Gambar

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang Masalah

Dalam sistem ekonomi Islam telah melahirkan banyak institusi-institusi yang berlandaskan Syari’ah. Selain perbankan syari’ah yang sedang di agung-agungkan akan mengalahkan dominasi kapiltalisme, kini muncul Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KJKS). Yang sekarang diperbaharui menurut Kepmen 91 thn 2004 menjadi.Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) yang merupakan salah satu produk dari implementasi sistem ekonomi Islam terhadap masyarakat.

Penggunaan istilah KJPS diambil dari kata-kata Koperasi Simpan Pinjam Syariah, yang kemudian dalam perkembangannya menjadi Koperasi Jasa Keuangan Syariah, yang disingkat menjadi KJKS.

Kehadiran KJKS sangat berperan dalam upaya mengurangi kemiskinan yang semakin menggurita. Karena lembaga ini telah terbukti dapat memberdayakan masyarakat kelas paling bawah (grass root) karena KJKS tidak saja bergerak dalam uasha simpan pinjam di sektor finansial, tetapi juga dapat menjalankan usaha sektor riil secara langsung. Dua keutamaan inilah  yang kemudian menjadikan KJKS sebagai sebuah institusi yang paling cocok dalam mengatasi permasalahan kemiskinan yang dialami sebagaian besar rakyat Indonesia (terutama di daerah pedesaan) dewasa ini.

Berdasarkan keutamaan diatas yang dimiliki oleh KJKS khususnya KJKS Perambabulan Al-Qomariyah inilah praktek pengalaman lapangan ( PPL ) bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi Islam Program Studi Muamalat Ekonomi Perbankan Islam ( MEPI ) Jurusan Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon dilakukan. Ini merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan mahasiswa/i Syari’ah dalam menghadapi tugas profesionalnya dimasa depan yang sesuai dengan tuntunan jaman yang semakin kompleks dan penuh persaingan.

PPL dalam hal ini sangat diperlukan untuk dapat memahami bagaimana sistem kerja perbankan Syari’ah khsususnya yang ada di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah. Dan tentunya diharapkan menjadi bekal para mahasiswa/i untuk bekerja di dunia perbankan Syari’ah suatu saat nanti.

B.  Perumusan Masalah

Berangkat dari latar belakang masalah diatas, beberapa hal yang menjadi rumusan masalah untuk dikaji lebih dalam lagi di Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Perambabulan Al-Qomariyah adalah sebagai berikut :

  1. Bagaimana penerapan dari aspek-aspek Manajemen yang dilakukan oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah?
  2. Bagaimana penerapan dari aspek-aspek Akuntansi yang dilakukan oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah?
  1. Bagaimana penerapan kerja KJKS dalam bentuk teks (buku) dalam penerapan sesungguhnya (lapangan)?

C.  Tujuan

Penelitian dan peraktik pengalaman lapangan ini memiliki tujuan sebagai berikut :

  1. Untuk mengetahui aspek-aspek Manajemen yang diterapkan di dalam KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  2. Untuk mengetahui aspek-aspek Akuntansi yang diterapkan di dalam KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  3. Untuk mengetahui cara kerja KJKS dalam penerapan dilapangan.
  4. Langkah-Langkah Yang Ditempuh
    1. Penentuan Jadwal
    2. Pelaksanaan PPL

Pelaksanaan PPL dilakukan selama kurang lebih tiga minggu, yang menempati tiga lokasi unit usaha yaitu dibagian marketing, teller, dan CSO

  1. Teknik Pengumpulan Data
  2. Observasi, yakni dengan  mengadakan pengamatan langsung di lokasi PPL  di KJKS Perambabulan A-Qomariyah
  3. Wawancara, yakni mengadakan metode dialog atau diskusi bersama beberapa karyawan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah
  4. Studi Dokumentasi, yakni dengan mengutip dan meminta data-data tertulis yang tersedia di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah
    1. Penyusunan Hasil PPL

Penyusunan hasil PPL dilakukan dan disusun secara kelompok dan individu sesuai dengan  kebutuhan yang diperoleh.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. Pengertian Koperasi

Menurut pasal 1 UU 25 th 1992 Koperasi adalah Badan usaha yang beranggotakan orang Seorang atau Badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatanya berdasarkan prinsip koperasi  sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan. Sedangkan badan usaha adalah suatau perusahaan yang mengelola produk/ barang  atau jasa yang berorentasi pada keuntungan atau profit semata( contoh BUMN, BUMD, PT. Pirma, CV, Persero, dan Koperasi).

 

  1. Tujuan Koperasi sesuai dengan pasal 3 UU 25 th 1992

Perkoperasian adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mwujudkan masyarakat yang maju, adil  dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

 

  1. Prisnsip koperasi :

Prinsip Koperasi melaksanakan koperasi sebagai berikut :

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.

Sukarela mengandung arti, untuk menjadi anggota tidak bisa dan tidak boleh  dipaksakan dalam bentuk apapun, Yaitu harus sesuai dengan keinginan dan kesadaranya sedangkan bersifat terbuka mengandung arti terbuka bagi siapapun tanfa mengenal ras, golongan, agama atau partai politik. Hal hal yang besifat tekhnis akan diatur pada RAT asal tidak bertentangan dengan prinsip ini.

  1. Pengelolaan dilakukan secara demokratis.

Mengandung arti bahwa koperasi dikelola oleh anggotanya sendiri, berdsarkan kesepakatan dan keputusan anggota. Anggota mempunyai hak bahkan sekaligus kewajiban dan memodalinya, memanfaatkan pelayanan barang dan jasa koperasi, mengambil keputusan dan mengawasi organisasi koperasi dan perusahaan koperasi sebaliknya pengelola (manajer) atau pengurus berkeawjiban memberikan data dan informasi sesuai dengan kebutuhan para anggotanya lebih jauh anggota dapat meminta pertanggung jawaban atas kinerja pengurus, sehingga rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi.

  1. Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa usaha masing – masing anggota.

Pembagian SHU sesuai dengan besarnya modal anggota (simpanan Pokok dan simp. Wajib ) per tahun buku sedangkan bagi anggota yang bertransaksi memberikan partisipasi atau bagi hasil kepada koperasi akan diakumulasi dalam kurun waktu per tahun buku dan Pembagian SHU dihitung secara porposional

  1. Penberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.

Modal koperasi pada dasarnya dipergunakan untuk kemanfaatan anggota dan bukan untuk sekedar mencari keuntungan, oleh karena itu balas jasa atas modal anggota juga terbatas dan bukan semata mata atas besarnya modal. Namun balas jasa yang diberikan secara wajar dalam arti tidak melebihi suku bunga yang berlaku dipasar (pihak Perbankkan atau lembaga finansial lainya yang seimbang).

