Resensi Buku Manajemen Investasi Syariah

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mandiri

Mata Kuliah : Manajemen Investasi Syariah

Dosen : Abdul Aziz, M.Ag.

 

 

Disusun Oleh :

Akmad Jaiz Qurtubi

(58320114)

 

 

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)

SYEKH NURJATI CIREBON

2011

 

 

 

Kata Pengantar

 

 

Dengan puji syukur kehadirat Allah swt yang telah memberikan rizki dan karunia-Nya kepada kita sehingga saya dapat menulis  resensi dari buku “Manajemen Investasi Syariah” Adapun penulisan resensi ini untuk menyelesaikan salah satu tugas Manajemen Investasi. Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah banyak membantu dalam penyelesaian tugas resensi ini, terutama dari penulis sendiri yaitu : abdul aziz M.Ag yang dapat meluangkan segenap pikirannya dalam menghasilkan karya yang sangat luar biasa.

 

Kami menyadari sepenuhnya bahwa resensi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati kami mohon perkenaan para pembaca untuk memberikan kritik dan saran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pendahuluan

 

Sejak bank muamalah indonesia pertama kali beroprasi pada tahun 1992 meskipun belum di dukung dengan perundang-undangan, tetapi memberikan suasana baru bahwa ekonomi yang berasaskan Al-quran dan Hadits akan di terima. Pada tahun 1997 perundang-undangan perbankkan mulai menyinggung tentang bagi hasil yang beroprasi menurut syariah muncul. Melalui perjuangan majlis ulama indonesia  dan masyarakat akhirnya pada tahun 2004 perundang-undangan mulai menemui titik terang. Di bidang pendidikan, tuntutan akan pentingnya ekonomi islam dengan di bukanya Program Study Ekonomi Islam bermunculan di lembaga perguruan tinggi, baik tingkat sarjana maupun pasca sarjana.sosialisasi dan pembumian ekonomi islam di tanah air dengan perangkat sistemnya akhirnya mendapatkan temapat. Pemerintah tidak lagi memandang bank Islam hanya sebelah mata, peraturan tentang bank islam pun di buat. Melalui Departemen Agama Republik Indonesia program study ekonomi Islam dan perbankkan Islam di sejajarkan dengan prodi-prodi lain. Artinya telah mendapatkan posisi dan tempat. Bahkan mahasiswa yang mengambil program ini tidak sedikit dari segi kelembagaan baik perbankkan maupun perangsuransian banyak bermunculan, bahkan perbankkan dan peransuransian banyak bermunculan bahkan perbankkan dan peransuransian konvensional pun membuka double window, dei samping bank konvensional juga bank syariah, BSM, BNI Syariah , BCA syariah, Bank Danamon syariah, Bank bukkopin syariah, Bank mega syariah dan lain sebagainya.

Para pakar ekonom pun mengakui dan menyakini keberadaan ekonomi Islam dan sistemnya akan mampu bersaing dengan ekonomi konvensional walaupun sudah mapan dari segi financial. Walaupun dari segi keberadaan ekonomi islam dan intrumen-intrumennya masih belum banyak tapi perlu di  akui dalam waktu yang rellatif singkat system ekonomi islam mampu tampil mampu bersaing dengan ekonomi konvensional yang sudah mapan sekalipun.

 

 

 

 

 

 

 

Identitas buku dan isi buku

 

 

Judul               : Manajemen Investasi Syariah

 

Penulis             : Abdul Azis,  M.Ag.

 

Penerbit           : Alfabeta cv, Bandung

 

Cetakan           : Ke-2   Agustus 2010

 

Tebal               : 274 Halaman

 

Manajemen investasi dan reksadana syariah pembahasannya diantaranya masalah pasar modal, saham syariah, obligasi / sukuk, dan reksadana syariah,deposito di bank syariah ataupun di asuransi syariah, di sertai dengan intrumen public, seperti shadaqah, zakat, infak, dan waqaf. Alhasil informasi penting tentang investasi di pasar midal syariah dan insrumen-intrumen investasi di lembaga lainnya dapat di perkenalkan.

Hal ini di maksud bahwa sekiranya intrumen investasi syariah yang konon katanya hanya mengadopsi intrumen investasi konvensional sedikit demi sedikit berubah. Fatwa dewan syariah nasional majelis ulama Indonesia yang berperan sebagai dewan pengawas dan “pembuat kebijakan” apakah produk-produk atau jasa-jasa yang di pasarkan di pasarkan pada pasar modal, lembaga perbankkan maupun lembaga nonperbankkan ( asuransi ), secara ijtihad kolektif sesuai dengan syariah atau tidak tergantung pada fatwa ini. Karena kewenangan majlis ulama indonesia menjadi sangat penting dalam mengembangkan produk-produk dan jasa-jasa di bidang bisnis dan moneter.

Investasi pada pasar modal ataupun lembaga perbankkan dan asuransi menjadi pilihan tepat bagi para investor ( masyarakat ) yang akan mengembangkan dana investasinya secara syar’I, bagi para investor pemula dapat memperoleh informasi-informasi seputar perusahan-perusahaan yang operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip syariat lewat Jakarta Islamic Index ( JII ). Sedang bagi investor “ professional ” barangkali bias langsung merujuk pada pasar modal. Kendati demikian, pasar primer pada pasar modal menjadi garansi dalam investasi syariah, misalnya ; penjualbelian saham dan obligasi atau sukuk bukan pada pasar sekunder. Sebab dalam sebuah penelitian, bahwa pasar sekunder unsur-unsur negative yang lebih mendekati prinsip MAGHRIB
(maysir, gharar, riba) dan tadlis sangat meyakinkan menjadi transaksi yang tidak sesuai syar’I, jika berbicara investasi maka di dalamnya terdapat investasi kelak di akhirat yaitu berupa : zakat, waqaf dan lain sebagainya.

 

Kelebihan

Buku yang telah di terbitkan oleh ALFABETA dan di tulis oleh Abdul Aziz M.Ag di tampilkan praktis berdasarkan landasan teoritis dan mengandung permasalahan-permasalahan aktual menyangkut investasi sehingga pembaca akan lebih mudah mengerti kerangka berfikir yang di sajikan dalam buku ini .

Buku ini sebagai penerbuka mata umat islam bahwa jika kita berbicara investsi maka investasi bukan hanya di dunia semata, tetapi investasi akhiratpun sangat penting apalagi untuk umat islam yang memang orientasinya ke akhirat kelak jadi buku ini saya rasa sebagai pendobrak mata setiap orang akan pentingnya investasi dunia dan akhirat tentunya.

KEKURANGAN

                Buku ini hanya di peruntukan untuk mahasiswa saja dan orang-orang yang berpendidikan, sedangkan jika kita berbicara investasi maka semua orang pasti memerlukan pengetahuan tentang itu , jadi menurut saya buku ini hanya bisa di cerna oleh sebagian orang saja di karenakan dari segi kata-kata pun dapat terlihat sangat tinggi sekali alangkah baiknya buku yang nanti di tulis oleh Abdul Aziz M.Ag dapat di nikmati oleh setiap kalangan bukan hanya sebagian orang.

SARAN

Dengan segala hormat saya menyarankan kepada bapak Adbul Aziz M.Ag jika menulis sebuah buku lagi hendaknya lebih kongkrit dan lebih jelas di cerna oleh masyarakat dan khususnya dapat di cerna oleh kami yang notabennya masih taraf belajar.semoga bapak lebih sukses lagi dalam setiap karya tulis nanti kedepannya di samping tetap tidak melupakan tugas sebagai seorang Dosen.

Terima Kasih