yang dimiliki investor bertambah dengan adanya pembagian di=eviden stock tersebut.

        • Capital Gain

      Capital gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual, dimana harga jual lebih tinggi dari harga beli, capital gain terbentuk dengan adanya aktifitas perdagangan di pasar sekunder. Misalnya seorang pemodal membeli saham BUMI dengan harga per lembar Rp.5000 kemudian menjualnya dengan harga Rp.5500 per lembarnya, yang berarti pemodal tersebut telah mendapatkan capital gain sebesar Rp.500 untuk setiap saham yang dijualnya. Umumnya pemodal dengan orientasi jangka pendek untuk mengejar keuntungan melalui capital gain.

      Disamping 2 keuntungan tersebut, maka pemegang saham juga di mungkinkan untuk mendapatkan:

          • Saham Bonus

        Saham bonus (jika ada) yaitu saham yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham yang diambil dari agio saham, agio saham adalah selisih antara harga jual terhadap harga nominal saham tersebut pada saat perusahaan melakukan penawaran umum dipasar perdana, misalnya setiap saham dengan nilai nominal Rp.500 dijual dengan harga Rp.800 maka setiap saham akan memberikan agio kepada perusahaan sebesar Rp.300 setiap sahamnya.

        Sedangkan kerugian yang bisa terjadi dalam investasi di saham, yaitu:

            • Tidak mendapat deviden

          Perusahaan akan membagikan deviden jika operasi perusahaan menghasilkan keuntungan. Dengan demikian perusahaan tidak dapat membagikan deviden jika perusahaan tersebut mengalami kerugian. Dengan demikian potensi keuntungan pemodal untukmendapatkan deviden ditentukan oleh kinerja perusahaan tersebut.

              • Capital Loss

            Dalam aktifitas perdagangan saham, tidak selalu pemodal mendapatkan capital gain atau keuntungan atas saham yang dijualnya. Ada kalanya investor menjual sahamnya lebih rendah harganya dari harga belinya, dengan demikian investor mengalami capital loss. Misalnya seorang investor membeli saham BUMI pada harga Rp.5000 per lembarnya, namun beberapa waktu kemudian dijual dengan harga Rp.4500 per lembarnya, berarti investor tersebut mengalami kerugian sebesar Rp.500 per lembarnya, kerugian tersebut yang disebut capital loss.

            Dalam jual beli saham, terkadang seorang investor untuk menghindari potensi kerugian yang makin besar seiring dengan terus menurunnya harga saham, maka investor tersebut rela menjual sahamnya dengan harga lebih rendah dari harga belinya, istilah ini dikenal dengan Cut Loss.

                • Perusahaan bangkrut dan dilikuidasi

              Jika suatu perusahaan bangkrut, maka tentu saja akan berdampak secara langsung kepada pemegang saham perusahaan tersebut. Sesuai dengan peraturan pencatatan saham di bursa efek. Dalam kondisi perusahaan dilikuidasi, maka pemeganng saham akan mendapat posisi lebih rendah dibandingkan kreditor atau pemegang obligasi, dan jika masih terdapat sisa baru akan dibagikan kepada pemegang saham.

                  • Saham di delist dari bursa (delisting)

                Resiko lain yang di hadapi oleh para investor adalah jika saham perusahaan dikeluarkan dari pencatatan bursa efek (delist). Suatu saham perusahaan di delist di bursa umumnya karena kinerja perusahaan yang buruk, misalnya dalam kurun waktu tertentu tidak pernah diperdagangkan, mengalami kerugian beberapa tahun, tidak membagikan deviden secara berturut-turut selama beberapa tahun dan berbagai kondisi lainnya sesuai dengan peraturan pencatatan di bursa. Adapula perusahaan yang di delist keluar dari bursa dengan tujuan Go Private, perusahan yang melakukan Go Private tidak merugikan investor karena perusahaan penerbit saham tersebut melakukan Buy Back terhadap saham yg diterbitkan.

                    • Saham di Suspend

                  Jika suatu saham di suspend atau diberhentikan perdagangannya oleh otoritas bursa efek. Dengan demikian pemodal tidak dapat menjual sahamnya hingga saham yang di suspend tersebut dicabut dari status suspend. Suspend biasanya berlangsung dalam waktu singkat misalnya dalam 1 sesi perdagangan, 1 hari perdagangan namun dapat pula berlangsung dalam kurun waktu beberapa hari perdagangan. Hal yang menyebabkan saham di suspend yaitu suatu saham mengalami lonjakan harga yang luar biasa, suatu perusahaan dipailitkan oleh kreditornya, atau berbagai kondisi lainnya yang mengharuskan otoritas bursa menghentikan sementara perdagangan saham tersebut untuk kemudian diminta konfirmasi lainnya. Sedemikian hingga informasi yang belum jelas tersebut tidak menjadi ajang spekulasi, jika setelah didapatkan suatu informasi yang jelas, maka status suspend atas saham tersebut dapat dicabut oleh bursa dan saham dapat diperdagangkan lagi seperti semula.

                  “Keuntungan dan kerugian dalam investasi saham”

                  Dikutip dari Tabloid NOVA No. 664/XIII

                  Beberapa waktu lalu kita dikejutkan oleh pengeboman Gedung Bursa Efek Jakarta. Di gedung inilah saham diperdagangkan. Mungkin ada di antara Anda bertanya, apa sih yang dimaksud dengan saham? Bagaimana cara bekerjanya? Mari kita berkenalan dengannya.

                  Pernahkah Anda berpikir untuk memiliki sebuah usaha? Katakan saja Anda ingin memiliki usaha berupa sebuah toko. Apa yang bisa Anda lakukan untuk dapat memiliki toko tersebut?

                  Bila Anda punya modal, maka Anda bisa membeli atau menyewa sebuah bangunan dan membeli barang-barang yang akan dijual. Bila toko Anda masih baru, tentu ada risiko tertentu, semisal belum dikenalnya toko Anda oleh masyarakat. Artinya, toko Anda belum dikunjungi banyak pembeli.

                  Kalau begitu, sebagai alternatif, kenapa tidak mencoba membeli toko lain yang sudah lebih dulu berdiri? Anda bisa memilih-milih toko mana yang akan Anda beli, dan tentu saja Anda pasti akan memilih toko yang kelihatannya sudah cukup dikenal dan laris, bukan?

                  Bila demikian, maka uang yang harus Anda bayarkan ke pemilik lama toko tersebut biasanya adalah senilai harga bangunan (bila bangunan toko itu dimiliki sendiri) dan barang-barang yang dijual didalamnya. Dengan kata lain, Anda telah membeli kepemilikan toko tersebut, di mana yang Anda beli adalah modalnya.

                  PECAHAN-PECAHAN KECIL

                  Perlu diketahui, dalam dunia usaha tidak hanya toko yang bisa memberikan keuntungan. Usaha lain yang tidak berbentuk toko juga banyak yang bisa memberi keuntungan. Usaha tersebut biasanya adalah dalam bentuk badan usaha, atau istilah populernya: perusahaan. Sama dengan toko, kepemilikan perusahaan juga bisa dibeli. Jadi Anda bisa memilih perusahaan mana yang kira-kira selalu menguntungkan pada tahun-tahun lalu, dan Anda bisa membeli kepemilikan (modal) dari perusahaan tersebut.

                  Berbeda dari toko, pada umumnya modal sebuah perusahaan jauh lebih besar daripada modal dari sebuah toko. Sebagai contoh, modal dari toko yang ingin Anda beli mungkin Rp 30 juta, namun modal dari perusahaan yang hendak Anda beli bisa saja mencapai Rp 300 juta.

                  Masalahnya, tidak semua orang memiliki uang kontan Rp 300 juta. Mungkin saja orang hanya punya Rp 3 juta sehingga ini berarti ia hanya mendapatkan kepemilikan sebesar satu persen saja dari semua nilai kepemilikan perusahaan tersebut. Tapi bagaimana caranya agar ia dapat membeli kepemilikan yang cuma sebesar satu persen itu?

                  Oleh hukum, diaturlah suatu cara: kepemilikan perusahaan dibagi ke dalam pecahan-pecahan kecil yang disebut saham. Sebagai contoh, kepemilikan perusahaan senilai Rp 300 juta tadi dibagi ke dalam saham di mana satu saham diberi nilai ­ katakan ­ Rp 1.000. Dengan demikian, bila Anda hanya punya Rp 3 juta, maka Anda hanya bisa membeli 3.000 lembar saham.

                  KEUNTUNGAN MEMBELI SAHAM

                  Keuntungan apa yang akan Anda dapatkan dengan membeli saham atau kepemilikan dari sebuah perusahaan?

                  1. Yang pertama, kalau perusahaan mengalami untung (laba), maka biasanya Anda mendapatkan pembagian keuntungan yang disebut dividen. Ambil contoh, bila dari per lembar saham Anda mendapat dividen Rp 100 per lembar sahamnya, maka dengan 3.000 saham yang Anda miliki, total dividen yang Anda dapatkan adalah Rp 300.000. Tentu saja patokan besarnya dividen berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Tapi prinsipnya kurang lebih sama saja. Makin banyak saham yang Anda miliki, makin besar pula dividen yang Anda dapat bila memang perusahaan untung.
                  2. Keuntungan kedua, bisa saja nilai saham Anda naik. Kembali kita misalkan Anda membeli saham seharga Rp 1.000. Nah, bila kemudian makin banyak yang ingin membeli saham perusahaan, maka mungkin saja harga saham tersebut meningkat jadi ­ katakan Rp 1.400 per lembar. Dengan demikian, bila Anda menjualnya, ini berarti Anda mendapatkan keuntungan sebesar 40 persen. Keuntungan seperti ini disebut capital gain. Ke mana Anda menjual saham itu? Bukan ke perusahaan yang menerbitkan saham bersangkutan, tapi pada orang lain yang memang ingin memiliki saham tersebut.

                  Tentu saja investasi dalam bentuk saham juga berisiko. Yakni, turunnya harga saham yang Anda miliki. Misalnya saja dari Rp 1.000 turun jadi Rp 600 per lembar saham. Bila Anda menjualnya, maka Anda akan rugi Rp 400 per lembar sahamnya. Kerugian seperti ini biasa disebut capital loss. Ke mana Anda menjualnya? Juga ke orang lain yang memang ingin memiliki saham tersebut.

                  Pengertian Saham

                  • Written by DIMAS RISZA NUGRAHA
                  • Posted June 2, 2010 at 6:51 pm

                    Pengertian Saham

                    Menurut Suad Husnan (2005 : 29) sekuritas merupakan secarik kertas yang menunjukkan hak pemodal (yaitu pihak yang memiliki kertas tersebut) untuk memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan organisasi yang menerbitkan sekuritas tersebut, dan berbagai kondisi yang memungkinkan pemodal tersebut menjalankan haknya.

                    Menurut PSAK No. 42, saham/efek adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, obligasi, tanda bukti utang, dan unit penyertaan kontrak investasi kolektif.

                    Saham merupakan salah satu dari beberapa alternatif yang dapat dipilih untuk berinvestasi. Dengan membeli saham suatu perusahaan, berarti kita telah menginvestasikan dana dengan harapan akan mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan kembali saham tersebut.

                      Macam-Macam Saham

                      Terdapat dua macam saham yang dikeluarkan oleh perusahaan, yaitu:

                      1. Saham Biasa

                      Saham biasa (common stock) adalah surat berharga sebagai bukti penyertaan atau pemilikan individu maupun institusi atas suatu perusahaan. Saham sebagai sekuritas yang bersifat ekuitas, memberikan implikasi bahwa kepemilikan saham mencerminkan kepemilikan atas suatu perusahaan. Sifat saham biasa :

                      1. Berhak atas pendapatan emiten yang berupa deviden.
                      2. Berhak atas harta perusahaan.
                      3. Berhak mengeluarkan suara.
                      4. Memiliki tanggung jawab terbatas.
                      5. Memiliki hak memesan efek terlebih dahulu.
                      1. Saham Preferen

                      Saham preferen (preferred stock) adaah penanaman modal atau kepemilikan pada suatu perusahaan pada tingkat terbatas. Para pemegang saham preferen tidak memiliki hak suara dalam RUPS, tetapi akan dijanjikan sejumlah deviden yang jumlahnya pasti dan tetap dalam persentase tertentu (tingkat bunga yang dijanjikan perusahaan) yang pembayarannya lebih didahulukan dibandingkan deviden saham biasa (Tambunan, Andy P., 2007 : 2).

                        Jenis Saham Biasa

                        Saham macam apa yang kita inginkan? Semuanya tergantung pada karakteristik masing-masing investor. Dengan mengetahuinya, kita dapat menentukan kategori saham yang akan kita masuki. Ini sangat penting untuk dipahami, jika tidak kerugian besar akan selalu menanti. Klasifikasi jenis saham biasa terdiri dari (Tim Lepma Gunadarma, 2001 : 24):

                        1. Blue Chip Stock

                        Suatu saham dapat diklasifiksikan sebagai Blue Chip Stock bila perusahaan penerbitnya memiliki reputasi yang baik serta pengalaman jangka panjang emitennya mampu menghasilkan pendapatan yang tinggi dan konsisten membayar deviden tunai. Biasanya emitennya merupakan pemimpin dalam industrinya dan sudah dalam keadaan stabil.

                        1. Income Stock

                        Suatu saham yang emiotennya mampu membayar deviden lebih tinggi dari rata – rata deviden yang dibayarkan tahun sebelumnya.

                        1. Growth Stock ( Well – known )

                        Pengklasifikasian saham sebagai Growth Stock adalah jika emitennya merupakan pemimpin dalam industrinya, dan dalam beberapa tahun terakhir berturut – turut mampu mendapatkan hasil diatas rata – rata.

                        1. Growth Stock ( Lesser Known )

                        Emiten saham jenis ini umumnya tidak menjadi pemimpin dalam industrinya, namun demikian saham ini tetap memiliki ciri seperti Growth stocks, yaitu mampu mendapatkan hasdil yang lebih tinggi dari penghasilan rata – rata tahun tahun terakhir. Emiten untuk saham jenis ini biasanya berasal dari daerah, yaitu perusahaan yang tidak memimpin dalam skala nasional, tetapi memiliki kedudukan yang cukup kuat di daerahnya. Saham jenis ini kurang begitu popular di kalangan investor.

                        5. Saham Spekulasi ( Speculative stocks )

                        Jenis saham ini digunakan untuk saham yang emitennya tidak bisa secara konsisten mendapatkan penghasilan dari tahun ke tahun, tapi emiten ini mempunyai potensi untuk mendapatkan penghasilan yang baik di masa – masa mendatang, meski penghasilan itu belum tentu dapat direalisasi. Investor yang mencoba saham jenis ini dapat disamakan dengan berjudi, sebab dalam jangka pendek saham ini hanya akan membagikan deviden yang kecil, atau bahkan tidak membayar deviden sama sekali.

                        6. Saham Bersiklus ( Cyclical stoks )

                        Perkembangan saham ini jelas mengikuti perkembangan situasi ekonomi makro atau kondisi bisnis secara umum. Selama ekonomi makro sedang mengalami ekspansi, emiten saham akan mendapatkan penghasilan yang tinggi, sehingga memungkinkan membayar deviden yang tinggi pula.

                        7. Saham Bertahan ( Defensive stocks )

                        Saham jenis ini tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum. Pada saat resesi, harga saham ini tetap tinggi, sebab mampu memberikan deviden yang tinggi sebagai akibat kemampuan emitennya mendapatkan penghasilan yang tinggi pada kondisi resesi. Penerbit saham ini bisanya bergerak dalam industri yang produknya benar – benar dibutuhkan oleh konsumen.