  1. Kemandirian.

Kemandirian dimaksudkan bahwa koperasi harus dibentuk dan dikembangkan berdsarkan kebutuhan, keinginan kepentingan anggotanya sendiri, anggota harus konsekuen dan konsisten melaksanakan hak dan kewajibanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  1. Pendidikan Perkoperasian

Maksudnya koperasi mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan fungsi pendidikan dan pelatihan kepada anggotanya, sehingga pengetahuan dan kemampuan anggota semakin meningkat. Khususnya pengetahuan dan kemampuan yang berhubungan dengan bidang perkoperasian ekonomi , bisnis dan manajemen dan pengetahuan lainya.

  1. Kerja sama antar Koperasi.

Dalam rangka melaksanakan tugasnya koperasi dapat melakukan kerja sama dengan koperasi lain dan / atau anggotanya. Dengan memperhatikan prinsip saling menguntungkan kedua bela pihak. Kerja sama yang bersifat permanen atau berjangka panjang dan berkonsekuensi finansial yang material perlu mendapat persetujuan RAT.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PEMBAHASAN DAN EVALUASI

 

  1. Sejarah Berdirinya Koperasi Simpan Pinjam Syari’ah Perambabulan Al Qomariyah

 

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah dibentuk oleh Badan Pendiri pada Tanggal 14 Maret 2001 di sekretariat Jl. Tentara Pelajar yang bekedudukan di Desa Babadan Kecamatan Cirebon Utara Kabupaten Cirebon dengan Badan Hukum No.06/BH/DISKOP/V/2001, dengan status Koperasi Serba  Usaha dan yang sedang berjalan adalah Unit Simpan Pinjam Syariah.

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah berangkat dari persatuan kelompok penjahit yang berada di desa Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan dengan kegiatan awal adalah arisan bulanan, dari pertemuan arisan tersebut tepatnya tanggal 1 Januari 1996 lahirlah gagasan membentuk sebuah Lembaga Ekonomi Produktif Mandiri ( LEPMM ) Perambabulan dengan kepanjangan Persatuan Remaja Penjahit Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan.

Pembinaan Manajemen kegiatan Usaha Simpan Pinjam saat  itu dibantu LSM PPMA (Pusat Pengembangan Masyarakat Agri Karya) wilayah III Cirebon dan PPMA kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang merupakan salah satu penopang sumber pendaannan kelompok pada saat itu.

Dari penguatan sumber modal dari PPMA dan berbagai upaya lain selain peningkatan modal sendiri juga atas perhatian pemerintah dalam hal ini adalah Badan Koperasi dan Penanaman Modal saat itu sangat membantu sehingga jadilah Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah yang berbadan hukum dari persatuan penjahit diperluas menjadi Persatuan Remaja Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan

Pada bulan November tahun 2004 atas persetujuan anggota dan rapat pengurus maupun pengawas dsepakati untuk merubah anggaran dasar Koperasi Serba Usaha menjadi Koperasi Simpan Pinjam  Syariah KJKS Yang sekarang diperbaharui menurut Kepmen 91 thn 2004 menjadi KJKS.

 

  1. Profile KJKS Prambabulan al-qomariah.
    1. Visi, Misi dan Tujuan Koperasi.

Visi KJKS Prambabulan al-qomariah adalah Mewujudkan Koperasi yang Sehat, Dinamis, Mandiri, Sebagai Dasar Kekuatan dan Ketahanan Bersama Membangun  Ekonomi  Umat.

  1. Misi KJKS Prambabulan al-qomariah.
    1. Menjadi Koperasi Simpan Pinjam berbasis Syariah Yang sehat, mandiri, amanah dan ekstra dalam memberikan pelayanan kepada anggota,masyarakat dan disekitar wilayah kerja sekaligus sebagai lembaga jaringan pengamanan sosial dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
    2. Mengembangkan Koperasi Simpan Pinjam berbasis Syari’ah  sebagai lembaga pembiayaan bagi golongan masyarakat produktif yang tidak mampu mengakses Lembaga Perbankan.
    3. Menggerakkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat kecil dengan memberikan peluang / kesempatan untuk dapat memanfaatkan potensi kapital ditingkat kawasan dalam bentuk perputaran ekonomi yang berada dalam lingkup wilayah.

 

  1. Tujuan KJKS Prambabulan al-qomariah.

Meningkatkan permodalan  sendiri, pelayanan secara ekstra  terhadap anggota dan Meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

  1. Susunan Pengurus KJKS Perambabulan Al Qomariyah Masa Bhakti  Th 2010-2013
    1. Susunan Pengawas

Ketua: Tasadi, S.Ag         

Anggota: Amiru Adin

Anggota: Edi Ruhaedi, S.Pd.I

Dewan Pertimbangan syariah: Ust. Basori, S.Pd.I.

 

  1. Susunan Pengurus

Ketua: Pandi

Sekretari: H. Sadikin, S.Ag

Bendahara: Ernawati

  1. Pengelola

, Manager: Pandi

Juru Buku: Makula, Amd.

Kasir SP: Pradita Putri Romadhona, Amd.

Marketing: Agus Wahyudin, S.E dan Hasan A.Ma  

Kasir PP listrik: Nani Riyana

 

  1. Susunan kepengurusan, pengawas dan pengelola.
    1. Susunan pengurus

Nama

Pandi

Jabatan

Ketua Koperasi Simpan Pinjam Syari’ah Perambabulan

Hubungan Kerja

–          Pengawas

–          Pengelola KJKS

Area Tugas

Seluruh usaha aktivitas Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan

Fungsi

–          Memimpin organisasi dan usaha Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

–          Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

–          Menyusun Rencana Kegiatan Tahunan Operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, mengacu kepada program Kerja dan Anggaran dasar sampai dengan pelaksanaan serta pencapaian Rencana Kegiatan Tahunan Operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

Alamat

Desa Babadan Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S L T A

Nama

Sadikin S.Ag

Jabatan

Sekertaris

Fungsi

  • Mendampingi Ketua dalam Mengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  • Mewakili Ketua dalam melaksanakan fungsi pengelolaan
  • Menetapkan ketentuan – ketentuan yang mendorong proses administrasi dan keuangan

Alamat

Desa babadan Kec. Cierebon Utara – Kab. Utara

Pendidikan

S 1

 

Nama

Ernawati

Jabatan

Bendahara

Fungsi

  • Mendampingi Ketua dalam Mengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  • Pengawas lalu lintas keuangan Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  • Mengawasi / mengendalikan  pengelolaan Keuangan  yang dilakukan oleh pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

Alamat

Desa Mayung, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S M E A

 

Tugas dan Tanggung Jawab Pengurus

  1. Mengevaluasi pelaksanaan pedoman operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, untuk kebutuhan pengambilan, kebijakan selanjutnya yang bersifat operasional Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah.
  1. Menyusun Rencana Kegiatan Tahunan Operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah di wilayahnya.
  1. Bertugas sebagai partner bagi kegiatan pengawasan  ( oleh : Pengawas Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah  dan atau pihak-pihak terkait Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah lainnya ) dan pemeriksaan lainnya oleh akuntan publik, dan sebaginya, khususnya apabila berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan sistem, prosedur dan operasi serta neraca dan laba/rugi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah.
  1. Mewakili Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah dalam membina hubungan dengan pihak eksternal khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaannya kebijakan operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah di wilayahnya.

 

Wewenang

  1. Menyusun dan menetapkan target kinerja bagi masing-masing aparat operasional yang berada di bawah supervisinya, merujuk pada target kinerja yang sudah di tetapkan oleh pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah.
  2. Bersama dengan Manager Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, menyetujui biaya operasional yang berkaitan dengan pelaksanaan operasional Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah  sesuai batas kewenangannya
  3. Menilai kinerja dan mengusulkan mutasi aparat operasional di Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah yang bersangkutan kepada pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  4. Mengusulkan / merekomendasikan pemberian teguran / peringatan  / sanksi bagi aparat operasional Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah kepada pengelola Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
  5. Bersama dengan Manager Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah, menetaplan tingkat bagi hasil simpanan dan pembiayaan kepada .
  6. Menyetujui / memutuskan permohonan cuti, perjalanan dinas, ijin tidak kerja sesuai ketentuan yang berlaku, dari aparat dibawahnya.
  7. Mengusulkan kebijaksanaan yang bersifat pelaksanaan sistem dan operasi Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah terhadap monitoring dan pelaporan keuangan ke pengelola Koperasi. Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah
 
 
 
 
 
 

 

  1. 2.      Susunan Pengawas

Nama

Tasadi S.Ag

Jabatan

Ketua

Alamat

Desa Buyut, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S 1

 

Nama

Herman Banser SH.

Jabatan

Anggota

Alamat

Desa Mayung, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S 1

 

Nama

Agus Wahyudin SE

Jabatan

Anggota

Alamat               

Desa Babadan, Kec. Cirebon Utara – Kab. Cirebon

Pendidikan

S 1

 

Wewenang, Tugas dan Tanggung Jawab  Pengawas

  1. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi setiap 3 (tiga) bulan sekali dan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sekali.
  2. Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan, dan disampaikan kepada pengurus, anggota dan pemerintah
  3. Meneliiti catatan, berkas, pembukuan uang dan barang serta bukti – bukti lainnya 
  4. Mendapat segala keterangan yang diperlukan, memberikan koreksi, saran dan peringatan kepada pengurus
    1. Susunan Pengelola
 
 
 

Nama

Pandi

Jabatan

MANAJER KOPERASI Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al- Qomariyah

Atasan Langsung

Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al- Qomariyah

Membawahi

Staf di bawah Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al- Qomariyah

Area Tugas

Seluruh usaha aktivitas operasi KJKS Perambabulan   di Wilayahnya

Fungsi

Mengkoordinir dan bertanggung jawab terhadap semua kegiatan operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah diwilayahnya mulai dari penyusunan Rencana Kegiatan Tahunan Operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, mengacu kepada program Kerja dan Anggaran KJKS Perambabulan Al-qomariyah, serta berdasarkan pada pedoman-pedoman KJKS Perambabulan Al-qomariyah, sampai dengan pelaksanaan serta pencapaian Rencana Kegiatan Tahunan Operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah tersebut.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1. Mengkoordinir, memonitor dan melakukan approval atas pembukuan dan penutupan vault, penyediaan dana, kas harian, penyediaan dan pengadministrasian slip dan form transaksi operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah secara rutin setiap harinya.
  2. Memimpin, mengawasi, memonitor dan memeriksa pelaksanaan pedoman, ketentuan serta sistem dan prosedur operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah .
  3. Mengevaluasi pelaksanaan pedoman operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, untuk kebutuhan pengambilan, kebijakan selanjutnya yang bersifat operasional
  4. Bertugas sebagai pelaksana pengganti aparat operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah di bawahnya.
  5. Menyusun Rencana Kegiatan Tahunan Operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah diwilayahnya.
  6. Melakukan kajian terhadap pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah terkait dengan bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah, secara kontinyu dan berkoordinasi dengan bagian terkait di KJKS Perambabulan Al-qomariyah yang meliputi :
  7. Melaksanakan administrasi bidang operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah berkoordinasi dengan bagian komersial KJKS Perambabulan Al-qomariyah, dalam hal penyusunan kebijakan pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, berdasarkan pada pedoman kegiatan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah, serta program kerja dan Anggaran KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  8. Memonitor dan memeriksa kebenaran serta melaksanakan pelaporan :
  9. Bertugas sebagai partner bagi kegiatan pengawasan  ( oleh : Pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah dan atau pihak-pihak terkait KJKS Perambabulan Al-qomariyah lainnya ) dan pemeriksaan lainnya oleh akuntan publik, dan sebaginya, khususnya apabila berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan sistem, prosedur dan operasi serta neraca dan laba/rugi KJKS Perambabulan Al-qomariyah
  10. Menghitung dan menyediakan likuiditas KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  11. Mengelola dana untuk menjaga keseimbangan jangka waktu efektif antara simpanan dan pembiayaan serta meminimalkan resiko kerugian pembiayaan.
  12. Mewakili dan atau mendampingi pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah dalam membina hubungan dengan pihak eksternal khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaannya kebijakan operasi KJKS Perambabulan di wilayahnya.
  13. Memenuhi dan atau mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  14. Bersama-sama dengan pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah membina dan menjaga hubungan baik dengan pihak eksternal, BI, Meneg Koperasi,& PKM dan instansi lainnya dalam kerangka operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
 
 
 
 
  1. Memelihara dan mengawasi pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  2. Memelihara kegiatan bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah lainnya dilihat dari sisi dukungan / supporting operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  3. Memberikan saran masukan berdasarkan informasi dari aparat operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah dibawahnya dalam rangka mendukung pencapaian target bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah secara maksimal.
  4. Mengkoordinasikan dan mengkonsolidasikan laporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah secara keseluruhan dari bagian komersial serta aparat operasional di bawah supervisinya.
 
  1. Atas pelaksanaan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah di wilayahnya.
  2. Konsolidasi pendanaan dan portfolio Pembiayaan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  3. Konsolidasi neraca laporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  4. Perkembangan pelaksanaan sistem dan operasi KJKS Perambabulan diwilayahnya.
 