                          Keuntungan dan kerugian berinvestasi saham

                          Adapun keuntungan dan kerugian yang mungkin diterima oleh para pemodal yang membeli saham adalah :

                          Keuntungan :

                          1. Capital Gain, yaitu keuntungan dari hasil jual beli saham, berupa selisih antara nilai jual yang lebih tinggi dari pada nilai beli saham.
                          2. Deviden, bagian keuntungan perusahaan yang akan dibagikan kepada para pemegang saham.
                          3. Saham juga dapat dijaminkan ke Bank untuk memperoleh kredit sebagai angguan tambahan dari anggunan pokok.
                          4. Saham perusahaan, seperti juga tanah atau aktiva berharga sejenis, nilainya akan meningkat sejalan dengan waktu dan perkembangan atau kinerja perusahaan. Pemodal jangka panjang mengandalkan kenaikkan nilai saham ini untuk meraih keuntungan dari investasi saham.

                          Kerugian :

                          1. Capital Loss, yaitu kerugian dari hasil jual beli saham, berupa selisih antara nilai jual yang lebih rendah daripada nilai beli saham.
                          2. Opportunity Loss, kerugian berupa selisih suku bunga deposito dikurangi total hasil yang diperoleh dari investasi saham.
                          3. Kerugian karena perusahaan dilikuidasi, namun nilai likuidasinya lebih rendah dari harga beli saham.

                          XHTML: You can use these tags: <a href=”” title=””> <abbr title=””> <acronym title=””> <b> <blockquote cite=””> <cite> <code> <del datetime=””> <em> <i> <q cite=””> <strike> <strong>

                          Bottom of Form

                          BANK INDONESIA SEBAGAI BANK SENTRAL

                          Di ajukan untuk memenuhi tugas makalah terstruktur

                          Mata Kuliah: Bank dan Lembaga Keuangan Syariah

                          Dosen: Alvien Septian Haerisma, SEI, MSI

                          Di susun:

                          Azkah Apriani (58320118)

                          Muhamad Haryuda (58320128)

                          Akhmad jaiz qurtubi  (58320114)

                          Semester V/ SYARIAH/  MEPI 1

                          INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)

                          SYEKH NUR JATI

                          CIREBON

                          2010


                          DAFTAR ISI

                          DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………….. i

                          BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………………………….. 1

                          1. LATAR BELAKANG……………………………………………………………………….. 1
                          2. RUMUSAN MASALAH…………………………………………………………………… 2
                          3. TUJUAN PENELITIAN……………………………………………………………………. 2

                          BAB II PEMBAHASAN……………………………………………………………………………… 3

                          1. PENGERTIAN BANK INDONESIA ATAU BANK SENTRAL…………….. 3
                          2. SEJARAH BANK INDONESIA………………………………………………………… 3
                          3. TUJUAN, TUGAS, DAN PERAN BANK  INDONESIA SEBAGAI BANK SENTRAL                   4
                          4. HUBUNGAN BANK INDONESIA DENGAN PEMERINTAH DAN LUAR NEGRI                       6

                          BAB III PENUTUP……………………………………………………………………………………….

                          1. KESIMPULAN……………………………………………………………………………….. 8

                          DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………….. 9


                          BAB I

                          PENDAHULUAN

                          1. LATAR BELAKANG

                          Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alamnya, semua tersebar diseluruh pulau yang ada di Indonesia. Tentunya itu akan menopang tumbuhnya efektivitas perekonomian  seperti bisnis, dagang dan lain-lain.

                          Bicara mengenai perekonomian, yakni tertuju kepada usaha (bisnis) yang tidak terlepas dari yang namanya modal (kapital), dengan ini masyarakat bisa berbisnis namun tidak banyak bagi mereka yang memiliki modal, sehingga mereka melakukan peminjaman modal melalui instansi atau lembaga khusus yaitu Bank-bank sebagai lembaga intermediasi antara masyarakat penyimpan dana dengan dunia bisnis yang di wujudkan dalam bentuk penyaluran kredit,

                          Bank menjadi sorotan penting dalam aktifitas ekonomi, terkait dengan meminjam atau menabung. Jalan yang menjadi pusat dan perhatian masyarakat yaitu pada Bank-bank Umum dan pusat dari Bank Umum tersebut adalah Bank Indonesia. Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dari semua Bank yang ada di Indonesia. Tak begitu banyak dari kalangan masyarakat yang paham betul mengenai Bank Indonesia, yaitu : tugas-tugasnya, perannya dan tujuan didirikan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral.

                          1. RUMUSAN MASALAH
                            1. I.                    Apa yang di maksud Bank Indonesia?
                            2. II.                    Bagaimana awal mula bank Indonesia didirikan?
                            3. III.                    Apa tujuan, tugas, dan peranan bank Indonesia?
                            4. IV.                    Bagaimana hubungan bank Indonesia dengan pemerintah dan luar negeri
                          1. TUJUAN PENELITIA
                            1. I.               Untuk mengetahui arti dari bank Indonesia
                            2. II.               Untuk memaparkan bagaimana proses didirikannya bank Indonesia.
                            3. III.               Untuk mengetahui tujuan, tugas, dan peranan bank Indonesia dalam perekonomian Indonesia.
                            4. IV.               Untuk mengetahui hubungan bank indonrsia dengan pemerintah dan luar negeri.

                          BAB II

                          PEMBAHASAN

                          1. 1. PENGERTIAN BANK INDONESIA (BANK SENTRAL)

                          Menurut Undang-undang RI nomor 10 tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang Perbankan, yang dimaksud dengan Bank adalah “Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau dalam bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak[1]”.

                          Bank sentral adalah “Bank yang didirikan berdasarkan Undang-undang nomor 13 tahun 1968 yang memiliki tugas untuk mengatur peredaran uang, mengatur pengerahan dana-dana, mengatur perbankan, mengatur perkreditan, menjaga stabilitas mata uang, mengajukan pencetakan/penambahan mata uang rupiah dan lain sebagainya”. Bank sentral hanya ada satu sebagai pusat dari seluruh bank yang ada di Indonesia[2].

                          1. 2. SEJARAH BANK INDONESIA[3]

                          Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia mengenal dunia perbankan dari bekas penjajahnya, yaitu Belanda. Oleh karena itu, sejarah perbankanpun tidak lepas dari pengaruh negara yang menjajahnya baik untuk Bank Pemerintah maupun Bank Swasta Nasional. Pada 1958, pemerintah melakukan nasionalisasi bank milik Belanda mulai dengan Nationale Handelsbank (NHB) selanjutnya pada tahun 1959 yang diubah menjadi Bank Umum Negara (BUNEG kemudian menjadi Bank Bumi Daya) selanjutnya pada 1960 secara berturut-turut Escomptobank menjadi Bank Dagang Negara (BDN) dan Nederlandsche Handelsmaatschappij (NHM) menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) dan kemudian menjadi Bank Expor Impor Indonesia (BEII)[4].

                          1. Keadaan sebelum perang dunia II di Indonesia (pada waktu itu Nederland indie) terdapat tiga buah bank, di dalamnya pemerintah mempunyai peranan tertentu.salah satu dari ketiga bank tersebut adalah de javasche bank N.V yang didirikan tanggal 10 oktober 1827, kemudian dinasionalisasikan oleh pemerintah RI pada tanggal 6 desember 1951 dan akhirnya menjadi bank sentral di Indonesia berdasarkan UU No.13 th 1968.
                          2. Keadaan perbankan setelah perang dunia  II (1945-1949) Bersamaan dengan tentara jepang, pemerintah belanda berusaha kembali ke Indonesia dengan memboncemg tentara inggris (sekutu) dan terjadilah peramg kemerdekaan melawan penjajahn. Pada akhirnnya terbentuk dua wilayah yakni daerah republik yang di kuasai oleh RI dan daerah federal yang merupakan daerah wilayah RI yang diduduki belanda. Masing-masimg daerah mengalani perkembangan, pada masa itu ada dua bank pemerintah, yakni BNI dan BRI.
                          1. 1. TUJUAN, TUGAS, DAN PERAN BANK  INDONESIA SEBAGAI BANK SENTRAL[5]:

                          1. A. Tujuan Bank Indonesia :

                          Dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.

                          Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi, sementara aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta batas-batas tanggung jawabnya. Dengan demikian, tercapai atau tidaknya tujuan Bank Indonesia ini kelak akan dapat diukur dengan mudah.

                          1. B. Tugas Bank Indonesia[6] :
                            1. Memindahkan uang baik dengan pemberitahuan secara telegram naupun dengan surat, atau dengan jalan memberikan wesel, penarikan atas saldo kredit yang ada pada koresponden dilakukan scara telegram atau wesel.
                            2. Menerima dan membayarkan kembali uang dalam rekening Koran, menjalankan perintah untuk pemindahan uang, menerima pembayaran dari tagihan atas kertas berharga dan melakukan perhitungan dengan pihak ketiga.
                            3. Mendiskonto:
                              1. Surat wesel dan surat order dengan dua penanggung jawab atau lebih dan dengan masa berlaku yang lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan,
                              2. Surat wesel dan kertas dagang yang lain yang tidak lebih lama masa berlakunya kebiasaan dalam perdagangan baik yang ditarik dengan jaminan surat-surat kredit maupun jaminan dokumen pengangkutan,
                              3. Kertas perbendaharaan atas beban negara,
                              4. Surathutang dengan perlunasan dalam enam bulan dan selama  diskontonya turut bertanggung jawab secara padu,
                              5. Surat perintah membayar atas kas negara untuk rendem lelang,
                              6. Membeli dan menjual:
                                1. Wesel yang akseptasi oleh suatu bank dengan masa berlaku yang tidak lebih lama dari kebiasaan dalam perdagangan,
                                2. Kertas perbendaharaan atas beban Negara,
                                3. Surat hutang Negara atau surat hutang lainnya yang terdapat dalam suatu bursa efek yang resmi yang bunga dan pelunasannya dijamin oleh Negara,
                                4. Memberi jaminan bank atau bank garansi dengan tanggungan yang cukup,
                                5. Menyediakan tempat penyimpanan barang-barang berharga.
                          1. C. Peran Bank Indonesia Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1998,       adalah:
                          2. Sebagai tempat menghimpun dana dari masyarakat, bank bertugas mengamankan uang tabungan dan deposito berjangka serta simpanan dalam rekening koran atau giro. Fungsi tersebut merupakan fungsi utama bank.
                          3. Sebagai penyalur dana atau pemberi kredit. bank memberikan kredit bagi masyarakat yang membutuhkan terutama untuk usaha-usaha produktif.
                          1. 2. HUBUNGAN BANK INDONESIA DENGAN PEMERINTAH DAN LUAR NEGRI.
                          1. a. Hubungan Bank Indonesia dengan Pemerintah[7] :

                          1)      Bertindak sebagai memegang kas pemerintah.

                          2)      Menyelanggarakan pemindahan uang untuk pemerintah diantara kantor-kantornya di seluruh wilayah RI.

                          3)      Membantu pemerintah dalam penempatan surat-surat hutang Negara, penataausaahan serta pembayaran kupon dan pelunasanya. Semua tugas tersebut dalam angka 1s\d 3 diatas dilaksanakan oleh bank Indonesia tanpa menggut biaya dari pemerintah.

                          4)      Memberikan kepada pemerintah kredit dalam rekening koran untuk memperkuat kas Negara, menurut keperluan sebagaimana ditetapkan oleh APBN.

                          5)      Membantu penepatan Surat Hutang Negara untuk membiyaai anggaran pendapatan dan Belanja Negara yang pengeluaranya diatur dengan atau berdasarkan undang-undang dan dapat membeli sendiri surat-surat hutang negara tersebut.

                          1. b. Hubungan Bank Indonesia dengan Luar Negri[8]

                          1)      Dalam rangka pelaksanaan tugas pokoknya, Bank Indonesia menyusun rencana devisa yang mencerminkan pemeliharaan ekonomi nasional dan mmperlancar usaha pembangunan dengan memperhatikan posisi likuiditas dan solvabilitas internasional untuk diajukan kepada pemerintah melalui dewan moneter.

                          2)      Untuk menjaga dan memelihara posisi likuiditas dan solvabilitas internasional tersebut pada angka 1 diatas:

                          a)      Bank Indonesia menguasai, mengurus, dan menyelenggarakan tata usaha cadangan emas dan devisa milik negara.

                          b)      Pemerintah menetapkan syarat-syarat pembayaran berkenaan perjanjian-perjanjian yang mengakibatkan kewajiban pembayaran atas beban cadangan emas dan devisa negara, walaupun dalm batas-batas yang  ditetapkan dalam rencana devisa dengan memperhatikan Bank Indonesia .

                          c)      Bank Indonesia menatausahakan tagihan dan kewajiban tunai maupun berjangka terhadap luar negeri.

                          d)      Bank Indonesia mengusahakan pemeliharaan jumlah cadangan minimal emas dan devisa milik negara terhadap kewajiban internasional dalam perbandingan yang diatur dengan undang-undang.

                          e)      Bank Indonesia dapat menjalankan pekrjaan-pekerjaan dalam bidang pembayaran dengan luar negeri.

                          BAB III

                          PENUTUP

                          A. KESIMPULAN

                          Bank Sentral merupakan pengurus bank dari bank. Bank ini menawaran kemudahan dalam urusan diskonto kembali atau memuat pembayaran pendahuluan jangka pendek berdasarkan tanggugan yang di berikan pada pihak bank anggota dan sekaligus menyediakan kredit kepada mereka. Ia menawarkan pada bursa dengan uang tunai dan menjaga kestabilan nilai mata uang di pasaran ia juga mengatur pembelian dan penjualan valuta asimg atau emas yang menjadi pendukung nilai tukar atau mengubah bunga bank untuk membuat perubahan tidak langsung terhadap nilai tukar valuta asing.

                          DAFTAR PUSTAKA

                          G.lucket,Dudley.uang dan perbankan,Erlangga,Jakarta,1994.

                          Kutipan Undang-undang BI RI ,Nomer 23 tahun, 1999.

                          Kasmir, Dasar-dasar Perbankan, PT Raja Grafindo: Jakarta, 2002.

                          Heri, Sudarsono, Bank Lembaga Keuangan Syariah (Deskripsi dan Ilustrasi), Ekonisia : Yogyakarta, 2004.

                          DR. Muslehuddin, Muhammad, Ph.D. Sistem Perbankan Dalam Islam, Rineka Cipta, Jakarta 2004.

                          H. Sagir, Soeharsono, Kapita Selekta Ekonomi Indonesia, Kencana, Jakarta, cetakan 1 2009.


                          [1] Heri, Sudarsono, Bank Lembaga Keuangan Syariah (Deskripsi dan Ilustrasi), Ekonisia :         Yogyakarta, 2004. hal 23.

                          [2] Kutipan Undang-undang BI RI ,Nomer 23 tahun, 1999.

                          [3] Kasmir, Dasar-dasar Perbankan, PT Raja Grafindo: Jakarta, 2002.

                          [4] H. Sagir, Soeharsono, Kapita Selekta Ekonomi Indonesia, Kencana, Jakarta, cetakan 1 2009,hal 44

                          [5] G.lucket,Dudley.uang dan perbankan,Erlangga,Jakarta,1994. H 106

                          [6] Ibid 109

                          [7] DR. Muslehuddin, Muhammad, Ph.D. sistem perbankan dalan islam, Rineka Cipta, Jakarta 2004,hal 53

                          [8] Ibid 57

                          KHULU

                          Pengertian khulu

                          yaitu Talak yang diucapkan isteri dengan mengembalikan mahar yang pernah dibayarkan suaminya.

                          Hukum Khulu : Wajib, sunah makruh, mubah.

                          Syarat khulu yaitu :

                          v  Seorang istri boleh meminta kepada suaminya untuk melakukan khulu jika tampak adanya bahaya yang mengancam dan ia merasa takut tidak akan menegakan hukumnya.