 
 
 
 
 

 

Wewenang

  1. Memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan sistem dan operasi serta pelaporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  2. Menyusun dan menetapkan target kinerja bagi masing-masing aparat operasional yang berada di bawah supervisinya, merujuk pada target kinerja yang sudah di tetapkan oleh pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  3. Bersama dengan Manager Komersial KJKS Perambabulan Al-qomariyah, menyetujui biaya operasional yang berkaitan dengan pelaksanaan operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah sesuai batas kewenangannya
  4. Bersama dengan Manager Komersial , mengusulkan pengadaan investasi non anggaran kepada pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  5. Bersama Manager Komersial, mengusulkan / merekomendasikan ke pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah untuk melakukan rekuitment karyawan KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  6. Menilai kinerja dan mengusulkan mutasi aparat operasional di KJKS Perambabulan Al-qomariyah yang bersangkutan kepada pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  7. Mengusulkan / merekomendasikan pemberian teguran / peringatan  / sanksi bagi aparat operasional KJKS Perambabulan Al-qomariyah kepada Pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  8. Bersama dengan Manager Komersial KJKS Perambabulan Al-qomariyah, mengusulkan tingkat  bagi hasil simpanan dan pembiayaan kepada pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah .
  9. Menyetujui / memutuskan permohonan cuti, perjalanan dinas, ijin tidak kerja sesuai ketentuan yang berlaku, dari aparat dibawahnya.
  10. Mengusulkan kebijaksanaan yang bersifat pelaksanaan sistem dan operasi KJKS Perambabulan Al-qomariyah terhadap monitoring dan pelaporan keuangan ke pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah.
  11. Mengusulkan/merekomendasikan ke pengurus KJKS Perambabulan Al-qomariyah terhadap kebijakan operasi atau bisnis KJKS Perambabulan Al-qomariyah sepanjang berkaitan dengan aspek operasi dan pelaporan keuangan KJKS Perambabulan Al-qomariyah, untuk melakukan perubahan, penambahan dan atau penyesuaian kebijakan sesuai ketentuan yang berlaku.
  12. Melakukan pembukuan dan pengadministrasian atas penyelesaian pembiayaan serta harta ex jaminan dengan memberikan perintah kepada aparat dibawahnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

 

  1. Uraian Tugas Staf Analisa Pembiayaan

 

Nama

Amiru adin

Jabatan

Analisa Pembiayaan

Atasan Langsung

Manager Koperasi Simpan Pinjam Syariah Perambabulan Al-Qomariyah

Membawahi

Area Tugas

Seluruh aktivitas supporting proses pinjaman Koperasi

Fungsi

Mengkoordinir dan bertanggung Jawab terhadap semua kegiatan proses pembiayaan  di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah mulai dari analisa yuridis, agunan, perjanjian pembiayaan sampai pencairan pembiayaan serta administrasi terhadap pencairan pembiayaan tersebut sesuai pedoman kegiatan operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dan kebijaksanaan pelaksanaan dari pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1. Melakukan analisa yuridis mengenai subyek dan obyek hukum calon nasabah/debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan penilaian agunan yang dijaminkan oleh nasabah/debitur.

 

  1. Mendokumentasikan, mengadministrasikan file pembiayaan dan agunan, mulai dari permohonan sampai dengan pelunasan pembiayaan, sesuai dengan ketentuan yang ada

 

  1. Menyimpan agunan secara fisik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

  1. Mempersiapkan akad perjanjian pembiayaan dan jaminan dengan calon nasabah/debitur setelah mendapat persetujuan dari credit committee.

 

  1. Mempersiapkan dokumen pendroppingan pembiayaan.

 

  1. Memonitor dan memeriksa kelengkapan dokumen pembiayaan dan jaminan sesuai ketentuan operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Bertugas sebagai pelaksana pengganti dalam rangka supporting tehnis proses pembiayaan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan kajian terhadap pelaksanaan pembiayaan ( permohonan sampai dengan pelunasan ) KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang terkait dengan bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, secara kontinyu dan berkoordinasi dengan pembina pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melaksanakan administrasi pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah berkoordinasi dengan pembina pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, berdasarkan pada pedoman untuk operasi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, serta kebijakan dari Pengurus KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Memonitor dan memeriksa kebenaran serta melaksanakan pelaporan :
  1. Atas pelaksanaan administrasi pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  2. Konsolidasi semua file pembiayaan dan jaminan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  3. Konsolidasi semua status report pembiayaan dan jaminan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  4. Perkembangan pelaksanaan proses dan pengadministrasiaan pembiayaan dan jaminan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

 

  1. Mewakili KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam kaitannya dengan bidang analisa, evaluasi, pengadministrasian dan monitoring proses pembiayaan dan jaminan dalam rangka koordinasi dengan bagian komersial KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, khususnya pembina pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, serta pihak eksternal lainnya ( misalnya : notaries ).

 

  1. Memenuhi atau mencapai target kinerja yang di tetapkan oleh pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan pengadministrasian atas penyelesaian pinjaman serta harta ex jaminan atas pembiayaan yang macet.

 

  1. Bertugas sebagai sekertaris committee pembiayaan dan remedial di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

  1. Melakukan pencairan atau pendroppingan dana pembiayaan kepada debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, berkoordinasi dengan Manager Operasi dan teller KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
     

 

 Wewenang

  1. Mengevaluasi dan menganalisa aspek yuridis pembiayaan dan jaminan calon debitur.
  2. Meminta kekurangan atas kelengkapan persyaratan pembiayaan dan jaminan calon debitur, berkoordinasi dengan Manager komersial dan atau pembina pembiayaan.
  3. Meminta kelengkapan administrasi file pembiayaan dan jaminan debitur, berkoordinasi dengan Manager Komersial dan atau pembina Pembiayaan.
  4. Memeriksa kelengkapan file jaminan dan pembiayaan debitur secara rutin dan kontinyu.
  5. Menilai jaminan debitur secara obyektif dan independen, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  6. Mengingatkan dan memberi opini atas hasil analisa yuridis pembiayaan dan jaminan debitur secara obyektif, independen demi menjaga kepentingan dan atau keamanan / kehati-hatian dalam rangka pemberian pembiayaan, kepada Manager Komersial dan atau pembina pembiayaan.
 
 
 
 
 

 

  1. Uraian Tugas  Staf Pembukuan

 

Nama

MAKULA

 

STAFF PEMBUKUAN

Atasan Langsung

Manager KJKS Perambabulan Al-Qomariyah

Membawahi

Area Tugas

Seluruh usaha aspek pembiayaan dan pendanaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah kepada anggota, calon anggota koperasi yang bersangkutan, koperasi lain dan anggotanya.

Fungsi

Melakukan fungsi dan tanggung jawab terhadap semua kegiatan usaha pembiayaan dan usaha penghimpunan dana KJKS Perambabulan Al-Qomariyah di Wilayahnya mulai dari penyusunan target pembiayaan dan pendanaan sampai pelaksanaan serta pencapaian target tersebut sesuai pedoman umum bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dan kebijaksanaan pelaksanaan dari pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1.  

Melakukan proses pembiayaan, mulai dari solisit atas usaha calon debitur, analisa calon, debitur (chechk list), untuk selanjutnya diajukan kepada komite pembiayaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Menyusun target dan rencana pencapaian pembiayaan dan pendanaan bisnis diwilayahnya, serta merealisasikannya setelah memperoleh persetujuan pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mengembangkan dan meningkatkan kinerja bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah diwilayahnya antara lain meliputi :

  1. Memelihara dan menjaga tetap lancar dan menyelesaikan existing PYD kepada anggota.
  2. Memasarkan bisnis dan jasa lain KJKS Perambabulan Al-Qomariyah di wilayahnya.
  3. Memberikan pelayanan dalam kegiatan pembiayaan / bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.
  4. Memberikan laporan perkembangan / realisasi pencapaian target exspansi pembiayaan dan mobilisasi dana dengan melakukan koordinasi dengan bagian lainnya di KJKS Perambabulan, kepada Manager Komersial.
  1.  

Melaksanakan fungsi supervisi & pembinaan bagi debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang berada dibawah supervisinya, yang meliputi antara lain :

  1. Bertanggung Jawab dan memonitor penggunaan pembiayaan yang di berikan agar sesuai dengan ketentuan dan hasil persetujuan koimite pembiayaan.
  2. Bertanggung Jawab atas monitoring portfolio debiturnya.
  3. Memonitor dan memeriksa kelengkapan administrasi bisnis debitur.
  1.  

Melaksanakan administrasi bidang komersial ( pembiayaan dan pendanaan ) terhadap debitur dan nasabah yang berada di bawah supervisinya berkoordinasi dengan bagian lain di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Memonitor dan memeriksa kebenaran serta melaksanakan pelaporan :

  1. Portfolio dan kualitas pembiayaan debiturnya.
  2. Progress exspansi pembiayaan dan pendanaan.
  3. Realisasi pencapaian target
  1.  

Wakil KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam membina hubungan dengan pihak eksternal khususnya dalam kaitannya dengan pelaksanaan pembiayaan dan pendanaan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Membina dan menjaga hubungan dengan pihak eksternal, nasabah, debitur dan instansi atau pihak lainnya.

  1.  

Memenuhi dan atau mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Melakukan up dating atas administrasi penyelesaian pembiayaan serta harta ex jaminan, khususnya administrasi pada file pembiayaan dan jaminan, berkoordinasi dengan collector dan credit support.

  1.  

Mengkomitekan permohonan pembiayaan calon debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

 Wewenang

  1.  

Mengusulkan pogram kerja dan adjustment terhadap ketentuan umum KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam rangka pencapaian target bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah ke Manager Komersial

  1.  

Menetapkan langkah-langkah atau strategi pencapaian target bisnis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mengusulkan biaya operasional dalam rangka supporting aktivitas pemasaran dan atau sosialisasi produk simpan pinjam dan jasa transasksi keuangan lainnya di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah, kepada Manager Komersial KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1. F.     Uraian Tugas Staf Keuangan

Nama

NANI RIYANA

Jabatan

STAFF KEUANGAN

Atasan Langsung

Manager KJKS Perambabulan Al-Qomariyah

Area Tugas

Seluruh aktivitas pelayanan nasabah dan debitur KJKS Perambabulan

Fungsi

Mengkoordinir dan bertanggung Jawab terhadap semua kegiatan operasional pelayanan simpan pinjam di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah mulai dari pelayanan informasi simpan pinjam, pelayanan setoran dan penarikan dana serta pembukuan dan atau administrasi terhadap operasional pelayanan tersebut sesuai pedoman kegiatan operasional KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dan kebijaksanaan pelaksanaan operasional lainnya dari pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  1.  

Mempersiapkan sarana dan prasarana ( pembukaan vault, dana kas, slip form transaksi brosur dan sebagainya) bagi pelayanan setoran dan penarikan dana sampai dengan akhir hari kerja atau penutupan vault, setiap harinya.

  1.  

Memberikan pelayanan transaksi  penarikan dan setoran dana KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Melakukan administrasi dan pembukuan transaksi setoran dan penarikan dana sampai dengan pembentukan neraca dan laba/rugi KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Memberikan informasi simpan pinjam dan jasa transaksi keuangan lainnya yang dilayani di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Melakukan pengecekan kelengkapan persyaratan calon nasabah KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang akan membuka, menarik dan menyetor dana di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mendokumentasikan, mengadministrasikan file transaksi setoran dan penarikan dana di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah sesuai dengan ketentuan yang ada, umtuk selanjutnya di serahkan ke Internal control.

  1.  

Mengadministrasikan slip transaksi secara fisik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  1.  

Bertugas sebagai pelaksana pengganti dalam rangka supporting tehnis pelayanan kepada nasabah KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mematuhi dan atau mencapai target kinerja yang ditetapkan oleh pengelola KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

  1.  

Mewakili KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dalam kaitannya dengan bidang operasional kepada nasabah/debitur KJKS Perambabulan Al-Qomariyah.

 

Wewenang

  1.  

Mengecheck aspek yuridis transaksi setoran dan penarikan dana oleh nasabah/calon debitur.

  1.  

Mengechek kelengkapan persyaratan setoran dan penarikan dana oleh nasabah/calon debitur.

  1.  

Menolak permohonan transaksi setoran dan atau penarikan nasabah/debitur KJKS Perambabulan Al-qomariyah, apabila permohonan transaksinya belum lengkap sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

 

 

 

  1. Manajemen Strategi KJKS perambabulan al-qomariyah

            Strategi adalah pilihan tentang apa yang ingin hendak dicapai oleh organisasi dimasa depan (arah) dan bagaimana cara mencapai keadaan yang diinginkan tersebut (rate). Manajemen strategi adalah proses mengelola strategi yang terdiri dari tahapan perumusan-implementasi/ pengendalian-perbaikan strategi, dengan tujuan agar strategi dapat diimplementasikan sehingga mewarnai dan mengintegrasikan semua keputusan dan tindakan dalam organisasi.