                          v  Khulu itu hendaknya dilakukan sampai selesai tanpa dibarengi dengan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh suami.

                          v  Khulu berasal dari pihak isteri dan bukan dari pihak suami.

                          Waktu Khulu :

                          1. Perlakuan menyakitkan yang biasa diterima isteri.
                          2. Tidak dipenuhi kewajiban-kewajiban dalam perkawinan.
                          3. Sakit ingatan.
                          4. Ketidakmampuan.
                          5. pindah tempat tinggal tanpa sepengatahuan isteri.

                          LI’AN

                          Pengertian Lian

                          Perkataan suami yang menuduh isterinya telah berbuat zina. Misalkan “Saya bersaks kepada Allah bahwa saya benar terhadap tuduhan saya kepad isteri saya bahwa dia telah berzina.”

                          Akibat dan hukumnya :

                          1. Dia tidak disiksa (didera).
                          2. Si isteri wajib disiksa (didera) dengan siksaan zina.
                          3. Suami isteri berceraai selama-lamanya.
                          4. Kalau ada anak, anak itu diakui oleh suami.

                          IDDAH

                          Pengertian Iddah

                          Masa waktu menunggu bagi istri yang di tinggal suaminya baik di talak, fasakh ataupun di tinggal mati.

                          • Hukum :
                          • Wajib bagi istri yang sudah dijima.
                          • Tidak wajib bagi istri yang belum dijima.
                          • Sebab Wajib: thalaq, fasakh, ditinggal mati.
                          • Macam-macam :
                          1. Iddah wanita yang masih haid ; tiga kali suci dari haid
                          2. Iddah wanita yang telah lewat masa haidnya; tiga bulan
                          3. Idddah wanita yang kematian suami; empat bulan sepuluh hari
                          4. Iddah wanita hamil; sampai melahirkan
                          5. Tak ada iddah lagi bagi wanita yang menikah tapi belum dicampuri
                          • Hikmah Iddah: mengetahui kekosongan janin di dalam rahim.

                          RUJUK

                          Pengertian rujuk

                          Menurut bahasa : berarti kembali.

                          Menurut Istilah : Mengembalikan istreri yang telah diceraikan pada pernikahan yang asal sebelumnya diceraikan.

                          • Hukum Rujuk :
                          1. Haram, apabila rujuknya itu menyakiti isteri.
                          2. Makruh, jika perceraiaan itu lebih baik dan berfaedah bagi keduanya.
                          3. Jaiz (boleh), hokum rujuk yang asli.
                          4. Sunah, jika dengan rujuk itu suami bermaksud untuk memperbaiki keadaan isterinya, atau lebih berfaedah.
                          • Rukun Rujuk :
                          1. Isteri, keadaan isteri disyaratkan: Sudah dicampuri, isteri yang tertentu, talak raji, pada waktu iddah.
                          2. Suami atas kehendak sendiri bukan paksaan.
                          3. Saksi. Dalam hal ini para jumhur ulama berbeda pendapat, ada yang wajib menjadi rukun ada pula yang mengatakan sunah.
                          4. Sighat (lafaz) : dengan terang-terangan ataupun melalui sindiran.

                          NASAB DAN KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAK

                          Pengertian Nasab

                          Keturunan/ anak yang lahir dari hubungan suami isteri. Merupakan suatu kewajiban orang tuanya terhadap anakya seperti dalam hal makanan, pakaian, dan kediaman karena adanya anak yang lahir karena hubungan mereka (nasab).

                          HADHANAH

                          Pengertian Hadhonah

                          yaitu melakukan pemeliharaan anak-anak yang masih kecil baik laki-laki maupun perempuan atau yang sudah besar tetapi belum mumayiz.

                          • Kedudukan hadhanah : Merupakan hak bagi anak-anak yang masih kecil.

                          Kewajiban orang tua untuk mengasuhnya.

                          • Waktu hadhanah : (masa berlakunya)

                          Khanafi : 7 tahun laki-laki dan 9 tahun perempuan.

                          Syafi’I : 7 tahun atau 8 tahun baik laki-laki ataupun perempuan.

                          Maliki : Perempuan sampai menikah, laki-laki sampai baligh.

                          • Syarat-syarat hadhanah: Berakal, merdeka beragama Islam, amanah, iffah, sepi dari suami, bermuqmin.
                            • Yang berhak dalam hadhanah:
                          1. Ibu yang belum menikah dengan laki-laki lain.
                          2. ibu dari ibu keatas.
                          3. Bapak.
                          4. Ibu dari bapak.
                          5. Saudara dari perempuan.
                          6. Bibi (tante).
                          7. Anak perempuan.
                          8. Anak perempuam dari saudara laki-laki
                          9. Saudara perempuan dari bapak.

                          RESUME

                          Fiqh Munakahat

                          Diajukan untuk memenuhi tugas Mandiri

                          Mata kuliah    : Fiqh Munakahat

                          Disusun oleh:

                          1. Akhmad Jaiz Qurtubi (58320114)

                          Muamalat Ekonomi Perbankan Islam (MEPI) I/Semester V

                          IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

                          Jl. Perjuangan By Pass Telp (0231) 480262 Fax (0231) 481264

                          2010

                          RPP

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          (RPP)

                          Sekolah    :    SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    :    IX (Sembilan) / 1 (satu)
                          Standar Kompetensi    :    Memahami dasar – dasar penggunaan Internet/intranet
                          Kompetensi Dasar    :    1.1. Menjelaskan pengertian dasar-dasar Internet/Intranet
                          Indikator    :    ·1    Menjelaskan pengertian internet
                          ·2    Menjelaskan pengertian intranet
                          Alokasi Waktu    :    1 x 40 menit

                          Tujuan Pembelajaran
                          Setelah melalui studi pustaka, peserta didik mampu :
                          ·    Menjelaskan pengertian internet dengan benar
                          ·    Menjelaskan pengertian intranet dengan benar

                          Materi Pembelajaran
                          ·    Pengertian Internet/intranet

                          Metode Pembelajaran
                          Pendekatan : Contekstual Teaching Learning (CTL)
                          Model         : Cooperatif Learning

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Menanyakan kepada peserta didik macam – macam Teknologi Informasi
                          ·    Menyampaikan tujuan pembelajaran
                          ·    Peserta didik membentuk kelompok diskusi (dua siswa)
                          2.    Kegiatan Inti
                          ·    Masing-masing kelompok mengaktifkan DingKLIK Ilmu Komputer
                          ·    Kelompok berdiskusi mengerjakan sesuai dengan LKS
                          ·    Peserta didik dalam kelompoknya menemukan pengertian internet dan intranet
                          ·    Kelompok membuat resume  tentang pengertian internet dan intranet
                          ·    Melakukan presentasi kelompok (perwakilan 3 kelompok, kelompok lain menanggapinya)
                          Kegiatan penutup
                          ·    Menarik kesimpulan pengertian internet dan intranet

                          Sumber Belajar
                          Komputer, lembar kerja, buku paket, CD Ilmu Komputer.

                          Penilaian
                          1. Teknik
                          Tes tertulis (kelompok)
                          2. Bentuk Instrumen
                          Uraian

                          3. Instrumen/Soal
                          1. Jelaskan pengertian Internet!
                          2. Jelaskan pengertian Intranet!

                          Mengetahui:                         Malang,………………………
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012
                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          (RPP)

                          Sekolah    :    SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    :    IX (Sembilan) / 1 (Satu)
                          Standar Kompetensi    :    Memahami dasar – dasar penggunaan Internet/intranet
                          Kompetensi Dasar    :    1.2.  Mendeskripsikan dasar-dasar sistem jaringan di Internet/Intranet
                          Indikator    :    1.    Menjelaskan dasar-dasar sistem jaringan internet / intranet
                          2.    Menjelaskan macam-macam topologi jaringan
                          3.    Menjelaskan terbentuk dan terhubungnya jaringan internet dari jaringan kecil menjadi internet
                          Alokasi Waktu    :    4 x 40 menit

                          Tujuan Pembelajaran
                          Melalui pengamatan dasar-dasar jaringan, peserta didik mampu :
                          ·    Menjelaskan dasar-dasar sistem jaringan internet dengan benar
                          ·    Menjelaskan dasar-dasar sistem jaringan intranet dengan benar
                          ·    Menjelaskan macam-macam topologi jaringan
                          ·    Menjelaskan terbentuk dan terhubungnya jaringan internet dari jaringan kecil menjadi internet

                          Materi Pembelajaran
                          ·    Dasar-dasar jaringan internet/intranet

                          Metode Pembelajaran
                          Pendekatan : Contekstual Teaching Learning (CTL)
                          Model         : Cooperatif Learning

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan Pertama ( 4 x 40’ )
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya tentang pengertian internet/ intranet
                          2.    Kegiatan Inti
                          ·    Mengamati visualisasi tentang dasar-dasar sistem jaringan:
                          – internet
                          – intranet
                          ·    Mengamati jenis – jenis jaringan dan topologi jaringan
                          ·    Mengamati terbentuk dan terhubungnya jaringan internet dari jaringan kecil menjadi internet
                          3.   Kegiatan penutup
                          ·    Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan
                          ·    Menarik kesimpulan tentang pembelajaran dasar-dasar jaringan internet/intranet

                          Sumber Belajar
                          Komputer, buku paket, koneksi internet, tayangan.

                          Penilaian
                          1. Teknik
                          Tes tertulis
                          2. Bentuk Instrumen
                          Uraian

                          3. Contoh Instrumen
                          Jelaskan berbagai jenis jaringan komputer?
                          Sebutkan topologi jaringan yang ada?
                          Berikan kesimpulan mengenai terbentuknya jaringan internet!

                          Mengetahui:                                  Malang,……………………..
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          (RPP)

                          SMP    :    SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    :    IX (Sembilan) / 1 (Satu)
                          Standar Kompetensi    :    1. Memahami dasar-dasar penggunaan Internet / Intranet
                          Kompetensi Dasar    :    1.3. Mengenal ukuran kecepatan akses Internet.
                          Indikator    :    -1    Menjelaskan ukuran  kecepatan akses Internet.
                          -2    Mengidentifikasi ukuran kecepatan akses Internet berdasarkan saluran yang digunakan
                          -3    Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kecepatan akses Internet
                          -4    Menjelaskan keuntungan akses Internet yang cepat
                          Alokasi Waktu    :    6 x 40 `

                          Tujuan Pembelajaran
                          Melalui studi pustaka dan observasi terhadap tayangan Internet, peserta didik mampu:
                          Mengetahui ukuran kecepatan akses Internet.
                          Mengidentifikasi ukuran kecepatan akses berdasarkan saluran yang digunakan.
                          Menentukan ukuran kecepatan akses Internet berdasarkan saluran yang digunakan.
                          Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kecepatan akses Internet
                          Menjelaskan keuntungan akses Internet yang cepat
                          Materi Pembelajaran
                          Ukuran kecepatan akses Internet
                          Ukuran kecepatan akses berdasarkan saluran yang digunakan.
                          Ukuran kecepatan akses Internet berdasarkan saluran yang digunakan.
                          Faktor yang mempengaruhi kecepatan akses Internet
                          Keuntungan akses Internet yang cepat
                          Metode Pembelajaran
                          Pendekatan    : CTL
                          Model        : Cooperatif Learning
                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan Pertama  ( 2 X 40 )
                          Kegiatan pendahuluan.
                          Ø    Mengingatkan kembali materi dasar – dasar jaringan Internet.
                          Ø    Menyampaikan tujuan pembelajaran.
                          Kegiatan Inti.
                          Mencari informasi dari sumber belajar tentang kecepatan akses internet.
                          Melakukan akses internet dengan koneksi salah satu ISP untuk mengukur kecepatan akses internet.
                          Mengamatikan faktor yang mempengaruhi kecepatan akses Internet
                          Menganalisis keuntungan akses Internet yang cepat
                          Kegiatan penutup.
                          Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan.
                          Menarik kesimpulan tentang ukuran kecepatan akses internet.

                          Sumber Belajar
                          Komputer, buku paket, koneksi internet, lembar kerja, kamus TI, CD pembelajaran

                          Penilaian
                          Teknik
                          Tes tertulis
                          Bentuk Instrumen
                          Uraian / pilihan ganda
                          a) Contoh Instrumen
                          1) Jelaskan ukuran kecepatan akses Internet!
                          2) Identifikasi ukuran kecepatan akse internet sesuai dengan koneksi internet yang tersedia!
                          3) Jelaskan 2 faktor yang mempengaruhi kecepatan akses Internet
                          4) Jelaskan 2 keuntungan akses Internet yang cepat
                          5) Sebukan kecepata akses internet pada ISP;
                          a.    Indosat 3,
                          b.    Accesnet,
                          c.    Wasantara
                          6) Tentukan kecepatan akses internet dengan menggunakan ISP Telkomnet

                          b) Lembar Observasi Unjuk Kerja Siswa

                          Skala Kuantitas

                          1    2    3    4
                          1.    Mendial up koneksi pada salah satu ISP.
                          2.    Menujukkan kecepatan akses ISP Telkomnet Instan

                          Mengetahui:                                 Malang,……………………………
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          ( RPP )

                          SMP    : SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    : Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    : IX (sembilan) / 1 (satu)
                          Standar Kompetensi    : 1. Memahami dasar-dasar penggunaan Internet / Intranet
                          Kompetensi Dasar    : 1.4. Mengidentifikasi      perangkat    keras   yang   digunakan   dalam akses Internet / intranet
                          Indikator    : 1.4.1. Mengidentifikasi   perangkat  keras   beserta   fungsinya untuk keperluan akses Internet.
                          1.4.2. Mengidentifikasi peralatan beserta fungsinya  untuk keperluan akses internet
                          1.4.3. Mengidentifikasi   fungsi    perangkat  yang   digunakan   akses internet
                          Alokasi Waktu    6 x 40 menit

                          A. Tujuan Pembelajaran
                          Peserta didik mampu:
                          Mengidentifikasi   perangkat  keras   beserta   fungsinya untuk keperluan akses Internet.
                          Mengidentifikasi peralatan beserta fungsinya  untuk keperluan akses internet
                          Mengidentifikasi   fungsi    perangkat  yang   digunakan   akses internet
                          B. Materi Pembelajaran
                          Persyaratan perangkat keras Internet / Intranet.
                          C. Metode Pembelajaran
                          Pendekatan    : CTL
                          Model        : Cooperatif Learning
                          D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

                          Pertemuan ketiga  ( 2 X 40 )
                          Kegiatan pendahuluan.
                          Ø    Menyampaikan kembali mengenai materi yang pernah ditayangkan  pada pertemuan pertama dan kedua
                          Kegiatan Inti.
                          Siswa dikelompokkan menjadi 8 , setiap kelompok terdiri dari 5 siswa
                          Melakukan diskusi terhadap hasil pengamatan perangkat yang digunakan akses internet yang ditayangkan
                          Men yimpulkan hasil diskusi tentang nama-nama dan fungsi perangkat yang digunakan akses internet
                          Memberikan penjelasan / presentasi hasil diskusi tentang nama-nama dan fungsi  perangkat yang digunakan akses internet.
                          Kegiatan penutup.
                          Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan.
                          Menarik kesimpulan tentang fungsi perangkat yang digunakan akses internet.
                          E. Sumber Belajar
                          Komputer, buku TIK kelas 9, lembar kerja, koneksi internet, Kamus TIK
                          F. Penilaian
                          Teknik
                          Tes unjuk kerja

                          Bentuk Instrumen
                          Tes identifikasi
                          Soal / Instrumen
                          Amati tayangan perangkat yang digunakan akses Internet !
                          Sebutkan nama-nama  perangkat yang digunakan akses Internet !
                          Jelaskan fungsi masing-masing perangkat yang digunakan akses internet !

                          4.    Lembar  Identifikasi

                          Skala Kuantitas

                          4    3    2    1
                          Menunjukkan perangkat keras yang digunakan akses internet serta menjelaskan fungsinya masing-masing
                          1. Modem External
                          2. Modem Internal
                          3. Lan Card
                          4. Komputer
                          5. Kabel UTP ( Unshield Twist Pair )
                          6. Wireles adapter
                          7. Konektor RJ 45
                          8. Switching
                          Jumlah

                          Mengetahui:                                  Malang,………………………..
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

                          SMP    : SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    : Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    : IX (sembilan) / 1 (satu)
                          Standar Kompetensi    : 1. Memahami dasar-dasar penggunaan Internet / Intranet
                          Kompetensi Dasar    : 1.5. Melakukan berbagai cara untuk memperoleh sambungan Internet
                          Indikator    : – Menguraiakan cara-cara penyambungan Internet/Intranet.
                          – Melakukan sambungan Internet menggunakan Dial Up
                          Alokasi Waktu    4 x 40 `

                          A. Tujuan Pembelajaran
                          Peserta didik mampu:
                          Dengan melalui studi pustaka dapat menjelaskan beberapa cara sambungan Internet.
                          Melalui simulasi dapat melakukan sambungan Dial Up.
                          Dengan pengalaman simulasi dapat melakukan sambungan di lab komputer secara Dial Up.
                          B. Materi Pembelajaran
                          Penyambungan Internet / Intranet.
                          C. Metode Pembelajaran
                          Pendekatan    : CTL
                          Model        : Cooperatif Learning
                          D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan Pertama  ( 2 X 40 )
                          1. Kegiatan pendahuluan.
                          a.    Menyampaikan tujuan pembelajaran.
                          b.    Menanyakan tentang prasyarat menggunakan akses Internet.
                          Kegiatan Inti.
                          Mencari informasi di media cetak untuk memperoleh berbagai cara sambungan Internet.
                          Menanyakan contoh sambungan internet/intranet.
                          Mengerjakan lembar kerja.
                          Kegiatan penutup.
                          Melakukan refleksi bersama tentang pelajaran yang sudah disampaikan.
                          Membuat kesimpulan .
                          Memberi tugas.

                          Pertemuan Kedua  ( 2 X 40 )
                          1. Kegiatan pendahuluan.
                          c.    Mendiskripsikan tugas minggu lalu.

                          2. Kegiatan Inti.
                          Pesrta didik membentuk kelompok.
                          Melakukan penyambungan Internet secara Dial Up.
                          Memandu kelompok yang mengalami kesulitan tentang penyambungan Dial Up antar kelompok dengan guru..
                          Memberikan penghargaan kepada kelompok atau siswa.
                          .
                          3. Kegiatan penutup.
                          Mendikripsikan kembali langkah-langkah tentang penyambungan Dial Up.

                          E. Sumber Belajar
                          Komputer, buku paket, koneksi internet/intranet

                          F. Penilaian
                          Teknik
                          Observasi
                          Unjuk kerja

                          Bentuk Instrumen
                          Lembar Observasi
                          Uji prosedur

                          Soal/ Instrumen
                          Observasi
                          Jelaskan tata cara penyambungan internet menggunakan Dial Up !

                          Uji prosedur
                          Melakukan penyambungan internet menggunakan Dial Up.

                          Lembar Observasi

                          Skala Kuantitas

                          1    2    3    4
                          Melakukan setting Dial Up
                          1.    Klik 2 kali (double klik) My Computer kemudian double klik icon dial networking.
                          2.    Kemudian double klik Make New Conection.
                          3.    Ketik nama provider pada type a name for the computer you are dialing, misalnya telkomnet kemudian tekan next, maka computer akan minta telepone number beserta area code dan country or region code-nya. Nomor telepone telkomnet adalah 080989999, kemudian tekan next dan selanjutnya tekan finish.

                          Mengetahui:                         Malang,………………………..
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          (RPP)

                          Sekolah    :    SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    :    IX (sembilan) / 2 (dua)
                          Standar Kompetensi    :    2.      Menggunakan Internet untuk memperoleh Informasi
                          Kompetensi Dasar    :    2.1.   Mendemonstrasikan akses internet sesuai dengan prosedur
                          Indikator    :    ·    Mengidentifikasi perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses Internet
                          ·    Mengidentifikasi menu dan fungsi icon pada program internet explore
                          ·    Melakukan penelurusan alamat Web
                          Alokasi Waktu    :    4 x 40 menit ( 2 x Pertemuan)

                          Tujuan Pembelajaran
                          Peserta didik mampu :
                          ·    Memahami perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses internet
                          ·    Memahami menu dan fungsi icon program Expllore
                          ·    Mengunjungi alamat situs
                          ·    Memahami  situs yang menyediakan search engine
                          ·    Melakukan pelacakan alamat Web melalui search engine
                          Materi Pembelajaran
                          Akses Internet
                          ·    Perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses internet ( Explore software)
                          ·    Alamat situs Web
                          ·    Search Domain
                          Metode Pembelajaran
                          Pedekatan Model Contekstual Teaching Learning (CTL) dan life skill
                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan pertama ( 2 x 40 )
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Menyampaikan tujuan pembelajaran
                          ·    Memotivasi siswa
                          2.    Kegiatan Inti
                          ·    Menayangkan  beberapa contoh cara mengoperasikan perangkat lunak Explore
                          ·    Siswa membentuk kelompok diskusi
                          ·    Menjalankan dan mengamati perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses internet
                          ·    Mencari informasi di media cetak (buku, majalah dsb) tentang perangkat lunak yang digunakan untuk akses internet
                          ·    Melakukan kunjungan ke salah satu web.
                          ·    Mengerjakan lembar kerja

                          3. Kegiatan penutup
                          ·    Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan
                          ·    Menarik kesimpulan tentang pemelajaran perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi
                          Pertemuan kedua (2 x 40 menit)
                          1.     Kegiatan Pendahuluan
                          ·    Motivasi dan Apersepsi (dideskripsikan)
                          2.        Kegiatan Inti
                          ·    Peserta didik membentuk kelompok diskusi
                          ·    Mencari informasi di media cetak (buku, majalah dsb.) tentang situs yang menyediakan search engine
                          ·    Membuka situs yang meyediakan search engine
                          ·    Melakukan pelacakan web dan informasi melalui fasilitas search engine
                          ·    Mengerjakan lembar kerja
                          3.        Kegiatan Penutup
                          ·    Melakukan refleksi bersama terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan
                          ·    Menarik kesimpulan tentang pembelajaran akses internet
                          Sumber Belajar
                          Komputer, lembar kerja, buku paket, koneksi internet, media cetak (majalah dsb)
                          Penilaian
                          1. Teknik
                          Penugasan  dan Unjuk kerja
                          2. Bentuk Instrumen
                          Penugasan Rumah dan Uji prosedur
                          4.    Soal/Instrumen
                          Penugasan rumah
                          Sebutkan  perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses internet yang yang ada  di laboratorium computer!
                          Sebutkan menu dan icon  Explore software
                          Sebutkan  cara mengunjungi alamat situs web
                          Uji Prosedur
                          a)    Jalankan internet explore pada  computer!
                          b)    Akseslah situs komersial, pemerintah, organisasi, dan pendidikan yang ada di internet!
                          Lembar observasi

                          Instrumen     Skala Kuantitatif

                          4    3    2    1
                          1.    Menunjukkan menu dan icon internet explore
                          2.   Menunjukkan langkah-langkah cara mengunjungi alamat situs.
                          Jumlah

                          Rubrik Uji Prosedur

                          Instrumen     Skala Kuantitatif

                          4    3    2    1
                          1.    Membuka perangkat lunak untuk mengakses internet
                          2.   Penulisan domain
                          3.   Membuka situs
                          4.   Mencari situs / informasi
                          Jumlah
                          Keterangan :
                          Penilaian
                          Nilai KD = (Nilai 1 + Nilai 2)/2

                          Mengetahui:                                  Malang,………………………….
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012
                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          (RPP)

                          Sekolah    :    SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi dan Komunikasi
                          Kelas/Semester    :    IX (Sembilan) / 2 (dua)
                          Standar Kompetensi    :    Memahami dasar – dasar penggunaan Internet/intranet
                          Kompetensi Dasar    :    2.2.   Mengidentifikasi beberapa layanan informasi yang ada di internet
                          Indikator    :    1.    Mendeskripsikan manfaat layanan internet
                          2.    Mengidentifikasi manfaat layanan e-mail yang ada di internet
                          3.    Mempraktikan layanan email
                          4.    Mempraktikan cara chatting dengan menggunakan Yahoo Messenger

                          Alokasi Waktu    :    10 x 40 menit (5 x Pertemuan)

                          Tujuan Pembelajaran
                          Peserta didik mampu :
                          ·    Melalui tayangan Internet Explore peserta didik dapat mengidentifikasi layanan yang ada di internet
                          ·    Dengan menggunakan layanan internet peserta didik dapat mengidentifikasi manfaat layanan internet
                          ·    Dengan menggunakan layanan internet  peserta didik dapat mengetahui manfaat layanan internet
                          ·    Dengan menggunakan layanan internet peserta didik dapat menggunakan layanan email  (membuat email, mengirim e-mail, membuka e-mail serta mengirim e-mail dilampiri file
                          ·    Dengan menggunakan layanan internet peserta didik mampu chatting dengan menggunakan Yahoo Messenger

                          Materi Pembelajaran
                          ·    Layanan internet ( e-mail )
                          ·    Layanan internet ( Chatting menggunakan Yahoo Messenger)

                          Metode Pembelajaran
                          Pendekatan : Contekstual Teaching Learning (CTL)
                          Model         : Cooperative Learning

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan pertama ( 2 x 40 )
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Menyampaikan tujuan pembelajaran
                          Kegiatan Inti
                          ·    Melihat tayangan pelayanan yang ada di internet
                          ·    Peserta didik membuat emai dengan menggunakan e-mail gratis dari yahoo.co.id
                          ·    Membuka salah satu situs yang memiliki layanan e-mail gratis
                          Kegiatan penutup
                          Menarik kesimpulan tentang layanan internet

                          Perteman kedua (2 x 40)
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Mendeskripsikan pertemuan sebelumnya
                          ·    Menyampaikan tujuan pembelajaran

                          2.    Kegiatan Inti
                          ·    Peserta didik membentuk kelompok diskusi
                          ·    Membuka berbagai alamat Web
                          ·    Menyimpulkan manfaat layanan internet
                          ·    Mencari informsi di media cetak tentang manfaat internet

                          3.   Kegiatan penutup
                          a.    Merefleksikan kembali materi layanan internet
                          b.    Membuat kesimpulan

                          Pertemuan ketiga (4 x 40)
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Motifasi dan apresiasi
                          2.    Kegiatan Inti
                          ·    Peserta didik membentuk kelompok diskusi
                          ·    Membuka Web yang membuka layanan email gratis ( yahoo.co.id)
                          ·    Membuka fasilitas email di yahoo.co.id
                          ·    Mengisi ID yahoo dan pasword
                          ·    Mengisi formulir
                          ·    Menyetujui formulir (saya setuju)
                          ·    Membuka email yang telah dibuka
                          ·    Membuka email yang masuk
                          ·    Membuka dan mengirim email
                          ·    Mengirim email yang dilampiri file
                          Kegiatan penutup
                          ·    Merefleksikan kembali materi yang telah disampaikan
                          ·    Membuat kesimpulan

                          Pertemuan keempat (2 x 40)
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          ·    Motifasi dan apresiasi
                          2.    Kegiatan Inti
                          ·    Peserta didik membentuk kelompok diskusi
                          ·    Membuka Web yang membuka layanan catting ( yahoo.messenger)
                          ·    Membuka fasilitas yahoo.messenger
                          ·    Melakukan cara mengisi ID
                          ·    Melakukan komunikasi dengan yahoo.messenger
                          ·    Menutup yahoo meessenger
                          Kegiatan penutup
                          c.    Merefleksikan kembali materi yang telah disampaikan
                          d.    Membuat kesimpulan

                          Sumber Belajar
                          Komputer, lembar kerja, buku paket, koneksi internet.

                          Penilaian
                          1. Teknik
                          Tes Unjuk Kerja
                          Tes tertulis

                          2. Bentuk Instrumen
                          Uji Prosedur
                          Uraian

                          3. Soal Instrumen
                          Uji Prosedur
                          1.Praktikan cara membuat email dengan menggunakan yahoo.co.id!
                          2. Praktikan cara mengirim email dengan menggunakan yahoo.co.id!
                          3. Praktikan cara membuka email dengan menggunakan yahoo.co.id!
                          4. Praktikan cara mengirim email dilampiri file dengan menggunakan yahoo.co.id!
                          Uraian
                          Jelaskan manfaat layanan internet (e-mail)!
                          Jelaskan manfaat chatting
                          Lembar Penilaian Uji Prosedur
                          Membuat Email

                          Instrumen     Skala Kuantitas

                          4    3    2    1
                          1.    Membuka  mail yahoo – klik daftar
                          2.    Melakukan pengisin ID yahoo dan password
                          3.    Mengisi ID yahoo dengan komplet
                          4.    Mengetik kode email
                          5.    Mengklik saya setuju

                          Mengirim  Email

                          Instrumen     Skala Kuantitas

                          4    3    2    1
                          1.    Membuka  mail yahoo
                          2.    Mengklik tombol masuk
                          3.    Menuliskan ID yahoo dan password
                          4.    Mengetik pesan
                          5.    Mengklik kirim

                          Membuka  Email

                          Instrumen     Skala Kuantitas

                          4    3    2    1
                          1.    Membuka  mail yahoo
                          2.    Mengklik tombol masuk
                          3.    Menuliskan ID yahoo dan password
                          4.    Membuka kotak masuk
                          5.    Mengklik judul email

                          Mengirim  Email dilampiri file

                          Instrumen     Skala Kuantitas

                          4    3    2    1
                          1.    Membuka  mail yahoo
                          2.    Mengklik tombol masuk
                          3.    Menuliskan ID yahoo dan password
                          4.    Mengetik pesan
                          5.    Mengklik lampirkan file

                          Mengetahui:                         Malang,…………………………
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012
                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
                          (RPP)

                          Sekolah    :    SMP Negeri 14 Malang
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK)
                          Kelas/Semester    :    IX (sembilan) / 2 (dua)
                          Standar Kompetensi    :    Memahami dasar – dasar penggunaan Internet/intranet
                          Kompetensi Dasar    :    2.3.   Mengakses beberapa situs untuk memperoleh informasi yang bermanfaat
                          Indikator    :    1.Men-download informasi
                          2.Mengolah informasi menggunakan program pengolah
                          kata dari hasil download
                          Alokasi Waktu    :    4 x 40 menit ( 2 x Pertemuan)

                          Tujuan Pembelajaran
                          Peserta didik mampu :
                          a.    Melakukan pelacakan dengan mengakses internet
                          b.    Melakukan proses download
                          c.    Melakukan proses penyimpanan hasil download
                          d.    Melakukan pengolahan informasi melalui download dengan program pengolah kata

                          Materi Pembelajaran
                          a.    Men-download informasi dari internet
                          b.    Pengolahan informasi dari internet

                          Metode Pembelajaran
                          Pendekatan model Contekstual Teaching Learning (CTL)

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          pertemuan pertama ( 2 x 40 )
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          e.    Mengingatkan kembali pembelajaran terdahulu
                          f.    Menyampaikan tujuan pembelajaran
                          2.    Kegiatan Inti
                          g.    Peserta didik membentuk kelompok
                          h.    Membuka Web yang dipilih
                          i.    Mencari informasi dan memilih tentang pendidikan
                          j.    Melakukan proses down load
                          k.    Menyimpan hasil down load pada media penyimpanan data
                          l.    Mengerjakan lembar kerja
                          3.   Kegiatan penutup
                          – Melakukan resume hasil proses download
                          Perteman kedua (2 x 40)
                          1.    Kegiatan pendahuluan
                          m.    Mengingatkan kembali pembelajaran terdahulu
                          n.    Menyampaikan tujuan pembelajaran
                          2.    Kegiatan Inti
                          o.    Peserta didik membentuk kelompok
                          p.    Membuka kembali hasil down load dengan program pengolah kata
                          q.    Mengolahnya hingga mendapatkan informasi sebagai karya tulis
                          3.   Kegiatan penutup
                          – Mengolah informasi yang diperoleh menggunakan program pengolah kata

                          Sumber Belajar
                          Komputer, lembar kerja, buku paket, koneksi internet.