            Di pada KJKS perambabulan al-qomariyah ini strategi aggressive maintenance strategy atau lebih dikenal dengan strategi jemput bola yang dipadu dengan sistem excellent service, artinya bahwa KJKS dalam mencari dan menarik minat anggota dengan mempererat silaturrakhim, yaitu pendekatan yang dilakukan dengan para petugas langsung mendatangi calon anggota ataupun yang sudah menjadi anggota di rumah atau di tempat usaha mereka (pasar) yang prioritaskan itu agar produk-produk yang di hasilkan dapat diterima masyarakat dan juga dapat membantu orang kecil dan menengah oleh karena pada KJKS perambabulan al-qomariyah juga :

  1. Mengedepankan kelebihan yang di miliki oleh pada KJKS perambabulan al-qomariyah dan memimalisir apa yang menjadi kelemahannya serta mengutamakan dukungan pada pengembangan usaha kecil kebawa.
  2. Memberikan pelayanan dengan pelayanan yang lebih ramah dan sopan santun.
  3. Mendasarkan pada ketentuan ajaran agama islam.

            Strategi diatas merupakan hal yang prioritaskan baik dalam bentuk pelayanan maupun sector / kalangan yang dituju dan juga berprinsip ajaran agama islam karena mayoritas masyarakat di babadan, mayung beragama islam.

 

 

 

 

  1. Manajemen Resiko Pada Kjks Perambabulan Al-Qomariyah.

            Manajemen resiko yang diterapkan oleh pada kjks perambabulan al-qomariyah Falah dalam mendukung operasional perusahaannya adalah dengan

  1. Melengkapi data nasabah yang ada ketika akan mengajukan pembiayaan maupun penghimpunan dana.
  2. Dengan adanya agunan baik tertulis maupun agunan yang ditahan oleh BMT sehingga nasabah bisa disiplin dalam membayar  angsuran pembiayaan yang telah diberikan. Agunan untuk pembiayaan 1-3 juta berupa agunan tertulis yakni agunan hanya dicantumkan dan ditulis dalam akad pembiayaan tanpa agunan tersebut ditahan/ disimpan oleh pihak KJKS sedangkan untuk pembiayaan yang diatas 3 juta maka  agunan harus ditahan/ disimpan oleh pihak KJKS.
  3. Penanggulan resiko bagi nasabah yang macet adalah dengan memberikan Surat Peringatan (SP) mulai dari SP1, SP2, sampai ke SP3 yang apabila nasabah tidak mengindahkan sampai pada SP3 maka barang yang dijadikan agunan/ jaminan oleh nasabah akan ditarik oleh pihak KJKS yang  kemudian dijual untuk menutupi kewajiban jumlah sisa pembiayaan yang belum dibayarkan oleh nasabah.
  4. Dengan adanya cadangan penghapusan piutang, yakni ada dua cara
    1. Hapus tagih (hutang nasabah dianggap lunas dikarenakan nasabah benar benar sudah tidak mampu membayar dan sudah dalam keadaan pailit yang dibuktikan dengan adanya surat keterangan desa yang menerangkan bahwa nasabah yang bersangkutan sudah tidak mampu lagi membayar).
    2. Hapus buku (di dalam laporan buku dihapus tetapi nasabah hutangnya tetap ditagih hal ini apabila sang nasabah yang macet lalu sulit untuk ditemui dan tetapi sebenarnya masih mampu membayar angsuran tetapi tidak ada itikad yang baik untuk membayar dari nasabah)

 

  1. Analisis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah

            Melihat perkembangan KJKS di Indonesia dalam satu dasawarsa terakhir, menunjukan suatu perkembangan yang luar biasa. sampai dengan sekarang di tahun 2010 ini. Ini belum termasuk embrio-embrio KJKS baru yang akan terus bermunculan sehingga bisa diprediksi penambahan jumlah KJKS ini kedepan akan terus berlanjut seperti jamur di musim huijan.

            Selain itu, kondisi tersebut menunjukan prospek KJKS yang sangat bagus. ini artinya bahwa konsep KJKS yang berdasarkan syariah  bisa diterima dan sangat diminati oleh masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. hal ini dikarenakan juga oleh garak KJKS yang berposisi sebagai LKMS (Lembaga Keuangan Mikro Syariah) yang tentu saja menjurus kepada para pengusaha mikro yang hampir menduduki 93 persen dari jumlah total pengusaha yang ada di Indonesia. apalagi lebih dari 97 persen pengusaha tani di pedesaan termasuk kedalam pengusaha mikro. 

            kondisi inilah yang juga menjadi sebab didirikannya KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang walaupun memang masih banyak faktor-faktor yang lain yang menyebabkan KJKS Perambabulan Al-Qomariyah ini didirikan. faktor faktor tersebut sudah dipaparkan di atas. namun yang kami telaah dari fenomena yang ada adalah sebagai berikut;

1)      Prosedur teknis Bank yang sulit menyentuh lapisan usaha mikro kecil atau pengusaha ekonomi lemah (PEGEL). ini didasarkan Kebutuhan terbesar pengusaha mikro adalah akses pada pelayanan keuangan. selain itu Bank tidak mungkin mampu langsung mencapai usaha mikro kecuali melalui LKM (Lembaga Keuangan Mikro)

2)      Letak geografis KJKS Perambabulan Al-Qomariyah yang ada di wilayah Cirebon yang menjangkau, sehingga mendukung supaya adanya lembaga keuangan mikro yang berbasis syariah yang bisa memberikan pembiayaan kepada pengusaha mikro ataupun menengah.

3)      Sebagai solusi atas adanya para pelepas uang atau rentenir yang dirasakan oleh masyarakat  sangat mencekik, karena KJKS yang berasaskan Syariah sudah tentu dalam prakteknya jauh dari Riba dan tidak saling mendzolimi.

           

            Peningkatan pesat yang diraih oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah pada saat ini yang hingga jumlah assetnya pada tahun 2010 ini mencapai 10 Milyar juga sebenarnya tidak terlepas dari strategimarketing yang berhasil diterapkan oleh KJKS dengan strategi jemput bola dan juga fokus marketing kepada para pedagang yang ada dipasar serta hubungan harmonis yang dijalin antara Manajer dengan bawahannya. karena dengan hubungan harmonis yang terjalin akan memudahkan pimpinan dalam memimpin lembaga tersebut. sehingga intruksi-intruksinya mudah untuk akan selalu dilaksanakan oleh bawahnnya, ini ditambah dengan sikap manajer yang bersifat demokratis terhadap bawahannya. Faktor inilah menurut analisa kami yang kemudian menjadikan Karyawan di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah ini menjadi solid dan dengan kesolidan ini pula lembaga ini mampu mencapai target-target yang diinginkan. Dibawah ini kami sajikan pula analisa SWOT berdasarkan data-data yang kami peroleh.