                          Penilaian
                          1. Teknik
                          Tes Unjuk kerja

                          2. Bentuk Instrumen
                          Tes identifikasi
                          Uji Prosedur produk

                          3. Soal / Instrumen
                          Tes identifikasi
                          Tunjukkanlah cara mencari informasi pendidikan di internet !
                          Bukalah situs yang memerikan informasi tentang pedidikan tersebut!
                          Pilihlah informasi penting dan download lah !
                          Simpanlah ke media penyimpanan data

                          Uji Prosedur produk
                          Bukalah hasil down load dengan program pengolah kata!
                          Olah hingga berbentuk informasi!
                          Hiasi dengan tampilan menarik dan cetaklah!

                          Mengetahui:                        Malang,…………………………..
                          Kepala SMPN 1 Malang                    Guru Mata Pelajaran TIK

                          Drs. Hari Subagya, M.Pd                    Surasmo,S.Pd
                          NIP. 19590105 198601 1 004                NIP.19620408 198403 1 012

                          MATA PELAJARAN TIK

                          KELAS : VII
                          SEMESTER 2

                          DISUSUN OLEH :
                          Surasmo, S.Pd

                          SMP NEGERI 14 MALANG
                          TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

                           

                           

                          Sekolah : SMP [Nama Sekolah]

                          Mata Pelajaran : Teknologi Informasi dan Komunikasi

                          Kelas / Semester : VII / 1

                           

                           

                          Standar Kompetensi : 1. Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa mendatang

                           

                          Kompetensi Dasar : 1.1 Mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi.

                          Indikator : Memahami penggunaan telegraf, telepon, faksmile, televisi, radio, telepon bergerak, komputer dan Internet, dan peranan masing-masing dalam menyampaikan informasi.

                          Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                           

                          A. Tujuan Pembelajaran

                          1. Siswa mampu mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi telekomunikasi

                          2. Siswa memahami karateristik dasar dan penggunakan teknologi telekomunikasi

                          3. Siswa mengenal berbagai jenis komputer dan penggunaanya sebagai sebuah perangkat TIK

                          4. Siswa mengenal Internet sebagai sebuah perangkat TIK

                           

                          B. Materi Pembelajaran

                          1. Telegraf

                          2. Telepon

                          3. Faksmile

                          4. Televisi

                          5. Radio

                          6. Telepon bergerak

                          7. Komputer

                          8. Internet

                           

                          C. Metode Pembelajaran

                          1. Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung (D.J.)

                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)

                          2. Metode : Diskusi Kelompok

                          Debat

                          Game

                           

                          D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

                          1. Pertemuan Pertama

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan siapa yang pernah menggunakan peralatan TIK tertentu (mis. Siapa yang pernah menggunakan telegraf).

                          2) Siapa yang tahu bagaimana sebuah peralatan TIK bekerja.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang peralatan TIK.

                          2) Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok sesuai dengan jumlah peralatan TIK yang ada.

                          3) Masing-masing siswa dalam kelompok diundi untuk mendapatkan satu buah peralatan TIK yang harus dipelajari.

                          4) Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mendiskusikan peralatan TIK yang menjadi tanggung jawab mereka.

                          5) Masing-masing kelompok diberi nilai 100.

                          6) Secara berurutan setiap kelompok melempar pertanyaan seputar peralatan TIK tertentu ke kelompok tertentu.

                          7) Jika pertanyaan tidak dapat dijawab, maka kelompok tersebut harus menyerahkan nilainya 10. Jika pertanyaan dapat dijawab, maka sipenanya harus menyerahkan nilainya 10.

                          8) Kelompok dengan nilai nol atau minus tidak boleh lagi bertanya.

                          9) Kelompok dengan nilai terbanyak adalah pemenang.

                          10) Guru bertanggung jawab untuk menjawab jika ada pertanyaan yang tidak dapat dijawab.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          4) Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik

                          5) Guru memberikan tugas

                          Setiap siswa harus membuat kliping dari media cetak seputar peralatan TIK yang terbaru, teknologi apa yang digunakan dan apa kelebihanya.

                           

                          2. Pertemuan Kedua

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru mengulangi peralalatan TIK yang sudah pernah ada.

                          2) Guru bertanya, apa peralatan yang masih digunakan dan dikembangkan dan apa peralatan TIK yang tidak digunakan lagi.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang peralatan-peralatan terbaru.

                          2) Masing-masing siswa diminta menceritakan sebuah teknologi baru dari kliping yang sudah dibuat secara bergiliran. Point yang harus ditekankan adalah, kegunaan peralatan, teknologi baru yang digunakan, dan manfaat atau kelebihannya dari peralatan yang sudah ada.

                          3) Guru memberi komentar terhadap peralatan TIK yang diceritakan oleh siswa.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang peralatan TIK.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                          3. Pertemuan Ketiga

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru bertanya apa peralatan TIK yang paling berjasa pada manusia.

                          2) Guru bertanya apa peralatan TIK yang paling banyak digunakan saat ini.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang penggunaan TIK sehari-hari.

                          2) Guru membagi siswa dalam dua kelompok.

                          3) Masing-masing kelompok melakukan debat seputar topik berikut ini:

                          § Peralatan TIK paling mudah digunakan

                          § Peralatan TIK yang paling murah

                          § Peralatan TIK yang paling banyak penggunanya. Mengapa?

                          § Peralatan TIK yang mempunyai selang waktu paling lama digunakan?

                          4) Guru mengambil kesimpulan

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas dan mengambil kesimpulan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing peserta didik merangkum hasil pembelajaran

                           

                          E. Sumber Belajar

                          1. Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                           

                          F. Penilaian Hasil Belajar

                          1. Teknik penilaian

                          a. Tes tertulis

                          b. Keaktifan saat diskusi dan debat

                          2. Bentuk instrumen

                          a. PG dan isian singkat

                          b. Daftar penilaian diskusi/debat

                           

                           

                           

                           

                          Kompetensi Dasar : 1.2 Mendeskripsikan sejarah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dari masa lalu sampai sekarang

                          Indikator :

                          1. Menceritakan perkembangan teknologi komunikasi, telegraf, telepon, radio, televisi dan komputer.

                          2. Memahami pengaruh kemajuan TIK terhadap cara manusia berkomunikasi

                          Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (2 x pertemuan)

                           

                          A. Tujuan Pembelajaran

                          1. Siswa mengetahui berbagai cara komunikasi pada jaman prasejarah

                          2. Siswa memahami perkembangan sejarah telegraf, telepon, radio dan televisi.

                          3. Siswa memahami perkembangan sejarah komputer dan hal-hal yang mempengaruhinya.

                           

                          B. Materi Pembelajaran

                          Sejarah teknologi komunikasi pada zaman permulaan, sejarah telegraf, telepon, radio, televisi dan komputer.

                           

                          C. Metode Pembelajaran

                          1. Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung (D.J.)

                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)

                          2. Metode : Diskusi Kelompok

                           

                          D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

                          1. Pertemuan Pertama

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru bertanya, siapakah penemu peralatan TIK tertentu.

                          2) Guru bertanya siapakah orang paling berjasa dalam dunia TIK.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang sejarah perkembangan TIK.

                          2) Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok dan diundi untuk mendapatkan sebuah nama tokoh TIK.

                          3) Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempelajari dan mendiskusikan tokoh mereka.

                          4) Kelompok melakukan debat untuk mempertahankan tokohnya sebagai orang paling berjasa dalam dunia TIK.

                          5) Guru mengarahkan debat.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi dan debat yang sudah dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          4) Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik

                          5) Guru memberikan tugas:

                          Masing-masing siswa menulis surat untuk tokoh TIK yang mereka kagumi.

                           

                          2. Pertemuan Kedua

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru mengumpulkan tugas-tugas yang sudah diberikan.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang sejarah perkembangan komputer.

                          2) Guru membagi siswa dalam kelompok.

                          3) Siswa dalam kelompok menganalisa perkembangan komputer dari generasi pertama sampai generasi keempat. Menambahkan apa saja kelebihan dari setiap generasi dari generasi sebelumnya. Dan bagaimana perkembangan penggunaanya.

                          4) Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang sejarah perkembangan komputer.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          4) Guru memberikan tugas:

                          Mencari tulisan dan artikel seputar perkembangan komputer di media cetak.

                           

                          E. Sumber Belajar

                          1. Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                           

                          F. Penilaian Hasil Belajar

                          1. Teknik penilaian

                          a. Tes tertulis

                          b. Pengamatan kinerja

                          2. Bentuk instrumen

                          a. PG dan isian singkat

                          b. Daftar penilaian keaktifan siswa

                           

                          Kompetensi Dasar :

                          1.3 Menjelaskan peranan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari

                          1.4 Mengidentifikasi berbagai keuntungan dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi

                          1.5 Mengidentifikasi berbagai dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi

                           

                          Indikator :

                          1. Menyebutkan contoh-contoh pemanfaatan TIK

                          2. Menyebutkan keuntungan pemanfaatan TIK

                          3. Menghargai hasil karya orang lain

                          4. Memberi contoh hak cipta perangkat lunak

                          5. Menerapkan tatacara menguntip/mengkopi hasil karya orang lain

                          6. Menyebutkan berbagai contoh cybercrime

                          7. Memahami bahaya penyebaran virus

                          8. Memahami bahaya pornografi, perjudian dan penipuan sebagai dampak penggunaan TIK

                          Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                           

                          A. Tujuan Pembelajaran

                          1. Siswa mampu mengidentifikasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai bidang dan keuntungan penggunaannya

                          2. Siswa mampu mengidentifikasi dampak buruk dari teknologi informasi dan komunikasi dan bagaimana menghindarinya

                           

                          B. Materi Pembelajaran

                          1. Berbagai pemanfaatan TIK

                          2. Dampak negatif penggunaan TIK

                           

                          C. Metode Pembelajaran

                          1. Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung (D.J.)

                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)

                          2. Metode : Diskusi Kelompok

                          Debat

                           

                          D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

                          1. Pertemuan Pertama

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru bertanya, apakah siswa pernah melakukan transaksi di Internet.

                          2) Apakah siswa pernah memanfaatkan Internet sebagai sarana belajar.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang pemanfaatan TIK dalam kehidupan sehari-hari.

                          2) Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok kooperatif

                          3) Secara berkelompok peserta didik melakukan diskusi dengan topik-topik berikut:

                          § Contoh-contoh pemanfaatan TIK dalam kehidupan sehari-hari.

                          § Apa saja keuntungan yang diperoleh dari pemanfaatan TIK tersebut.

                          4) Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi yang sudah dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          4) Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik

                          5) Guru memberikan tugas:

                          Siswa diminta mencari artikel atau berita dari media cetak, bagaimana sebuah perusahaan atau organisasi memanfaatkan TIK dalam kegiatan bisnis mereka.

                           

                          2. Pertemuan Kedua

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan kembali apa manfaat TIK dalam kehidupan sehari-hari.

                          2) Siswa diminta mengumpulkan tugas yang diberikan.

                          3) Guru membahas tugas yang dikumpulkan.

                          4) Guru menceritakan kejadian buruk sehubungan dengan dampak negatif dari TIK.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab bagaimana dampak buruk dari penggunaan TIK.

                          2) Guru membagi siswa dalam kelompok.

                          3) Masing-masing kelompok melakukan brainstorming bagaimana menghentikan dan menghindari penipuan mengunakan ATM dan SMS yang marak terjadi dalam masyarakat.

                          4) Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang menghentikan penipuan melalui ATM dan SMS.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          4) Guru memberikan tugas:

                          Mencari berita dan artikel seputar penipuan dengan memanfaatkan peralatan TIK.

                           

                          3. Pertemuan Ketiga

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru bertanya apa dampak negatif penggunaan TIK.

                          2) Selain penipuan, apa dampak negatif lain dari penggunaan TIK.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru mengumpulkan tugas siswa.

                          2) Guru membahas tugas-tugas.

                          3) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang dampak buruk lain selain penipuan.

                          4) Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok.

                          5) Masing-masing kelompok melakukan brainstorming bagaimana menghentikan dan menghindari virus/pornografi/perjuadian di Internet. Masing-masing kelompok hanya mendapatkan satu topik.

                          6) Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberikan kesimpulan seputar diskusi yang sudah dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing peserta didik merangkum hasil praktikum

                           

                          E. Sumber Belajar

                          2. Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                           

                          F. Penilaian Hasil Belajar

                          3. Teknik penilaian

                          c. Tes tertulis

                          d. Pengamatan kinerja

                          4. Bentuk instrumen

                          c. PG dan isian singkat

                          d. Daftar penilaian keaktifan siswa

                           

                          Standar Kompetensi : 2. Mengenal operasi dasar peralatan komputer

                           

                          Kompetensi Dasar : 2.1 Mengaktifkan komputer sesuai prosedur

                          2.2 Mematikan komputer sesuai prosedur

                          2.3 Melakukan operasi dasar pada operating system dengan sistematis

                          Indikator :

                          1) Menunjukkan bagianbagian perangkat Teknologi Informasi dan Komunikas yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja

                          2) Menghidupkan komputer sesuai prosedur

                          3) Memperagakan posisi tubuh dan komputer sesuai K3

                          4) Mendemonstrasikan prosedur Pengoperasian perangkat Teknologi Informasi dan Komunikas

                          5) Mendemonstrasikan cara mematikan komputer sesuai prosedur

                          6) Menggunakan sistem operasi (misalnya WindowsTM)

                          7) Menjalankan satu atau lebih program aplikasi

                           

                          Alokasi Waktu : 16 jam pelajaran (8 x pertemuan)

                           

                          A. Tujuan Pembelajaran

                          1. Siswa mengetahui pentingnya memperhatikan aspek K3 saat bekerja dengan komputer.

                          2. Siswa mampu menerapkan prinsip-prinsip K3 saat bekrja dengan komputer.

                          3. Siswa mampu menghubungkan perangkat-perangkat komputer.

                          4. Siswa mampu menghidupkan komputer dengan prosedur yang benar.

                          5. Siswa mampu mematikan komputer sesuai dengan prosedur.

                          6. Siswa mengerti apa yang dimaksud dengan sistem operasi.

                          7. Siswa mengetahui fungsi dari sebuah sistem operasi.

                          8. Siswa mengenal berbagai sistem operasi yang ada saat ini dan mengetahui kelebihan dan kelemahannya.

                          9. Siswa mampu melakukan berbagai pengaturan di desktop windows.

                           

                          B. Materi Pembelajaran

                          1. Kesehatan dan Keselamatan kerja

                          2. Menghubungkan, menghidupkan dan mematikan komputer

                          3. Sistem operasi

                          4. Mengatur desktop Windows

                          5. Menggunakan keyboard

                           

                          C. Metode Pembelajaran

                          1. Model Pembelajaran : Pembelajaran Langsung (D.J.)

                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)

                          2. Metode : Diskusi Kelompok

                          Praktikum

                           

                          D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

                          1. Pertemuan Pertama

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru bertanya apa yang dimaksud dengan K3.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang K3.

                          2) Guru membagi kelompok siswa.

                          3) Masing-masing kelompok berdiskusi tentang topik berikut:

                          § Apa yang dimaksud dengan K3.

                          § Bagaimana posisi yang benar dari K3.

                          § Memperagakan posisi yang sesuai dengan K3.

                          4) Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan mendemostrasikan posisi yang sesuai dengan K3

                          5) Guru mengomentari hasil presentasi.

                          6) Guru mendemostrasikan posisi komputer dan tubuh sesuai dengan K3.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi yang sudah dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                           

                          2. Pertemuan Kedua

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menunjukkan perangkat-perangkat komputer dan bertanya apa fungsi masing-masing perangkat.

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang menghubungkan perangkat-perangkat komputer.

                          2) Guru mendemonstrasikan bagaimana cara menghubungkan perangkat-perangkat komputer.

                          3) Guru mendemostrasikan cara menghidupkan dan mematikan komputer.

                          4) Siswa melakukan praktikum Modul 1.

                          5) Siswa membagikan pengalaman praktikum.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan praktikum yang sudah dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                           

                          3. Pertemuan Ketiga

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan apakah ada siswa yang sudah pernah mengetik menggunakan mesin ketik atau komputer.

                          2) Guru bertanya bagaimana cara meletakkan jari di tombol keyboard.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik tentang mengetik

                          2) Guru mendemostrasikan cara mengetik.

                          3) Siswa melakukan praktikum Modul 2.

                          4) Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.

                          5) Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.

                          6) Guru memeriksa hasil kerja siswa

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                          4. Pertemuan Keempat

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.

                          2) Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.

                          2) Guru mendemostrasikan cara mengetik.

                          3) Siswa melakukan praktikum Modul 3.

                          4) Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.

                          5) Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.

                          6) Guru memeriksa hasil kerja siswa

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                          5. Pertemuan Kelima

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.

                          2) Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.

                          2) Guru mendemostrasikan cara mengetik.

                          3) Siswa melakukan praktikum Modul 4.

                          4) Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.

                          5) Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.

                          6) Guru memeriksa hasil kerja siswa

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                          6. Pertemuan Keenam

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.

                          2) Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.

                          2) Guru mendemostrasikan cara mengetik.

                          3) Siswa melakukan praktikum Modul 5.

                          4) Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.

                          5) Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.

                          6) Guru memeriksa hasil kerja siswa

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                           

                          7. Pertemuan Ketujuh

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.

                          2) Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.

                          2) Guru mendemostrasikan cara mengetik.

                          3) Siswa melakukan praktikum Modul 6.

                          4) Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.

                          5) Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.

                          6) Guru memeriksa hasil kerja

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                          8. Pertemuan Kedelapan

                          a. Kegiatan Pendahuluan

                          1) Menanyakan mengapa tampilan desktop di komputer berbeda-beda.

                          2) Bagaimana cara mengatur tampilan desktop sesuai dengan keingnan kita.

                           

                          b. Kegiatan Inti

                          1) Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang pengaturan desktop komputer.

                          2) Guru melakukan demostrasi mengatur desktop komputer.

                          3) Siswa melakukan praktikum Modul 7.

                          4) Siswa membagikan pengalaman praktikum.

                           

                          c. Kegiatan penutup

                          1) Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.

                          2) Guru memberikan pengembangan konsep

                          3) Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                           

                          E. Sumber Belajar

                          2. Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                           

                          F. Penilaian Hasil Belajar

                          1. Teknik penilaian

                          a. Tes tertulis

                          b. Pengamatan kinerja diskusi

                          c. Kinerja saat praktikum.

                          2. Bentuk instrumen

                          a. PG dan isian singkat

                          b. Daftar penilaian saat diskusi

                           

                           

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

                          Sekolah    :    SMP  [Nama Sekolah]
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi dan Komunikasi
                          Kelas / Semester    :    VII / 1

                          Standar Kompetensi    : 1. Memahami penggunaan  teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa mendatang

                          Kompetensi Dasar  : 1.1 Mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi.
                          Indikator    :    Memahami penggunaan telegraf, telepon, faksmile, televisi, radio, telepon bergerak, komputer dan Internet, dan peranan masing-masing dalam menyampaikan informasi.
                          Alokasi Waktu    :    6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mampu mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi telekomunikasi
                          2.    Siswa memahami karateristik dasar  dan penggunakan teknologi telekomunikasi
                          3.    Siswa mengenal berbagai jenis komputer dan penggunaanya sebagai sebuah perangkat TIK
                          4.    Siswa mengenal Internet sebagai sebuah perangkat TIK

                          B.    Materi Pembelajaran
                          1.    Telegraf
                          2.    Telepon
                          3.    Faksmile
                          4.    Televisi
                          5.    Radio
                          6.    Telepon bergerak
                          7.    Komputer
                          8.    Internet

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok
                          Debat
                          Game

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan siapa yang pernah menggunakan peralatan TIK tertentu (mis. Siapa yang pernah menggunakan telegraf).
                          2)    Siapa yang tahu bagaimana sebuah peralatan TIK bekerja.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang peralatan TIK.
                          2)    Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok sesuai dengan jumlah peralatan TIK yang ada.
                          3)    Masing-masing siswa dalam kelompok diundi untuk mendapatkan satu buah peralatan TIK yang harus dipelajari.
                          4)    Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mendiskusikan peralatan TIK yang menjadi tanggung jawab mereka.
                          5)    Masing-masing kelompok diberi nilai 100.
                          6)    Secara berurutan setiap kelompok melempar pertanyaan seputar peralatan TIK tertentu ke kelompok tertentu.
                          7)    Jika pertanyaan tidak dapat dijawab, maka kelompok tersebut harus menyerahkan nilainya 10. Jika pertanyaan dapat dijawab, maka sipenanya harus menyerahkan nilainya 10.
                          8)    Kelompok dengan nilai nol atau minus tidak boleh lagi bertanya.
                          9)    Kelompok dengan nilai terbanyak adalah pemenang.
                          10)    Guru bertanggung jawab untuk menjawab jika ada pertanyaan yang tidak dapat dijawab.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
                          5)    Guru memberikan tugas
                          Setiap siswa harus membuat kliping dari media cetak seputar peralatan TIK yang terbaru, teknologi apa yang digunakan dan apa kelebihanya.

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru mengulangi peralalatan TIK yang sudah pernah ada.
                          2)    Guru bertanya, apa peralatan yang masih digunakan dan dikembangkan dan apa peralatan TIK yang tidak digunakan lagi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang peralatan-peralatan terbaru.
                          2)    Masing-masing siswa diminta menceritakan sebuah teknologi baru dari kliping yang sudah dibuat secara bergiliran. Point yang harus ditekankan adalah, kegunaan peralatan, teknologi baru yang digunakan, dan manfaat atau kelebihannya dari peralatan yang sudah ada.
                          3)    Guru memberi komentar terhadap peralatan TIK yang diceritakan oleh siswa.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang peralatan TIK.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          3.    Pertemuan Ketiga
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya apa peralatan TIK yang paling berjasa pada manusia.
                          2)    Guru bertanya apa peralatan TIK yang paling banyak digunakan saat ini.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang penggunaan TIK sehari-hari.
                          2)    Guru membagi siswa dalam dua kelompok.
                          3)    Masing-masing kelompok melakukan debat seputar topik berikut ini:
                          §    Peralatan TIK paling mudah digunakan
                          §    Peralatan TIK yang paling murah
                          §    Peralatan TIK yang paling banyak penggunanya. Mengapa?
                          §    Peralatan TIK yang mempunyai selang waktu paling lama digunakan?
                          4)    Guru mengambil kesimpulan

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas dan mengambil kesimpulan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing peserta didik merangkum hasil pembelajaran

                          E.    Sumber Belajar
                          1.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          1.    Teknik penilaian
                          a.    Tes tertulis
                          b.    Keaktifan saat diskusi dan debat
                          2.    Bentuk instrumen
                          a.    PG dan isian singkat
                          b.    Daftar penilaian diskusi/debat

                          Kompetensi Dasar  : 1.2 Mendeskripsikan sejarah perkembangan  teknologi informasi dan  komunikasi dari masa lalu sampai  sekarang
                          Indikator    :
                          1.    Menceritakan perkembangan teknologi komunikasi, telegraf, telepon, radio, televisi dan komputer.
                          2.    Memahami pengaruh kemajuan TIK terhadap cara manusia berkomunikasi
                          Alokasi Waktu    :    4 jam pelajaran (2 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mengetahui berbagai cara komunikasi pada jaman prasejarah
                          2.    Siswa memahami perkembangan sejarah telegraf, telepon, radio dan televisi.
                          3.    Siswa memahami perkembangan sejarah komputer dan hal-hal yang mempengaruhinya.

                          B.    Materi Pembelajaran
                          Sejarah teknologi komunikasi pada zaman permulaan, sejarah telegraf, telepon, radio, televisi dan komputer.

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya, siapakah penemu peralatan TIK tertentu.
                          2)    Guru bertanya siapakah orang paling  berjasa dalam dunia TIK.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang sejarah perkembangan TIK.
                          2)    Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok dan diundi untuk mendapatkan sebuah nama tokoh TIK.
                          3)    Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempelajari dan mendiskusikan tokoh mereka.
                          4)    Kelompok melakukan debat untuk mempertahankan tokohnya sebagai orang paling berjasa dalam dunia TIK.
                          5)    Guru mengarahkan debat.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi dan debat yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
                          5)    Guru memberikan tugas:
                          Masing-masing siswa menulis surat untuk tokoh TIK yang mereka kagumi.

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru mengumpulkan tugas-tugas yang sudah diberikan.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang sejarah perkembangan komputer.
                          2)    Guru membagi siswa dalam kelompok.
                          3)    Siswa dalam kelompok menganalisa perkembangan komputer dari generasi pertama sampai generasi keempat. Menambahkan apa saja kelebihan dari setiap generasi dari generasi sebelumnya. Dan bagaimana perkembangan penggunaanya.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang sejarah perkembangan komputer.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan tugas:
                          Mencari tulisan dan artikel seputar perkembangan komputer di media cetak.

                          E.    Sumber Belajar
                          1.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          1.    Teknik penilaian
                          a.    Tes tertulis
                          b.    Pengamatan kinerja
                          2.    Bentuk instrumen
                          a.    PG dan isian singkat
                          b.    Daftar penilaian keaktifan siswa

                          Kompetensi Dasar  :
                          1.3 Menjelaskan peranan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari
                          1.4 Mengidentifikasi berbagai keuntungan dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
                          1.5 Mengidentifikasi berbagai dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi

                          Indikator    :
                          1.    Menyebutkan contoh-contoh pemanfaatan TIK
                          2.    Menyebutkan keuntungan pemanfaatan TIK
                          3.    Menghargai hasil karya orang lain
                          4.    Memberi contoh hak cipta perangkat lunak
                          5.    Menerapkan tatacara menguntip/mengkopi hasil karya orang lain
                          6.    Menyebutkan berbagai contoh cybercrime
                          7.    Memahami bahaya penyebaran virus
                          8.    Memahami bahaya pornografi, perjudian dan penipuan sebagai dampak penggunaan TIK
                          Alokasi Waktu    :    6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mampu mengidentifikasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai bidang dan keuntungan penggunaannya
                          2.    Siswa mampu mengidentifikasi dampak buruk dari teknologi informasi dan komunikasi dan bagaimana menghindarinya

                          B.    Materi Pembelajaran
                          1.    Berbagai pemanfaatan TIK
                          2.    Dampak negatif penggunaan TIK

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok
                          Debat

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya, apakah siswa pernah melakukan transaksi di Internet.
                          2)    Apakah siswa pernah memanfaatkan Internet sebagai sarana belajar.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang pemanfaatan TIK dalam kehidupan sehari-hari.
                          2)    Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok kooperatif
                          3)    Secara berkelompok peserta didik melakukan diskusi dengan topik-topik berikut:
                          §    Contoh-contoh pemanfaatan TIK dalam kehidupan sehari-hari.
                          §    Apa saja keuntungan yang diperoleh dari pemanfaatan TIK tersebut.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
                          5)    Guru memberikan tugas:
                          Siswa diminta mencari artikel atau berita dari media cetak, bagaimana sebuah perusahaan atau organisasi memanfaatkan TIK dalam kegiatan bisnis mereka.

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan kembali apa manfaat TIK dalam kehidupan sehari-hari.
                          2)    Siswa diminta mengumpulkan tugas yang diberikan.
                          3)    Guru membahas tugas yang dikumpulkan.
                          4)    Guru menceritakan kejadian buruk sehubungan dengan dampak negatif dari TIK.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab bagaimana dampak buruk dari penggunaan TIK.
                          2)    Guru membagi siswa dalam kelompok.
                          3)    Masing-masing kelompok melakukan brainstorming bagaimana menghentikan dan menghindari penipuan mengunakan ATM dan SMS yang marak terjadi dalam masyarakat.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang menghentikan penipuan melalui ATM dan SMS.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan tugas:
                          Mencari berita dan artikel seputar penipuan dengan memanfaatkan peralatan TIK.

                          3.    Pertemuan Ketiga
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya apa dampak negatif penggunaan TIK.
                          2)    Selain penipuan, apa dampak negatif lain dari penggunaan TIK.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru mengumpulkan tugas siswa.
                          2)    Guru membahas tugas-tugas.
                          3)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang dampak buruk lain selain penipuan.
                          4)    Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok.
                          5)    Masing-masing kelompok melakukan brainstorming bagaimana menghentikan dan menghindari virus/pornografi/perjuadian di Internet. Masing-masing kelompok hanya mendapatkan satu topik.
                          6)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberikan kesimpulan seputar diskusi yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing peserta didik merangkum hasil praktikum

                          E.    Sumber Belajar
                          2.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          3.    Teknik penilaian
                          c.    Tes tertulis
                          d.    Pengamatan kinerja
                          4.    Bentuk instrumen
                          c.    PG dan isian singkat
                          d.    Daftar penilaian keaktifan siswa

                          Standar Kompetensi    : 2. Mengenal operasi dasar peralatan komputer

                          Kompetensi Dasar  :     2.1 Mengaktifkan komputer sesuai prosedur
                          2.2 Mematikan komputer sesuai prosedur
                          2.3 Melakukan operasi dasar pada operating system dengan sistematis
                          Indikator    :
                          1)    Menunjukkan bagianbagian perangkat Teknologi Informasi dan Komunikas yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja
                          2)    Menghidupkan komputer sesuai prosedur
                          3)    Memperagakan posisi tubuh dan komputer sesuai K3
                          4)    Mendemonstrasikan prosedur Pengoperasian perangkat Teknologi Informasi dan Komunikas
                          5)    Mendemonstrasikan cara mematikan komputer sesuai prosedur
                          6)    Menggunakan sistem operasi (misalnya WindowsTM)
                          7)    Menjalankan satu atau lebih program aplikasi

                          Alokasi Waktu    :    16 jam pelajaran (8 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mengetahui pentingnya memperhatikan aspek K3 saat bekerja dengan komputer.
                          2.    Siswa mampu menerapkan prinsip-prinsip K3 saat bekrja dengan komputer.
                          3.    Siswa mampu menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
                          4.    Siswa mampu menghidupkan komputer dengan prosedur yang benar.
                          5.    Siswa mampu mematikan komputer sesuai dengan prosedur.
                          6.    Siswa mengerti apa yang dimaksud dengan sistem operasi.
                          7.    Siswa mengetahui fungsi dari sebuah sistem operasi.
                          8.    Siswa mengenal berbagai sistem operasi yang ada saat ini dan mengetahui kelebihan dan kelemahannya.
                          9.    Siswa mampu melakukan berbagai pengaturan di desktop windows.