 

KEKUATAN

  1. Telah tersedianya prasarana yang memadai seperti memiliki software, computer, ruangan ber AC, ruang rapat.

 

  1. Telah memiliki Nama yang popular (kjks prambabulan al-qomariah).

 

  1. Memiliki Nasabah Loyal (anggota koperasi dan keluarga).

 

  1. Memiliki Produk-produk pembiayaan yang cukup bervariasi.

 

  1. Memiliki produk-produk simpanan yang cukup bervariasi.

 

  1. Memiliki bangunan kantor permanen.

 

  1. Memiliki Kepercayaan Partner kerja.

 

  1. SDM yang handal.

 

  1. Kepercayaan penuh dari pengurus, dan dukungan masyarakat desa sumber serta pemerintahan.

 

  1. Letak kantor yang strategis.

 

  1. Transaksi Online.

 

KELEMAHAN

  1. Permodalan.

 

  1. Komitmen dan profesionalitas SDM.

 

 

 

PELUANG

  1. Dampak krisis global, sehingga banyak calon nasabah yang mengajukan pembiayaan.

 

  1. Tersedianya lembaga-lembaga pendidikan.

 

  1. Pengusaha dan perusahaan Pasar yang ada di Cirebon.

 

  1. Belum tersedianya lembaga keuangan syariah untuk memenuhi kebutuhan  transaksi keuangan untuk menyimpan maupun menambah modal usaha di Sumber.

 

  1. Tersedianya Leasing.

 

  1. Banyaknya lahan pertanian.

 

  1. Membuka sektor rill.

 

TANTANGAN

  1. Banyak berdirinya lembaga keuangan mikro baik konvensional maupun syariah.

 

  1. Perbankan yang sudah mulai terjun ke sector mikro.

 

  1. Menjamurnya counter-counter pulsa, sehingga lebih mementingkan membeli pulsa.

 

  1. Pelayanan batak lebih cepat.

 

  1. Mengkambing Hitamkan KJKS.

 

  1. Pemahaman Petani terhadap produk .

 

  1. Belum Terinspirasi.

 

  1. Masih adanya persepsi masyarakat yang menyamakan antara lembaga keuangan konvensional dan lembaga keuangan syariah.

 

 

 

  1. Produk-produk KJKS Prambabulan al-qomariah
  2. Simpanan pokok

Simpanan pokok adalah simpanan sebagai syarat yang selalu di pakai untuk menjadi anggota yang di bayar satu kali selama menjadi anggota dan tidak bisa di nambil selama jadi anggota dan besarnya simpanan pokok akan di tentukan pada setiap RAT ( Rapat Anggots Tahunan ) bila mana ada perubahan:

  1. Simpanan wajib

Simpanan wajib adalah  kewajiban semua anggota untuk membayar atau menyimpan setiap bulan yang besarnya tidak harus sama yang nominalnya akan ditentukan  dalam tiap Rapat Anggota Tahunan ( RAT ) Simpanan pokok dan simpanan wajib akan diperhitungkan secara proposional dengan Sisa Hasil Usaha pada setiap tahun buku.

 

1)        TAMASKOP ( BH.30 : 70 )

( Tabungan Masyarakat Koperasi )

  1. Tamaskop diperuntukkan untuk perorangan, lembaga / organisasi atas nama 2 orang
  2. Setoran pertama minimal Rp. 10.000,- ( Sepuluh ribu rupiah ), dan berikutnya bebas
  3. Tamaskop dapat di ambil setiap waktu pada jam kerja ( 08.00 – 15.00 )
  4. Saldo rekening minimal Rp. 11.000,- ( sebelas ribu  rupiah )
  5. Tamaskop akan di perhitungkan bagi hasil setiap akhir bulan dengan perhitungan secara proposional saldo harian ( tergantung besar kecilnya.

 

2)        TAHARA / TAQORUB ( BH.35 : 65 )

( Tabungan Hari Raya Dan Kurban )

Tahara / Taqorub Diperuntukan Bagi Umat islam berencana Persiapan Hari Raya dan Niat Ibadah Qurban Sejak Dini

a)    Tabungan Diperuntukkan Untuk Perorangan / Kelompok

b)   Setoran pertama minimal Rp. 10.000,- ( Sepuluh Ribu Rupiah ) dan seterusnya bebas

c)    Bagi hasil di hitung saldo rata-rata  per bulan

d)   Tahara dapat di ambil menjelang hari raya idul adha / sebulan sebelum hari raya

e)    Saldo minimal Rp. 11.000,-  ( Sebelas Ribu Rupiah ) dan dapat di teruskan kembali tahun berikutnya

f)    Tahara akan diperhitungkan bagi Hasil setiap akhir bulan dengan Bagi Hasil Nisbah 35 : 65 % dari pendapat KJKS setiap bulan dengan perhitungan secara proposional

( Tergantung dari besar kecilnya saldoo tabungan ).

 

3)        TABUNGAN HAJI

Tabungan haji kerja sama dengasn Bank Syariah Mandiri ( BSM ) Cabang Cirebon dekanngan ketentuan Sbb.

a)    Setoran awal minimal Rp. 500.000,-

b)    Saldo minimal Rp. 7.300.000,- anda akan mendapatkan porsi dengan menggunakan Dana talangan dengan angsuran minimal 1 –  2 tahun.

 

4)        SIMJAKOP / DEPOSITO ( BH. 50 : 50 )

( Simpanan Berjangka Koperasi )

a)    Simjakop hanya satu kali penyimpanan dan satu kali penarikan sesuai dengan perjanjian kontrak

b)   Simjakop minimal Rp. 200.000,-

c)    Masa waktu kontrak minimal 3 ( tiga ), 6 ( Enam ) dan 12 ( dua belas ) bulan dan bila tidak di ambil pada waktu jatuh tempo secara otomatis diperpanjang kelipatan bulan berikutnya

d)   Simjakop dapat di buktikan pada sertifikat berjangka

e)    Bagi hasil akan di debet melalui buku tabungan TAMASKOP ,Setiap akhir bulan dan dapat di ambil setiap saat selama jam kantor buka.

f)    Bagi hasil dipernitungkan setiap akhir bulan dengan Bagi Hasil nisbah 50 : 50 % dari pendapatan KJKS setiap bulan dengan perhitungan secara proposional.

 

5)        WADI’AH (Dana Titipan )

a)      Dana titipan atau wadi’ah adalah dana yang tidak mendapat bagi hasil dari KJKS karena akad ini hanya sebuah titipan sementara atau sebagai jaminan pembiayaan baik anggota maupun caalon anggota demi pengamanan keuangan seseorang atau lembaga

b)      Dana ini dapat di ambil setiap waktu pada jam kantor terkecuali untuuk  jaminan pembiaan atau untuk menjadi anggota.