                          B.    Materi Pembelajaran
                          1.    Kesehatan dan Keselamatan kerja
                          2.    Menghubungkan, menghidupkan dan mematikan komputer
                          3.    Sistem operasi
                          4.    Mengatur desktop Windows
                          5.    Menggunakan keyboard

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok
                          Praktikum

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya apa yang dimaksud dengan K3.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang K3.
                          2)    Guru membagi kelompok siswa.
                          3)    Masing-masing kelompok berdiskusi tentang topik berikut:
                          §    Apa yang dimaksud dengan K3.
                          §    Bagaimana posisi yang benar dari K3.
                          §    Memperagakan posisi yang sesuai dengan K3.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan mendemostrasikan posisi yang sesuai dengan K3
                          5)    Guru mengomentari hasil presentasi.
                          6)    Guru mendemostrasikan posisi komputer dan tubuh sesuai dengan K3.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menunjukkan perangkat-perangkat komputer dan bertanya apa fungsi masing-masing perangkat.
                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
                          2)    Guru mendemonstrasikan bagaimana cara menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
                          3)    Guru mendemostrasikan cara menghidupkan dan mematikan komputer.
                          4)    Siswa melakukan praktikum Modul 1.
                          5)    Siswa membagikan pengalaman praktikum.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan praktikum yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          3.    Pertemuan Ketiga
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan apakah ada siswa yang sudah pernah mengetik menggunakan mesin ketik atau komputer.
                          2)    Guru bertanya bagaimana cara meletakkan jari di tombol keyboard.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik tentang mengetik
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 2.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          4.    Pertemuan Keempat
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 3.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          5.    Pertemuan Kelima
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 4.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          6.    Pertemuan Keenam
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 5.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          7.    Pertemuan Ketujuh
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 6.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          8.    Pertemuan Kedelapan
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Menanyakan mengapa tampilan desktop di komputer berbeda-beda.
                          2)    Bagaimana cara mengatur tampilan desktop sesuai dengan keingnan kita.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang pengaturan desktop komputer.
                          2)    Guru melakukan demostrasi mengatur desktop komputer.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 7.
                          4)    Siswa membagikan pengalaman praktikum.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          E.    Sumber Belajar
                          2.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          1.    Teknik penilaian
                          a.    Tes tertulis
                          b.    Pengamatan kinerja diskusi
                          c.    Kinerja saat praktikum.
                          2.    Bentuk instrumen
                          a.    PG dan isian singkat
                          b.    Daftar penilaian saat diskusi

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

                          Sekolah    :    SMP  [Nama Sekolah]
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi dan Komunikasi
                          Kelas / Semester    :    VII / 1

                          Standar Kompetensi    : 1. Memahami penggunaan  teknologi informasi dan komunikasi, dan prospeknya di masa mendatang

                          Kompetensi Dasar  : 1.1 Mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi informasi dan komunikasi.
                          Indikator    :    Memahami penggunaan telegraf, telepon, faksmile, televisi, radio, telepon bergerak, komputer dan Internet, dan peranan masing-masing dalam menyampaikan informasi.
                          Alokasi Waktu    :    6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mampu mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi telekomunikasi
                          2.    Siswa memahami karateristik dasar  dan penggunakan teknologi telekomunikasi
                          3.    Siswa mengenal berbagai jenis komputer dan penggunaanya sebagai sebuah perangkat TIK
                          4.    Siswa mengenal Internet sebagai sebuah perangkat TIK

                          B.    Materi Pembelajaran
                          1.    Telegraf
                          2.    Telepon
                          3.    Faksmile
                          4.    Televisi
                          5.    Radio
                          6.    Telepon bergerak
                          7.    Komputer
                          8.    Internet

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok
                          Debat
                          Game

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan siapa yang pernah menggunakan peralatan TIK tertentu (mis. Siapa yang pernah menggunakan telegraf).
                          2)    Siapa yang tahu bagaimana sebuah peralatan TIK bekerja.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang peralatan TIK.
                          2)    Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok sesuai dengan jumlah peralatan TIK yang ada.
                          3)    Masing-masing siswa dalam kelompok diundi untuk mendapatkan satu buah peralatan TIK yang harus dipelajari.
                          4)    Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mendiskusikan peralatan TIK yang menjadi tanggung jawab mereka.
                          5)    Masing-masing kelompok diberi nilai 100.
                          6)    Secara berurutan setiap kelompok melempar pertanyaan seputar peralatan TIK tertentu ke kelompok tertentu.
                          7)    Jika pertanyaan tidak dapat dijawab, maka kelompok tersebut harus menyerahkan nilainya 10. Jika pertanyaan dapat dijawab, maka sipenanya harus menyerahkan nilainya 10.
                          8)    Kelompok dengan nilai nol atau minus tidak boleh lagi bertanya.
                          9)    Kelompok dengan nilai terbanyak adalah pemenang.
                          10)    Guru bertanggung jawab untuk menjawab jika ada pertanyaan yang tidak dapat dijawab.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
                          5)    Guru memberikan tugas
                          Setiap siswa harus membuat kliping dari media cetak seputar peralatan TIK yang terbaru, teknologi apa yang digunakan dan apa kelebihanya.

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru mengulangi peralalatan TIK yang sudah pernah ada.
                          2)    Guru bertanya, apa peralatan yang masih digunakan dan dikembangkan dan apa peralatan TIK yang tidak digunakan lagi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang peralatan-peralatan terbaru.
                          2)    Masing-masing siswa diminta menceritakan sebuah teknologi baru dari kliping yang sudah dibuat secara bergiliran. Point yang harus ditekankan adalah, kegunaan peralatan, teknologi baru yang digunakan, dan manfaat atau kelebihannya dari peralatan yang sudah ada.
                          3)    Guru memberi komentar terhadap peralatan TIK yang diceritakan oleh siswa.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang peralatan TIK.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          3.    Pertemuan Ketiga
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya apa peralatan TIK yang paling berjasa pada manusia.
                          2)    Guru bertanya apa peralatan TIK yang paling banyak digunakan saat ini.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang penggunaan TIK sehari-hari.
                          2)    Guru membagi siswa dalam dua kelompok.
                          3)    Masing-masing kelompok melakukan debat seputar topik berikut ini:
                          §    Peralatan TIK paling mudah digunakan
                          §    Peralatan TIK yang paling murah
                          §    Peralatan TIK yang paling banyak penggunanya. Mengapa?
                          §    Peralatan TIK yang mempunyai selang waktu paling lama digunakan?
                          4)    Guru mengambil kesimpulan

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas dan mengambil kesimpulan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing peserta didik merangkum hasil pembelajaran

                          E.    Sumber Belajar
                          1.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          1.    Teknik penilaian
                          a.    Tes tertulis
                          b.    Keaktifan saat diskusi dan debat
                          2.    Bentuk instrumen
                          a.    PG dan isian singkat
                          b.    Daftar penilaian diskusi/debat

                          Kompetensi Dasar  : 1.2 Mendeskripsikan sejarah perkembangan  teknologi informasi dan  komunikasi dari masa lalu sampai  sekarang
                          Indikator    :
                          1.    Menceritakan perkembangan teknologi komunikasi, telegraf, telepon, radio, televisi dan komputer.
                          2.    Memahami pengaruh kemajuan TIK terhadap cara manusia berkomunikasi
                          Alokasi Waktu    :    4 jam pelajaran (2 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mengetahui berbagai cara komunikasi pada jaman prasejarah
                          2.    Siswa memahami perkembangan sejarah telegraf, telepon, radio dan televisi.
                          3.    Siswa memahami perkembangan sejarah komputer dan hal-hal yang mempengaruhinya.

                          B.    Materi Pembelajaran
                          Sejarah teknologi komunikasi pada zaman permulaan, sejarah telegraf, telepon, radio, televisi dan komputer.

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya, siapakah penemu peralatan TIK tertentu.
                          2)    Guru bertanya siapakah orang paling  berjasa dalam dunia TIK.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang sejarah perkembangan TIK.
                          2)    Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok dan diundi untuk mendapatkan sebuah nama tokoh TIK.
                          3)    Masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempelajari dan mendiskusikan tokoh mereka.
                          4)    Kelompok melakukan debat untuk mempertahankan tokohnya sebagai orang paling berjasa dalam dunia TIK.
                          5)    Guru mengarahkan debat.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi dan debat yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
                          5)    Guru memberikan tugas:
                          Masing-masing siswa menulis surat untuk tokoh TIK yang mereka kagumi.

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru mengumpulkan tugas-tugas yang sudah diberikan.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang sejarah perkembangan komputer.
                          2)    Guru membagi siswa dalam kelompok.
                          3)    Siswa dalam kelompok menganalisa perkembangan komputer dari generasi pertama sampai generasi keempat. Menambahkan apa saja kelebihan dari setiap generasi dari generasi sebelumnya. Dan bagaimana perkembangan penggunaanya.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan pekerjaannya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang sejarah perkembangan komputer.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan tugas:
                          Mencari tulisan dan artikel seputar perkembangan komputer di media cetak.

                          E.    Sumber Belajar
                          1.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          1.    Teknik penilaian
                          a.    Tes tertulis
                          b.    Pengamatan kinerja
                          2.    Bentuk instrumen
                          a.    PG dan isian singkat
                          b.    Daftar penilaian keaktifan siswa

                          Kompetensi Dasar  :
                          1.3 Menjelaskan peranan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari
                          1.4 Mengidentifikasi berbagai keuntungan dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi
                          1.5 Mengidentifikasi berbagai dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi

                          Indikator    :
                          1.    Menyebutkan contoh-contoh pemanfaatan TIK
                          2.    Menyebutkan keuntungan pemanfaatan TIK
                          3.    Menghargai hasil karya orang lain
                          4.    Memberi contoh hak cipta perangkat lunak
                          5.    Menerapkan tatacara menguntip/mengkopi hasil karya orang lain
                          6.    Menyebutkan berbagai contoh cybercrime
                          7.    Memahami bahaya penyebaran virus
                          8.    Memahami bahaya pornografi, perjudian dan penipuan sebagai dampak penggunaan TIK
                          Alokasi Waktu    :    6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mampu mengidentifikasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai bidang dan keuntungan penggunaannya
                          2.    Siswa mampu mengidentifikasi dampak buruk dari teknologi informasi dan komunikasi dan bagaimana menghindarinya

                          B.    Materi Pembelajaran
                          1.    Berbagai pemanfaatan TIK
                          2.    Dampak negatif penggunaan TIK

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok
                          Debat

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya, apakah siswa pernah melakukan transaksi di Internet.
                          2)    Apakah siswa pernah memanfaatkan Internet sebagai sarana belajar.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang pemanfaatan TIK dalam kehidupan sehari-hari.
                          2)    Guru mengorganisasikan peserta didik dalam kelompok-kelompok kooperatif
                          3)    Secara berkelompok peserta didik melakukan diskusi dengan topik-topik berikut:
                          §    Contoh-contoh pemanfaatan TIK dalam kehidupan sehari-hari.
                          §    Apa saja keuntungan yang diperoleh dari pemanfaatan TIK tersebut.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan penghargaan pada kelompok terbaik
                          5)    Guru memberikan tugas:
                          Siswa diminta mencari artikel atau berita dari media cetak, bagaimana sebuah perusahaan atau organisasi memanfaatkan TIK dalam kegiatan bisnis mereka.

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan kembali apa manfaat TIK dalam kehidupan sehari-hari.
                          2)    Siswa diminta mengumpulkan tugas yang diberikan.
                          3)    Guru membahas tugas yang dikumpulkan.
                          4)    Guru menceritakan kejadian buruk sehubungan dengan dampak negatif dari TIK.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab bagaimana dampak buruk dari penggunaan TIK.
                          2)    Guru membagi siswa dalam kelompok.
                          3)    Masing-masing kelompok melakukan brainstorming bagaimana menghentikan dan menghindari penipuan mengunakan ATM dan SMS yang marak terjadi dalam masyarakat.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang menghentikan penipuan melalui ATM dan SMS.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran
                          4)    Guru memberikan tugas:
                          Mencari berita dan artikel seputar penipuan dengan memanfaatkan peralatan TIK.

                          3.    Pertemuan Ketiga
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya apa dampak negatif penggunaan TIK.
                          2)    Selain penipuan, apa dampak negatif lain dari penggunaan TIK.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru mengumpulkan tugas siswa.
                          2)    Guru membahas tugas-tugas.
                          3)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang dampak buruk lain selain penipuan.
                          4)    Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok.
                          5)    Masing-masing kelompok melakukan brainstorming bagaimana menghentikan dan menghindari virus/pornografi/perjuadian di Internet. Masing-masing kelompok hanya mendapatkan satu topik.
                          6)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kelompoknya.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberikan kesimpulan seputar diskusi yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing peserta didik merangkum hasil praktikum

                          E.    Sumber Belajar
                          2.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          3.    Teknik penilaian
                          c.    Tes tertulis
                          d.    Pengamatan kinerja
                          4.    Bentuk instrumen
                          c.    PG dan isian singkat
                          d.    Daftar penilaian keaktifan siswa

                          Standar Kompetensi    : 2. Mengenal operasi dasar peralatan komputer

                          Kompetensi Dasar  :     2.1 Mengaktifkan komputer sesuai prosedur
                          2.2 Mematikan komputer sesuai prosedur
                          2.3 Melakukan operasi dasar pada operating system dengan sistematis
                          Indikator    :
                          1)    Menunjukkan bagianbagian perangkat Teknologi Informasi dan Komunikas yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja
                          2)    Menghidupkan komputer sesuai prosedur
                          3)    Memperagakan posisi tubuh dan komputer sesuai K3
                          4)    Mendemonstrasikan prosedur Pengoperasian perangkat Teknologi Informasi dan Komunikas
                          5)    Mendemonstrasikan cara mematikan komputer sesuai prosedur
                          6)    Menggunakan sistem operasi (misalnya WindowsTM)
                          7)    Menjalankan satu atau lebih program aplikasi

                          Alokasi Waktu    :    16 jam pelajaran (8 x pertemuan)

                          A.    Tujuan Pembelajaran
                          1.    Siswa mengetahui pentingnya memperhatikan aspek K3 saat bekerja dengan komputer.
                          2.    Siswa mampu menerapkan prinsip-prinsip K3 saat bekrja dengan komputer.
                          3.    Siswa mampu menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
                          4.    Siswa mampu menghidupkan komputer dengan prosedur yang benar.
                          5.    Siswa mampu mematikan komputer sesuai dengan prosedur.
                          6.    Siswa mengerti apa yang dimaksud dengan sistem operasi.
                          7.    Siswa mengetahui fungsi dari sebuah sistem operasi.
                          8.    Siswa mengenal berbagai sistem operasi yang ada saat ini dan mengetahui kelebihan dan kelemahannya.
                          9.    Siswa mampu melakukan berbagai pengaturan di desktop windows.

                          B.    Materi Pembelajaran
                          1.    Kesehatan dan Keselamatan kerja
                          2.    Menghubungkan, menghidupkan dan mematikan komputer
                          3.    Sistem operasi
                          4.    Mengatur desktop Windows
                          5.    Menggunakan keyboard

                          C.    Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Diskusi Kelompok
                          Praktikum

                          D.    Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya apa yang dimaksud dengan K3.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang K3.
                          2)    Guru membagi kelompok siswa.
                          3)    Masing-masing kelompok berdiskusi tentang topik berikut:
                          §    Apa yang dimaksud dengan K3.
                          §    Bagaimana posisi yang benar dari K3.
                          §    Memperagakan posisi yang sesuai dengan K3.
                          4)    Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan mendemostrasikan posisi yang sesuai dengan K3
                          5)    Guru mengomentari hasil presentasi.
                          6)    Guru mendemostrasikan posisi komputer dan tubuh sesuai dengan K3.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan diskusi yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          2.    Pertemuan Kedua
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menunjukkan perangkat-perangkat komputer dan bertanya apa fungsi masing-masing perangkat.
                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
                          2)    Guru mendemonstrasikan bagaimana cara menghubungkan perangkat-perangkat komputer.
                          3)    Guru mendemostrasikan cara menghidupkan dan mematikan komputer.
                          4)    Siswa melakukan praktikum Modul 1.
                          5)    Siswa membagikan pengalaman praktikum.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk keseluruhan praktikum yang sudah dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          3.    Pertemuan Ketiga
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan apakah ada siswa yang sudah pernah mengetik menggunakan mesin ketik atau komputer.
                          2)    Guru bertanya bagaimana cara meletakkan jari di tombol keyboard.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik tentang mengetik
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 2.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          4.    Pertemuan Keempat
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 3.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          5.    Pertemuan Kelima
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 4.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          6.    Pertemuan Keenam
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 5.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja siswa

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          7.    Pertemuan Ketujuh
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menanyakan pengalaman siswa melakukan praktikum minggu yang lalu.
                          2)    Guru mengomentari cara siswa bekerja pada minggu yang lalu. Hal-hal yang tidak perlu diulangi.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali kemajuan peserta didik tentang mengetik.
                          2)    Guru mendemostrasikan cara mengetik.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 6.
                          4)    Guru memberikan kesempatan siswa untuk membagikan pengalaman praktikum.
                          5)    Guru memberi komentar praktikum yang sudah dilakukan siswa.
                          6)    Guru memeriksa hasil kerja

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          8.    Pertemuan Kedelapan
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Menanyakan mengapa tampilan desktop di komputer berbeda-beda.
                          2)    Bagaimana cara mengatur tampilan desktop sesuai dengan keingnan kita.

                          b.    Kegiatan Inti
                          1)    Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengalaman dan pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang pengaturan desktop komputer.
                          2)    Guru melakukan demostrasi mengatur desktop komputer.
                          3)    Siswa melakukan praktikum Modul 7.
                          4)    Siswa membagikan pengalaman praktikum.

                          c.    Kegiatan penutup
                          1)    Guru memberi kesimpulan dari praktikum yang dilakukan.
                          2)    Guru memberikan pengembangan konsep
                          3)    Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.

                          E.    Sumber Belajar
                          2.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 1 untuk Kelas VII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          F.    Penilaian Hasil Belajar
                          1.    Teknik penilaian
                          a.    Tes tertulis
                          b.    Pengamatan kinerja diskusi
                          c.    Kinerja saat praktikum.
                          2.    Bentuk instrumen
                          a.    PG dan isian singkat
                          b.    Daftar penilaian saat diskusi

                          RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

                          Sekolah    :    SMP  [Nama Sekolah]
                          Mata Pelajaran    :    Teknologi Informasi dan Komunikasi
                          Kelas / Semester    :    VIII / 2

                          Standar Kompetensi    : 2. Menggunakan perangkat lunak pengolah angka untuk menyajikan informasi

                          Kompetensi Dasar  :     2.1 Mengidentifikasi menu dan ikon pada perangkat lunak pengolah angka
                          2.2 Menjelaskan fungsi menu dan ikon pada program pengolah angka

                          Indikator    :
                          Mampu mengidentifikasi bagian-bagian jendela Excel
                          Mampu mengindentifikasi menu dan toolbar
                          Mampu mengatur tampilan jendela Excel
                          Mampu menjelaskan fungsi bagian-bagian jendela Excel
                          Menjelaskan fungsi menu dan ikon
                          Alokasi Waktu    :    4 jam pelajaran (2 x pertemuan)

                          Tujuan Pembelajaran
                          Siswa mampu mengidentifikasi bagian-bagian Excel dan menjelaskan fungsi masing-masing bagian.
                          Siswa mampu mengatur tampilan jendela Excel.
                          Siswa mampu menggunakan menu dan toolbar untuk menjalankan sebuah perintah.

                          Materi Pembelajaran
                          Jendela Excel
                          Menu
                          Toolbar
                          Mengatur tampilan

                          Metode Pembelajaran
                          1.    Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          2.    Metode    :    Demostrasi
                          Game

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          1.    Pertemuan Pertama
                          a.    Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru menunjukkan beberapa perhitungan yang akan rumit dan meminta siswa untuk menghitungnya.
                          2)    Guru mendemonstasikan perhitungan dengan menggunakan pengolah angka dan menunjukkan betapa mudah perhitungan tersebut dilakukan.

                          b.    Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal dan pengalaman peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang penggunaan pengolah angka.
                          Guru menunjukkan bagian-bagian jendela Excel.
                          Guru menunjukkan fungsi masing-masing bagian jendela Excel dengan cara mendemonstrasikannya.
                          Guru menunjukkan cara menjalankan perintah dengan cara mendemonstrasikannya.
                          Guru menunjukkan beberapa contoh perhitungan yang dilakukan di Excel.
                          Guru mendemonstrasikan beberapa pengaturan di jendela Excel dan efek dari pengaturan tersebut.
                          Guru memberi kesempatan siswa untuk mengenali jendela Excel dan mengulangi apa yang sudah didemonstrasikan.

                          c.    Kegiatan penutup
                          Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan.
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          2.    Pertemuan Kedua
                          Kegiatan Pendahuluan
                          1)    Guru bertanya kepada siswa, apa saja bagian-bagian jendela Excel yang mereka ingat.
                          2)    Guru bertanya apa saja fungsi dari bagian-bagian tersebut.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui tanya jawab tentang fungsi dari bagian-bagian jendela Excel.
                          Guru membagi siswa dalam kelompok.
                          Masing-masing kelompok diberi gambar jendela Excel (File 202).
                          Masing-masing kelompok diberi waktu untuk menentukan nama tiap-tiap bagian dan fungsinya.
                          Setiap kelompok diberi nilai 100.
                          Setiap kelompok disuruh menunjukkan sebuah bagian Excel atau perintah di Excel, maka kelompok lain yang ditunjuk harus menentukan nama dan fungsi dari bagian jendela atau perintah yang ditunjuk.
                          Bila kelompok yang ditunjuk dapat menjawab, maka penanya harus membayar dengan nilai 10 demikian sebaliknya.
                          Kelompok dengan nilai terbanyak adalah pemenang.

                          Kegiatan penutup
                          Guru bersama peserta didik melakukan diskusi kelas untuk menarik kesimpulan tentang diskusi dan permainan yang dilakukan.
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran.
                          Guru memberi penghargaan kepada kelompok terbaik.

                          Sumber Belajar
                          1.    Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 2 untuk Kelas VIII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          Penilaian Hasil Belajar
                          Teknik penilaian
                          b.    Tes tertulis
                          c.    Keaktifan saat diskusi/game
                          Bentuk instrumen
                          PG dan isian singkat
                          Daftar penilaian diskusi/debat

                          Kompetensi Dasar  : 2.3 Menggunakan menu dan ikon  pokok pada perangkat lunak pengolah angka

                          Indikator    :
                          Mampu membuat buku kerja baru
                          Mampu memasukkan data ke lembaran kerja
                          Mampu menyimpan buku kerja
                          Mampu mengatur penyimpanan otomatis

                          Alokasi Waktu    :    6 jam pelajaran (3 x pertemuan)

                          Tujuan Pembelajaran
                          Siswa mampu membuat buku kerja baru
                          Siswa mampu memasukkan data ke lembaran kerja
                          Siswa mampu menyimpan buku kerja di folder dan ruang penyimpanan tertentu.
                          Siswa mampu mengatur penyimpanan otomatis.

                          Materi Pembelajaran
                          Membuat buku kerja
                          Memasukkan data
                          Mengelola buku kerja

                          Metode Pembelajaran
                          Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          Metode    :    Demonstrasi
                          Praktikum

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan Pertama
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan beberapa dokumen dengan berbagai tipe data-data didalamnya.
                          Guru kemudian bertanya bagaimana cara memasukan data-data tersebut secara cepat.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang cara membuat dokumen dan memasukkan data ke lembaran kerja.
                          Guru kemudian mendemostrasikan cara membuat buku kerja baru.
                          Guru kemudian mendemonstrasikan bagaimana cara memasukkan data dengan cara yang efektif dan cepat, dilakukan untuk berbagai tipe data.
                          Guru mendemostrasikan cara mengatur perpindahan sel.
                          Guru mendemostrasikan cara mengelola buku kerja.
                          Guru mendemostrasikan cara mengatur penyiimpanan otomatis.
                          Guru memberi kesempatan siswa untuk mencoba apa yang suda didemostrasikan

                          Kegiatan penutup
                          Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan untuk demostrasi yang sudah dilakukan.
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran.

                          Pertemuan Kedua
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang membuat buku kerja baru dan memasukkan data-data.
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 7.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Pertemuan Ketiga
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang membuat buku kerja baru dan memasukkan data-data.
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 8.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Sumber Belajar
                          Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 2 untuk Kelas VIII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          Penilaian Hasil Belajar
                          Teknik penilaian
                          Tes tertulis
                          Pengamatan kinerja
                          Hasil Praktikum
                          Bentuk instrumen
                          PG dan isian singkat
                          Daftar penilaian keaktifan siswa

                          Kompetensi Dasar  : 2.4 Membuat dokumen pengolah angka sederhana

                          Indikator    :
                          Mampu membuka buku kerja
                          Mampu mengedit data di lembaran kerja
                          Mampu memformat data di lembaran kerja
                          Mampu melakukan pemformatan kolom dan baris
                          Mampu menggunakan rumus dan fungsi
                          Mampu mengurutkan data
                          Mampu menyaring data
                          Mampu menambahkan dan memformat grafik di lembaran kerja

                          Alokasi Waktu    :    20 jam pelajaran (10 x pertemuan)

                          Tujuan Pembelajaran
                          Siswa mampu membuka dan mengedit buku kerja
                          Siswa mampu memformat data di lembaran kerja
                          Siswa mampu memformat lembaran kerja
                          Siswa mampu menggunakan rumus dan fungsi
                          Siswa mampu mengurutkan dan menyaring data
                          Siswa mampu menambahkan dan memformat grafik

                          Materi Pembelajaran
                          Membuka buku kerja
                          Mengedit buku kerja
                          Memformat data
                          Memformat lembaran kerja
                          Menggunakan rumus
                          Menggunakan Fungsi
                          Mengurutkan data
                          Menyaring data
                          Menambakan grafik
                          Memformat grafik

                          Metode Pembelajaran
                          Model Pembelajaran    :    Pembelajaran Langsung (D.J.)
                          Pembelajaran Kooperatif (C.L.)
                          Metode    :    Demontrasi
                          Praktikum

                          Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
                          Pertemuan Pertama
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru bertanya, bagaimana jika data-data yang sudah disiimpan ternyata salah dan ingin diperbaiki. Bagaimana jika data ingin ditambah.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang pengeditan data dan lembaran kerja Excel.
                          Guru mendemostrasikan cara membuka buku kerja yang pernah disimpan.
                          Guru mendemostrasikan bagaimana cara memilih sel, satu kolom, satu baris dan keseluruhan lembaran kerja.
                          Guru mendemostrasikan cara mengcopy dan memindahkan data.
                          Guru mendemostrasikan cara mengedit data.
                          Guru mendemostrasikan cra memformat data sesuai dengan tipe datanya.
                          Guru mendemostrasikan cara mengatur sel.
                          Guru mendemostrasikan cara mengatur tanda desimal.
                          Guru mendemostrasikan cara mengatur format baris dan kolom
                          Guru mendemostasikan cara menyisipkan sel.
                          Guru mendemostrasikan cara menambah, menyisipkan dan menghapus baris dan kolom.
                          Guru mendemostrasikan cara menambah, mengapus dan mengganti nama lembaran kerja.
                          Siswa diberi kesempatan untuk mencoba apa yang sudah didemostrasikan.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          Pertemuan Kedua
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang perintah-perintah Excel yang pernah didemostrasikan khususnya pengeditan data dan lembaran kerja
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 9.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Pertemuan Ketiga
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru bertanya, bagaimana melakukan perhitungan di Excel untuk persoalan-persoalan yang sulit.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang perhitungan dan fungsi Excel
                          Guru menunjukkan berbagai operator Excel dengan cara mendemostrasikan penggunaannya.
                          Guru menjelaskan apa yang disebut alamat sel dan acuan.
                          Guru mendemostrasikan penggunaan acuan mutlak, relatif dan campuran.
                          Guru mendemostrasikan cara membuat rumus
                          Guru mendemostrasikan cara mengcopykan rumus.
                          Guru mendemostrasikan cara menambahkan fungsi
                          Guru mendemostrasikan penggunaan berbagai fungsi Excel

                          Kegiatan penutup
                          Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          Pertemuan Keempat
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang perintah-perintah Excel yang pernah didemostrasikan khususnya menggunakan rumus di lembaran kerja
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 10.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Pertemuan Kelima
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang perintah-perintah Excel yang pernah didemostrasikan khususnya penggunaan fungsi dalam perhitungan.
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 11.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Pertemuan Keenam
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru bertanya, bagaimana cara agar data-data lebih mudah dibaca dan lebih memberikan informasi yang berguna.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang pengelolaan data.
                          Guru mendemostrasikan berbagai bentuk pengurutan
                          Guru mendemostrasikan berbagai bentuk penyaringan.
                          Guru mendemostrasikan penggunaan berbagai fungsi Excel
                          Siswa mencoba apa yang sudah didemostrasikan.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          Pertemuan Ketujuh
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang perintah-perintah Excel yang pernah didemostrasikan khususnya pengelolaan data.
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 12.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Pertemuan Kedelapan
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru bertanya, bagaimana melakukan perhitungan di Excel untuk persoalan-persoalan yang sulit.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan awal peserta didik melalui pertanyaan atau tanya jawab tentang grafik di lembaran kerja Excel.
                          Guru menunjukkan berbagai bentuk grafik Excel.
                          Guru menunjukkan berbagai bentuk pengaturan data di lembaran kerja Excel untuk membuat grafik.
                          Guru menunjukkan cara menambahkan grafik ke lembaran kerja Excel.
                          Siswa diberi kesempatan untuk mencoba apa yang sudah didemostrasikan.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memandu untuk pengambilan kesimpulan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa membuat rangkuman hasil pembelajaran

                          Pertemuan Kesembilan
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang perintah-perintah Excel yang pernah didemostrasikan khususnya menambahkan grafik ke lembaran kerja.
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 13.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Pertemuan Kesepuluh
                          Kegiatan Pendahuluan
                          Guru menunjukkan sebuah dokumen yang akan dikerjakan dalam praktikum.

                          Kegiatan Inti
                          Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai sambil menggali pengetahuan peserta didik melalui tanya jawab tentang perintah-perintah Excel yang pernah didemostrasikan khususnya yang digunakan untuk memformat grafik.
                          Guru menjelaskan praktikum.
                          Siswa melakukan praktikum Modul 14.
                          Siswa membagikan pengalaman praktikum.
                          Guru mengomentari kinerja dan hasil praktikum siswa.

                          Kegiatan penutup
                          Guru memberikan kesimpulan praktikum yang sudah dilakukan
                          Guru memberikan pengembangan konsep
                          Guru membimbing siswa untuk merangkum hasil pembelajaran

                          Sumber Belajar
                          Buku Teknologi Informasi dan Komunikasi jilid 2 untuk Kelas VIII, Henry Pandia, Penerbit Erlangga, Jakarta 2007.

                          Penilaian Hasil Belajar
                          Teknik penilaian
                          Tes tertulis
                          Pengamatan kinerja
                          Hasil Praktikum
                          Bentuk instrumen
                          PG dan isian singkat
                          Daftar penilaian keaktifan siswa