 

6)      TAKOPNAS (BH 35 : 65)

( Tabungan Koperasi Anak Sekolah )

Akad Ini Dapat Digunakan untuk pembelajaran menabung bagi anak sekolah, perorangan maupun lembaga sekolah, dengan tujuan agar beban orang tua murid ataupun pihak sekolah tidak kesulitan jika kedua belah pihak membutuhkan biaya sekolah pada tahun ajaran baru, dengan ketentuan sebagai berikut :

a)      Pembukaan rekening untuk perorangan , siswa siswi di atas 17 tahun, dan bagi siswa siswi, di bawah 17 tahun agar di damping oleh orang tua setoran awal dan selanjutnya dapat kita mufakati bersama tergantung target dan jangka waktu tertentu

b)      TAKOPNAS akan di perhitungkan bagi Hasil setiap akhir bulaan dengan Bagi Hasil Nisbah 35 : 65 % dari pendapatan KJKS setiap bulan dengan perhitungan secara proposional ( Tergantung dari besar kecilnya saldo tabungan setiap akhir tahun )

c)      Tabungan ini dapat di buktikan dengan sertifikat takopnas.

 

PEMBERITAHUAN

a)      Penarikan tabungan di atas 10.000.000,- ( Sepuluh Juta ) konfirmasi terlebih dahulu pada petugas teller1 hari sebelumnya

b)      Panarikan pada hari sabtu maksimal Rp. 5.000.000 ( lima  juta)

c)      Semua jenis simpanan / Tabungan tidak dikenakan biaya apapun terkecuali tutup buku akan dikenakan biaya Rp. 10.000 ( sepuluh ribu rupiah )

d)     Semua produk simpanan atau tabungan saldo / kurang dari Rp. 11.000 ( Sebelas ribu rupiah ) dan tidak aktif selama 6 ( enam ) bulan berturut-turut akan dikenakan biaya pemeliharaan rekening sebesar Rp. 5000 ( lima ribu rupiah ) per bulan pada bulan k tujuh dan seterusnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB  V

PENUTUP

 

  1. kesimpulan

Dari hasil PPL yang telah dilaksanakan selama kurang lebih tiga minggu di KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dari wawancara dan studi dokumen yang dimiliki oleh KJKS Perambabulan Al-Qomariyah dapat penyusun simpulkan bahwa yang melatarbelakangi berdirinya KJKS Perambabulan Al-Qomariyah berdasarkan atas beberapa faktor yang disandarkan kepada isu yang berada pada masyarakat sekitar. faktor-faktor tersebut adalah:

    1. Walaupun merupakan daerah tumbuh dan berkembangnya lembaga pendidikan Islam, di Babadan Kecamatan Cirebon Utara Kabupaten Cirebon tidak ada satupun lembaga keuangan syari’ah. BMT Al Ishlah hadir mengisi kekosongan tersebut.
    2. Banyaknya lembaga pendidikan maupun  kegiatan usaha yang melibatkan banyak orang pasti membutuhkan sarana transaksi keuangan baik untuk menyimpan maupun untuk menambah modal usaha. KJKS Perambabulan Al-Qomariyah hadir untuk memberikan jasa keuangan yang dibutuhkan
    3. Letak geografis desa Babadan yang cukup jauh dari pusat kota mengakibatkan penggunaan jasa perbankan oleh masyarakat menimbulkan biaya transportasi yang cukup tinggi. KJKS Perambabulan Al-Qomariyah hadir memotong biaya transportasi yang timbul atas penggunaan jasa keuangan tersebut.

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah dibentuk oleh Badan Pendiri pada Tanggal 14 Maret 2001 di sekretariat Jl. Tentara Pelajar yang bekedudukan di Desa Babadan Kecamatan Cirebon Utara Kabupaten Cirebon dengan Badan Hukum No.06/BH/DISKOP/V/2001, dengan status Koperasi Serba  Usaha dan yang sedang berjalan adalah Unit Simpan Pinjam Syariah.

Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah berangkat dari persatuan kelompok penjahit yang berada di desa Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan dengan kegiatan awal adalah arisan bulanan, dari pertemuan arisan tersebut tepatnya tanggal 1 Januari 1996 lahirlah gagasan membentuk sebuah Lembaga Ekonomi Produktif Mandiri ( LEPMM ) Perambabulan dengan kepanjangan Persatuan Remaja Penjahit Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan.

Pembinaan Manajemen kegiatan Usaha Simpan Pinjam saat  itu dibantu LSM PPMA (Pusat Pengembangan Masyarakat Agri Karya) wilayah III Cirebon dan PPMA kelompok Swadaya Masyarakat ( KSM ) yang merupakan salah satu penopang sumber pendaannan kelompok pada saat itu.

Dari penguatan sumber modal dari PPMA dan berbagai upaya lain selain peningkatan modal sendiri juga atas perhatian pemerintah dalam hal ini adalah Badan Koperasi dan Penanaman Modal saat itu sangat membantu sehingga jadilah Koperasi Perambabulan Al-Qomariyah yang berbadan hukum dari persatuan penjahit diperluas menjadi Persatuan Remaja Mayung, Babadan, Buyut dan Pangkalan

Pada bulan November tahun 2004 atas persetujuan anggota dan rapat pengurus maupun pengawas dsepakati untuk merubah anggaran dasar Koperasi Serba Usaha menjadi Koperasi Simpan Pinjam  Syariah KJKS Yang sekarang diperbaharui menurut Kepmen 91 thn 2004 menjadi KJKS.

 

  1. Saran

Selain analisa positif yang dipaparkan di atas, kami juga memberikan sedikit catatan kritis guna yang kami rasa perlu dibahas oleh BMT kedepan dan semoga menjadi masukan yang berarti untuk UJKS BMT Al-Falah kearah yang lebih baik. diantaranya adalah :

  1. Peningkatan Kafaah atau kemampuan (skill) para karyawan dan motivasi kerja yang secara kontinyu sehingga bisa meningkatkan produktivitas karyawan. karena ini akan berpengaruh pada kinerja karyawan dalam aplikasinya.
  2. KJKS Prambabulan al-qomariah harus lebih meningkatkan perannya di masyarakat. karena ini akan berpengaruh pada penerimaan dan perkembangan KJKS itu sendiri.

 

 
   

 

1. Partisipasi Masyarakat

2. Permodalan

3. Sumberdaya Manusia

4. Jaringan Kerja N E R A C A

5. Sistem Pendukung

 

 

  1. Jumlah Peminjaman                         
  2. Jumlah Mitra penyimpan
  3. Total Pembiayaan/Droping
  4.  Pagu Pembiayaan
  5. Tingkat Bagi Hasil                       

 

 

1. Peningkatan kapasitas Usaha

2. Peningkatan Rentabilitas

3. Peningkatan Keterampilan

 

 

1. Pengurangan Pelarian dana

dari desa Ke Kota

2. Peningkatan Uang Beredar

di Kegiatan Usaha Kecil

 

 

 

  1.  Peningkatan dana amanah

Di masyarakat Peningkatan

kegiatan produktif di masyarakat

  1. Penurunan Jml pddk miskin